Jelang Pelaksanaan Pilkades Serentak, Syahrul Aidi: Jangan Tergiur Serangan Fajar

Mawardi Tombang
Senin, 25 November 2019 19:01:18
H Syahrul Aidi Maazat Lc MA

Bangkinang, KANALSUMATERA.com - Jika tak ada aral melintang, maka pada Selasa (26/11/2019) besok dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serental di 54 desa di Kabupaten Kampar.

Syahrul Aidi, Anggota Komisi V DPR RI, meminta agar para pemilih nantinya memilih sesuai dengan hati nurani. Memilih figur yang benar-benar layak untuk memimpin desa.

"Kita berharap para pemilih tidak tergoda dengan politik uang. Maklumlah, setiap pesta demokrasi semacam ini, selalu ada persoalan politik uang." kata Syahrul Aidi saat melaksanakan sosialisasi empat pilar MPR RI di Universitas Pahlawam, Bangkinang, Senin (25/11/2019).

Dia mengingatkan juga bahwa para calon yang menang karena money politic, maka berkemungkinan mereka akan mengembalikan biaya pemenangan dari dana pemerintah yang ada di desa, seperti Dana Desa, Anggaran Dana Desa atau lainnya.

Baca: Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru

Selain itu, dia berharap penyelenggara juga dapat mengawasi peredaran politik uang atau lebih dikenal dengan serangan fajar.

"Harapan kita juga kepada peserta Pilkades, mari ajarkan politik baik le pemilih. Tahan diri dari godaan untuk membeli suara pemilih. Jika memang dipercaya, amanah itu untuk kita, maka itu takkan lari. Berusahalah yang keras meyakinkan pemilih sembari berserah diri kepada Allah."harapnya. ***

Terkait
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng Insan Pers dan Mubalig Kampar
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng Insan Pers dan Mubalig Kampar
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan PN
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri D
Lainnya
Wabup Misharti Safari Ramadhan di Sungai Liti, Himbau Masyarakat Perkuat SilaturrahmI
Wabup Misharti Safari Ramadhan di Sungai Liti, Himbau Masyarakat Perkuat SilaturrahmI
Inilah Cara Laporkan SMS Penipuan
Disdik Pekanbaru Bentuk Tim Internal untuk Pantau Kehad
UKM KSR PMI Unila Bantu Korban Tsunami Lamsel
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto