43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara

Mawardi Tombang Amar
Jumat, 22 Mei 2026 15:01:42

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Riau, Adam Syafaat, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas pemerintah pusat dalam memberantas praktik-praktik yang dinilai merugikan negara dan menyebabkan kebocoran kekayaan Indonesia selama puluhan tahun.

Menurut Adam Syafaat, praktik curang yang diduga dilakukan oleh kelompok oligarki telah berlangsung lama dan berdampak besar terhadap perekonomian nasional, terutama dalam pengelolaan sumber daya alam.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang secara terbuka membongkar dugaan praktik-praktik tersebut saat pidato di Rapat Paripurna DPR RI di kompleks Parlemen, Jakarta (20/05),” tutur Adam Syafaat kepada awak media (21/05/2026).

Dalam pidatonya, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkap dugaan praktik under invoicing yang disebut telah terjadi sejak 1991. Praktik ini dilakukan dengan melaporkan nilai ekspor lebih rendah dari harga sebenarnya guna menghindari kewajiban pajak dan pelaporan devisa.

Baca: Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan dari Hutan Kampar

Akibatnya, negara mengalami kerugian besar. Dana yang seharusnya dialokasikan untuk pembangunan sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur justru diduga mengalir ke pihak-pihak tertentu.

Pemerintah, lanjut Prabowo, akan memperkuat pengawasan terhadap ekspor sumber daya alam serta menindak tegas berbagai bentuk pelanggaran seperti kurang bayar, under invoicing, transfer pricing, hingga pelarian devisa hasil ekspor.

“Tujuan utama kebijakan ini adalah memperkuat pengawasan dan monitoring, serta memberantas praktik kurang bayar under invoicing, praktik pemindahan harga transfer pricing, dan pelarian devisa hasil ekspor,” demikian pernyataan yang disampaikan Presiden Prabowo.

Adam Syafaat menilai langkah tersebut sebagai momentum penting untuk mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat. Ia menyoroti besarnya potensi kerugian negara yang disebut mencapai 900 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp15.400 triliun.

Baca: Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sekwan: Sangat Bagus dan Saya Sangat Mendukung

“Sudah saatnya kekayaan alam Indonesia benar-benar dinikmati rakyat. Negara harus hadir dan tegas terhadap para pelaku yang selama ini mengambil keuntungan dari sumber daya alam Indonesia tanpa memberikan manfaat yang adil bagi masyarakat,” tegas politisi Partai PKS tersebut.

Dengan kebijakan baru di sektor sumber daya alam, Adam berharap pengawasan ekspor semakin ketat, sehingga penerimaan negara meningkat dan mampu mendorong percepatan pembangunan nasional serta kesejahteraan masyarakat

Terkait
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Di Hadapan Ratusan Tokoh Perempuan, Syahrul Aidi Sebut
Wabup Bagus Santoso Apresiasi 25 Tahun Kiprah BAZNAS Be
Lainnya
Populasi Sapi di Siak Meningkat, Pemerintah Pusat akan Beri Pelayanan Khusus Kepada Peternak
Populasi Sapi di Siak Meningkat, Pemerintah Pusat akan Beri Pelayanan Khusus Kepada Peternak
Ketua DPRD Nilai Kinerja Sejumlah Kepala Dinas Kepri Am
Gempa Solok: Warga Mengungsi, Pemkab Dirikan Tenda
Caleg Partai Lokal Aceh Dianggap Langgar Kode Etik
Pendidikan
Witama School Hadirkan Mahasiswa S3 dari AS sebagai Guru Tamu, Perkuat Wawasan Siswa
Witama School Hadirkan Mahasiswa S3 dari AS sebagai Guru Tamu, Perkuat Wawasan Siswa
LKP MentariMU Pekanbaru Diresmikan, Buka Program Kejar
Bimtek Digital Marketing Wonderful Indonesia di Meranti
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Hukum
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak: Nilai Tunggakan Capai Rp 224,6 M
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak: Nilai Tunggakan Capai Rp 224,6 M
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
Fraksi PKS DPRD Riau Serahkan Pandangan Umum atas Ranperda Perlindungan Anak
Fraksi PKS DPRD Riau Serahkan Pandangan Umum atas Ranperda Perlindungan Anak
HUT ke-80 SPS Digelar di Stanum Bangkinang, SPS Riau Ma
Salimah Kampar Gelar Rakerda, Perkuat Peran Pengurus hi
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga