Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri Daris Minta Segera Realisasikan APBD 2026

Mawardi Tombang
Senin, 19 Januari 2026 19:09:52

KANALSUMATERA.com -Pekanbaru – Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Indragiri Hilir (Inhil), Samsuri Daris, mendorong Pemerintah Provinsi Riau agar segera merealisasikan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, langkah ini dinilai penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah yang hingga kini belum menunjukkan geliat signifikan.


‎Samsuri menyampaikan, seluruh tahapan evaluasi APBD oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah selesai. Artinya, tidak ada lagi alasan bagi pemerintah daerah untuk menunda pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan.

‎“Evaluasi dari Kemendagri sudah rampung. Ini sedang proses akhir. Jika proses ini selesai, ini harusnya menjadi sinyal bagi Pemprov Riau untuk segera bergerak, APBD jangan dibiarkan mengendap terlalu lama,” ujar Samsuri, Senin, (19/1/25).

‎Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih membutuhkan dorongan nyata dari pemerintah. Belanja APBD harus diposisikan sebagai katalisator yang mampu menggerakkan sektor-sektor produktif, mulai dari UMKM, jasa, hingga sektor riil di daerah.

‎“Ekonomi kita belum sepenuhnya bergairah APBD adalah instrumen penting untuk mendorong perputaran uang di masyarakat kalau belanja pemerintah berjalan lebih cepat, dampaknya akan langsung dirasakan oleh pelaku usaha dan masyarakat bawah,” tegasnya.

‎Samsuri juga menyoroti kebiasaan lama yang kerap terjadi, yakni penyerapan APBD yang menumpuk di akhir tahun anggaran pola tersebut dinilai tidak efektif dan berpotensi menurunkan kualitas pelaksanaan program.

‎“Kita harus menghilangkan kebiasaan memaksimalkan APBD di akhir tahun. Idealnya, belanja dilakukan sejak awal tahun agar manfaat pembangunan bisa dirasakan lebih merata dan berkelanjutan,” katanya.

‎Diketahui, Pemprov Riau telah menindaklanjuti hasil evaluasi Kemendagri dan mulai menyusun Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). APBD Provinsi Riau Tahun 2026 sendiri telah disahkan sebesar Rp8,321 triliun.

‎Ia berharap Pemprov Riau dapat melakukan percepatan lelang, penandatanganan kontrak, serta realisasi kegiatan sejak awal tahun 2026. Dengan demikian, APBD benar-benar menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau, khususnya di daerah-daerah.



‎Pekanbaru – Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Indragiri Hilir (Inhil), Samsuri Daris, mendorong Pemerintah Provinsi Riau agar segera merealisasikan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, langkah ini dinilai penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah yang hingga kini belum menunjukkan geliat signifikan.

‎Samsuri menyampaikan, seluruh tahapan evaluasi APBD oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah selesai. Artinya, tidak ada lagi alasan bagi pemerintah daerah untuk menunda pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan.

‎“Evaluasi dari Kemendagri sudah rampung. Ini sedang proses akhir. Jika proses ini selesai, ini harusnya menjadi sinyal bagi Pemprov Riau untuk segera bergerak, APBD jangan dibiarkan mengendap terlalu lama,” ujar Samsuri, Senin, (19/1/25).

‎Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih membutuhkan dorongan nyata dari pemerintah. Belanja APBD harus diposisikan sebagai katalisator yang mampu menggerakkan sektor-sektor produktif, mulai dari UMKM, jasa, hingga sektor riil di daerah.

‎“Ekonomi kita belum sepenuhnya bergairah APBD adalah instrumen penting untuk mendorong perputaran uang di masyarakat kalau belanja pemerintah berjalan lebih cepat, dampaknya akan langsung dirasakan oleh pelaku usaha dan masyarakat bawah,” tegasnya.

‎Samsuri juga menyoroti kebiasaan lama yang kerap terjadi, yakni penyerapan APBD yang menumpuk di akhir tahun anggaran pola tersebut dinilai tidak efektif dan berpotensi menurunkan kualitas pelaksanaan program.

‎“Kita harus menghilangkan kebiasaan memaksimalkan APBD di akhir tahun. Idealnya, belanja dilakukan sejak awal tahun agar manfaat pembangunan bisa dirasakan lebih merata dan berkelanjutan,” katanya.

‎Diketahui, Pemprov Riau telah menindaklanjuti hasil evaluasi Kemendagri dan mulai menyusun Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). APBD Provinsi Riau Tahun 2026 sendiri telah disahkan sebesar Rp8,321 triliun.

‎Ia berharap Pemprov Riau dapat melakukan percepatan lelang, penandatanganan kontrak, serta realisasi kegiatan sejak awal tahun 2026. Dengan demikian, APBD benar-benar menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau, khususnya di daerah-daerah.

Terkait
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Di Hadapan Ratusan Tokoh Perempuan, Syahrul Aidi Sebut
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Silaturahmi dengan Kader
Lainnya
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Bakal Naik Setelah ini
Menkeu Purbaya Sebut Ada Peluang Gaji ASN tahun 2026 Bakal Naik Setelah ini
Kades Usulkan ke PDI Perjuangan agar Masa Jabatan Diper
Korban Jiwa Banjir di Sentani Bertambah Jadi 89 Orang
Mulai April 2019 Gaji PNS Naik, Januari-Maret Dirapel
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men