Bawaslu Riau Kembali Santuni Pengawas Pemilu yang Meninggal, Kali ini di Meranti

Mawardi Tombang
Minggu, 7 Juli 2019 16:29:32

Selat Panjang, KANALSUMATERA.com - Pada Ahad (07/07/2019) Kordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau, Neil Antariksa A.Md, SH, MH, memberikan santunan untuk pengawas Pemilu di Provinsi Riau yang meninggal dunia. Santunan ini diberikan kepada ahli warisnya.

Kali ini, keluarga Riduan PNS Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Golongan II yang bergabung dengan Sekretariat Panwascam Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti sejak bulan Januari Tahun 2019 sebagai Bendahara Sekretariat Panwascam Tebing Tinggi Barat.

Semasa hidupnya almarhum Riduan dikenal sosok orang yang baik, rajin beribadah dan pekerja keras di sekretariat lingkungan kerjanya.

Riduan meninggal dunia akibat kelelahan dalam masa tugasnya. Riduan meninggal pada tanggal 14 April 2019 saat berusia 44 tahun. Almarhum Riduan meninggalkan 1(satu) orang istri dan 2 orang anak yang berusia 9 Tahun dengan jenis kelamin perempuan dan 1 tahun 6 bulan berjenis kelamin laki-laki.

Baca: PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi

Berlokasi di jalan Perumbai Alai, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Neil Antariksa A.Md, SH, MH didampingi oleh seluruh Pimpinan Bawaslu Kabupaten Meranti bersilaturahim ke keluarga Almarhum Riduan untuk memberikan dana santunan tersebut.

Dalam sambutannya, Neil menyampaikan duka cita yang mendalam kepada Maharani, istri almarhum, dan mengucapkan terima kasih kepada almarhum Riduan atas kontribusinya sebagai Bendahara sekretariat dalam Pemilu serentak Tahun 2019.

"Atas nama Keluarga Besar Bawaslu, kami mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya salah satu keluarga Pengawas Pemilu provinsi Riau, bapak Riduan kepada ibu Maharani (istri almarhum-red)." ujar Neil saat memberikan sambutannya.

"Kami ucapkan ribuan terima kasih kepada almarhum atas kontribusinya dalam mendukung kerja-kerja pengawasan pada Pemilu tahun ini." tambahnya.

Baca: Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo

Adapun besar nominal santunan yang diberikan kepada ahli waris sebesar Rp. 36 Juta (tiga puluh enam juta rupiah).

Sumber dana santunan ini berasal dari Bawaslu RI kepada seluruh keluarga besar pengawas yang meninggal saat atau dalam masa tugasnya. rls



Terkait
Empat Arahan Presiden PKS Saat Silaturahmi dengan Ribuan Kader di Pekanbaru
Empat Arahan Presiden PKS Saat Silaturahmi dengan Ribuan Kader di Pekanbaru
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sek
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri D
Lainnya
Inhil Sebagai Contoh Keragaman Lokal, Perkuat Empat Pilar Kebangsaan
Inhil Sebagai Contoh Keragaman Lokal, Perkuat Empat Pilar Kebangsaan
Status Pencemaran Dicabut, Udara di Pekanbaru Masih Tak
Kapal Feri Tabrak Paus, 80 Orang Terluka
Pendaftaran PPPK Hanya Dibuka Sepekan
Nasional
UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Aturan Baru Penguasaan Tanah
UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Aturan Baru Penguasaan Tanah
Hendry Munief Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik Dikemb
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Me
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan