Debat Capres: Jokowi dan Prabowo Adu Argumen 17 Menit

Alwira Fanzary
Minggu, 17 Februari 2019 14:26:22
Jokowi dan Prabowo

KANALSUMATERA.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mengatakan, ada enam segmen dalam debat kedua pilpres yang akan berlangsung pada Ahad (17/2) malam. Calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) dan capres Prabowo Subianto diizinkan untuk adu argumen secara bebas selama 17 menit.

Wahyu menjelaslan, enam segmen itu terdiri dari segmen 1 hingga segmen 6. Segmen 1 merupakan pemaparan visi-misi atas teman energi-pangan, SDA-lingkungan hidup dan infrastruktur. Pada segmen 1 nanti dilakukan perkenalan tujuh orang panelis debat pilpres kedua dan disusul dengan pengundian soal debat untuk masing-masing capres. Selanjutnya, pada segmen 2 akan dilakukan pendalaman dari visi-misi capres yakni infrastruktur dan energi-pangan.

Pendalaman visi-misi dilakukan dengan cara masing-masing capres menjawab pertanyaan yang telah disusun oleh panelis. Setelah salah satu capres menjawab pertanyaan, moderator memberikan kesempatan kepada capres lain untuk menanggapi jawaban capres tersebut. Selanjutnya, pada segmen 3, teknis pelaksanaannya akan sama dengan segmen 2. Nantinya, setiap capres akan mendalami visi-misi dengan menjawab pertanyaan tema SDA-lingkungan hidup.

Menurut Wahyu, seperti yang dilansir dari Republika.co.id, agak berbeda dengan debat sebelumnya adalah pelaksanaan segmen 4 di mana pertanyaan disampaikan setelah pemutaran video.Video ini merupakan aktualisasi dari pertanyaan yang disusun oleh panelis. "Segmen 4 merupakan segmen debat bebas atau debat eksploratif," tutur Wahyu kepada wartawan di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Ahad.

Baca: Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar

Kedua video telah dipilih masing-masing capres pada segmen pertama. Durasi debat per video 8 menit. Video pertama atau A dijawab oleh capres Jokowi sebanyak 4 kali kesempatan dan capres Prabowo menjawab sebanyak 3 kali kesempatan. Sementara video B dijawab oleh Capres Prabowo sebanyak 4 kali kesempatan dan capres Jokowi menjawab sebanyak 3 kesempatan.

Total ada 7 kali kesempatan per calon presiden. Moderator diberi kesempatan penuh mengatur jalannya debat agar memberikan keberimbangan kepada kedua capres. Adapun total durasi untuk segmen 4 selama 20 menit. Kemudian memasuki segmen 5 Wahyu menyebut sebagai segmen inspiratif.

"Pada segmen ini, kedua capres diberikan kesempatan untuk saling bertanya dan menanggapi terkait tema-tema debat. Pertanyaan bukan lagi berasal dari panelis, tetapi langsung dari masing-masing capres yang ditanyakan kepada capres yang lain," jelas Wahyu.

Durasi untuk segmen 5 ini dilakukan selama 17 menit. "Terakhir adalah segmen keenam di mana masing-masing capres menyampaikan pertanyaan pamungkas. KPU berharap pada segmen keenam ini kedua capres menyampaikan alasan mendasar mengapa pemilih harus memilih mereka dan mendorong pemilih menggunakan hak pilihnya," tegas Wahyu. Kso

Terkait
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sekwan: Sangat Bagus dan Saya Sangat Mendukung
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sekwan: Sangat Bagus dan Saya Sangat Mendukung
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Tegaskan Komitmen Indonesi
Di Hadapan Ratusan Tokoh Perempuan, Syahrul Aidi Sebut
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan
Lainnya
Kepala BP2MI Dorong Pemanfaatan Program Pemulangan Sukarela
Kepala BP2MI Dorong Pemanfaatan Program Pemulangan Sukarela
Kunjungi Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ182, Hamdani S
Sumut Masih Aman dari Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan
Peras Kepsek, Tiga Oknum Wartawan Diciduk Polisi
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Ekonomi
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D