Diskusi Oleh Media Inforiau Grup Terkait Eskalasi dan Tantangan Pemilu 2024, Berikut Kesimpulannya

Mawardi Tombang
Kamis, 19 Januari 2023 13:26:21
Diskusi Eskalasi dan Tantangan Pemilu 2024.

KANALSUMATERA.com - Untuk menghadapi tantangan pada pemilu 2024 mendatang banyak hal yang harus di persiapkan dan tantangan yang harus dilakukan sehingga terciptanya pesta demokrasi yang sehat dan kejadian-kejadian masa lalu tidak terjadi lagi pada pesta demokrasi selanjutnya.

Demikian disampaikan M. Rizki Azmi, S.H,. M.H sebagai pemantik sesi diskusi bersama mahasiswa Riau, Rabu (18/01/2022) malam di Kantor Media Inforiau Grup.

Dalam sesi diskusi tersebut, pemateri yang juga Dosen Hukum Universitas Islam Riau (UIR) ini menuturkan pada saat ini untuk mencapai pesta demokrasi 2024 mendatang berdasarkan riset yang dilakukannya, terdapat tiga pontensi tantangan yang akan muncul dan itu harus dipersiapkan serta dipahami mulai saat ini.

"Tiga isu potensi yang harus kita pahami sejak dini ialah politik identitas, miss information dan hate speech (ujaran kebencian)," katanya.

Baca: PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Survei Sangat Dinamis

Solusi untuk mengatasi tantangan pemilu 2024 salah satunya politik identitas, sebut dia adalah peningkatan literasi digital dan memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar.

"Padahal politik identitas ini sangat besar pengaruhnya, salah satu adalah miskin ide gagasan sehingga perlu peningkatan literasi digital seperti diskusi yang dibuat saat ini", ujarnya.

Menyambung pemaparan dari M. Rizki Azmi, S.H.,M.H Pempred Media Inforiau, Mawardi Tombang menjelaskan peran media sangat penting dalam pengawalan pemilu 2024. Terutama dalam menghadapai tiga isu yang berpotensi terjadi seperti berita bohong dan ujaran kebencian.

"Pemilu serentak 2024 ini menjadi ujian bagi bangsa Indonesia, pengawalan media sangat penting dalam menghadapinya." Sambungnya.

Baca: PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi

Mawardi tombang juga menyimpulkan pembahasan dalam diskusi ini Bahwa penyelenggaraan pemilu atau alat negara mewaspadai 3 tantangan pemilu 2024.

"Pertama meminimalisir tiga isu potensi diatas dimana tiga isu tersebut adalah politik identitas, miss information, dan ujaran kebencian. Selain mewaspadai potensi kecurangan menggunakan teknologi informasi seperti adanya politik uang yang melakukan transaksi secara digital dalam bentuk serangan pajar, seperti jual beli jabatan.dan yang terakhir mewaspadai keberadaan arti visial intelegensi dalam gerakan politik oleh peserta pemilu," terangnya.

Dan juga ia berharap tiga persoalan teratas harus ada solusi sebelum pemilu ini bergulir, sebab kata dia, kita tidak menginginkan kejadian pemilu periode kemarin terulang lagi di 2024.

Turut hadir dalam diskusi ini, para mahasiswa yang berasal dari berbagai kampus yang ada di Provinsi Riau seperti Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska), Universitas Lancang Kuning (UNILAK) dan STAI Lukman Edy serta berbagai sektor organisasi mahasiswa.(Dre)



Terkait
Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Hakim Resmi Bergabung
Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Hakim Resmi Bergabung
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar:
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD P
Wabup Bagus Santoso Apresiasi 25 Tahun Kiprah BAZNAS Be
Lainnya
Tolak Status UMKM, Serikat Ojol Desak Pemerintah Akui Driver sebagai Pekerja Platform
Tolak Status UMKM, Serikat Ojol Desak Pemerintah Akui Driver sebagai Pekerja Platform
Pj Walikota Dampingi Wamendag Pantau Sembako di Kota Pe
Buka Unit Usaha Air Mineral Kemasan, Sekda Apresiasi In
Mencoblos Atas Nama Orang Lain,  Akhirnya Ibu di Rohil
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa
Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman,
Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul Dekat Anak Krakatau, I
Politik
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Surv
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Pendidikan
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Prabowo Bentuk Tim Khusus Pendidikan Gratis, Pratikno P
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-AS
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan