Hendry Munief dan Syahrul Aidi Berbicara Pada Forum Rakernas DPP PKS 2021
KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Dua kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal Riau, Hendry Munief dan Syahrul Aidi Maazat diberi kesempatan berbicara kepada peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP PKS pada Rabu (17/3/2021) di Jakarta. Keduanya menyampaikan materi yang sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Hendry Munief yang saat ini dipercaya sebagai Ketua Badan Pemenangan Wilayah Sumatera Bagian Utara (BPW Sumbagut), dia berbicara terkait target pemenangan di wilayah Sumbagut dan juga pengalaman memimpin DPW PKS Riau dengan raihan meningkat mencapai 124%. Sementara Syahrul Aidi berbicara tentang pengalamannya mencaleg yang sebelumnya hanya anggota DPRD kabupaten, berhasil duduk menjadi anggota DPR RI. Dia satu-satunya kader PKS yang berhasil melompat dari anggota DPRD kabupaten ke DPR RI pada Pemilu 2019.
Hendry Munief saat dihubungi pada Rabu (17/3/2021) agenda Rakernas ini sebagai persiapan partai menjemput kemenangan PKS pada Pemilu 2024 mendatang. Ada banyak kerja-kerja politik yang harus dipersiapkan pengurus dan kader agar target itu terwujud.
"Saat pemenangan Pemilu 2019, kita di DPW PKS Riau mengambil filosofi perjuangan al Fatih saat merebut Istanbul pada abad pertengahan, dan juga strategi Rasulullah pada perang khandak. Alhamdulillah strategi itu jitu. DPW PKS Riau terbaik nasional dalam capaian suara dan kursi." terang Hendry Munief.
Baca: Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Hendry Munief menjelaskan saat itu DPW PKS menjalankan kata sandi BM3990PA. Dimana BM itu sebagai nomor polisi kendaraan di Riau, angka tiga (3) adalah raihan suara untuk DPR RI (berhasil meraih 2 kursi), angka sembilan (9) adalah raihan kursi DPRD Riau (berhasil 8) dan Sembilan Puluh (90) adalah raihan suara untuk DPRD kabupaten/kota yang berhasil adalah 56 kursi. Kata sandi itu digunakan sebagai sasaran kemenangan partai pada Pemilu 2019.
"Untuk menjemput kemenangan PKS pada 2024, saya menyarankan agar partai menjalankan tiga strategi utama. Pertama partai harus buat target jelas dan konkrit. Contoh, pada Pemilu 2019, DPW PKS Riau menjalankan target BM3990PA. Alhamdulillah, semua pengurus dan kader PKS Riau fokus pada target tersebut. Kita semua satu tujuan. Dan target itu tercapai pada angka maksimal" katanya.
Kemudian strategi kedua adalah membangun semangat untuk bergabung kepada partai PKS. Baik masyarakat biasa atau tokoh masyarakat. PKS harus lebih terbuka dalam seleksi, menghitung setiap figur yang dimajukan dalam setiap perhelatan politik. Contohnya, katanya, saat Pemilu 2019 yang lalu, PKS Riau buktikan dengan banyaknya Caleg eksternal yang bergabung dan sebagian ada yang berhasil duduk sebagai anggota legislatif saat ini.
"Kemudian ketiga, kita sarankan DPP memperkuat basis dan membentuk basis baru. Saat ini PKS kuat dan gemuk di beberapa daerah, dan kurus di daerah lainnya. Di daerah yang gemuk, kita harus perkuat konsolidasi, di daerah yang kurus kita lebarkan sayap partai. Jika selama ini PKS terkenal sebagai partai berbasis di kota, ke depannya PKS sudah harus menggarap daerah perdesaan dan daerah terisolir." tambahnya.
Baca: Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina
Sementara Syahrul Aidi dihubungi terpisah menyatakan bahwa dia menjelaskan kepada pengurus DPP terkait kemenangannya dari anggota DPRD Kabupaten Kampar melompat menjadi anggota DPR RI, apalagi raihan suaranya sangat tinggi, mencapai angka 69 ribu suara.
"Saat itu, awalnya banyak yang tidak yakin dengan pencalegan saya ke DPR RI, namun saya melihat 2019 adalah momentum saya untuk melompat ke DPR RI. Alhamdulillah berhasil. Saat ini saya duduk sebagai anggota Komisi V DPR RI Dapil Riau 2" katanya.
Rakernas DPP PKS ini merupakan Rakernas perdana pada masa Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Rakernas ini meletakkan pondasi awal menjelang kemenangan partai pada 2024. Banyak persiapan internal PKS agar dapat menang di 2024, seperti merubah brand partai dalam bentuk logo yang lebih dinamis, fresh dan kekinian hingga terus meletakkan partai ini sebagai partai terbuka untuk semua kalangan. ***
