Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan dari Hutan Kampar

Mawardi Tombang Amar
Rabu, 6 Mei 2026 16:05:23

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Di tengah riuhnya dinamika politik nasional yang kerap dipenuhi perdebatan di ruang digital, sebuah pemandangan berbeda justru terlihat di hutan Kabupaten Kampar, Riau. Bukan panggung pidato, bukan pula ruang konferensi berpendingin udara. Yang ada adalah tenda-tenda sederhana, api unggun, tanah lembab, dan semangat yang menyala.

Disanalah DPW PKS Riau menggelar Kemah Bela Negara, sebuah agenda pelatihan di alam terbuka yang mempertemukan lebih dari 90 peserta dari 12 kabupaten/kota se-Riau. Mereka bukan kader baru.

Rata-rata adalah aktivis senior yang telah menjalani pembinaan rutin kepartaian lebih dari dua dekade. Wajah-wajah yang telah kenyang pengalaman, namun tetap bersedia duduk di tanah, tidur di tenda, dan berjalan di jalur hutan demi satu tujuan: merawat kembali ruh kebangsaan.

Kegiatan ini dihadiri lengkap oleh jajaran struktur wilayah: Dewan Penasehat Wilayah, Dewan Syari’ah Wilayah, Majelis Pertimbangan Wilayah, serta pimpinan DPW yang langsung dipimpin oleh H. Ahmad Tarmizi, Lc, MA. Dari pusat, hadir Hendra Wijaya, Sekretaris Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPP PKS, yang selama ini fokus pada pembinaan kader dalam aspek kebangsaan dan bela negara.

Namun yang menarik, kemah ini bukan seremoni. Ia adalah laboratorium nilai.

Baca: TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Saksi Profesional diseluruh TPS Menuju 2029

Kembali ke Alam, Kembali ke Nilai

Pelatihan di alam terbuka selalu memiliki makna simbolik. Alam memaksa manusia kembali pada kesederhanaan, kebersamaan, dan ketahanan diri. Di hutan, jabatan menjadi tak relevan. Yang ada hanyalah kerja sama tim, disiplin, kemandirian, dan kepedulian satu sama lain.

Para peserta mengikuti berbagai sesi yang melatih ketahanan fisik, ketangkasan, manajemen krisis, hingga simulasi kepemimpinan lapangan. Tidak ada yang dilayani. Semua saling melayani. Tidak ada yang istimewa. Semua sama di hadapan alam.

Di sinilah nilai bela negara menemukan bentuknya yang paling nyata: bukan sekadar slogan, tetapi keterampilan, sikap, dan karakter.

Bela Negara dalam Perspektif Kaderisasi

Baca: PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC: Perkuat Solidaritas dan Sinergi Struktur

Bela negara sering dipahami sebatas aspek militeristik. Padahal dalam konteks kaderisasi, ia jauh lebih luas: kesadaran menjaga persatuan, kesiapsiagaan menghadapi bencana, kemampuan bertahan dalam kondisi sulit, hingga loyalitas terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Kemah Bela Negara ini menunjukkan bahwa bagi PKS Riau, kaderisasi bukan hanya soal retorika politik, tetapi pembentukan karakter yang utuh. Karakter yang tahan uji, tidak mudah goyah oleh tekanan zaman, serta siap hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.

Kehadiran para tokoh wilayah dan pusat menegaskan bahwa agenda ini bukan kegiatan pinggiran, melainkan bagian penting dari strategi pembinaan jangka panjang.

Aktivis Senior, Semangat Pemula

Ada pemandangan yang mengharukan: para aktivis yang telah puluhan tahun berjuang di partai, dengan rambut yang mulai memutih, tetap sigap mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka bukan datang untuk dilayani, tetapi untuk memberi teladan.

Baca: Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru

Mereka menunjukkan bahwa loyalitas terhadap nilai tidak mengenal usia. Bahwa pengabdian tidak berhenti pada jabatan. Dan bahwa kaderisasi sejati adalah ketika seseorang tetap mau belajar, bahkan setelah merasa tahu banyak hal.

Inilah pesan paling kuat dari kemah ini: semangat pemula harus terus hidup dalam diri setiap aktivis.

Politik yang Membumi

Kemah Bela Negara di Kampar menjadi pengingat bahwa politik sejatinya tidak selalu harus hadir dalam bentuk panggung dan mikrofon. Ia bisa hadir dalam bentuk peluh, kebersamaan, dan latihan di tengah hutan.

Di sana, politik menemukan wajahnya yang paling membumi: membangun manusia, merawat nilai, dan menyiapkan kader yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga teruji dalam tindakan.

Baca: Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisiasi Revisi UU Penanganan Fakir Miskin

Ketika banyak orang memandang politik sebatas kontestasi, kegiatan seperti ini menunjukkan sisi lain: politik sebagai proses pendidikan karakter kebangsaan.

Menjaga Api Itu Tetap Menyala

Api unggun di tengah kemah mungkin telah padam ketika kegiatan usai. Namun api semangat yang dinyalakan di hati para peserta diharapkan terus menyala, dibawa kembali ke daerah masing-masing, menular kepada kader-kader lain, dan hadir dalam pelayanan kepada masyarakat.

Dari hutan Kampar, sebuah pesan sederhana mengalir: bela negara bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab setiap warga, termasuk para aktivis politik.

Dan ketika partai politik serius membina kadernya dalam semangat itu, kita melihat secercah harapan bahwa politik Indonesia masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih bermakna.

Terkait
Jelang Ramadhan, Anggota DPR Hendry Munief Silaturahmi dengan Ratusan UMKM Kota Pekanbaru
Jelang Ramadhan, Anggota DPR Hendry Munief Silaturahmi dengan Ratusan UMKM Kota Pekanbaru
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Silaturahmi dengan Kader
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri D
Lainnya
Temuan Pansus Optimalisasi PAD DPRD Riau, Abdullah: Bisa Tembus Rp 17 Trilliun, Ini Strateginya
Temuan Pansus Optimalisasi PAD DPRD Riau, Abdullah: Bisa Tembus Rp 17 Trilliun, Ini Strateginya
Hipemari Jakarta Dukung Tuntutan DBH Sawit, Ajak Mahasi
Bike to Sunset Ajak Peserta Lewati Jalur Unik di Batam
900 Lowongan Kerja Dibuka Disnaker Batam
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Politik
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi 
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Global
Eksodus Tenaga Ahli dari Israel Meningkat, Sektor Teknologi dan Kesehatan Terancam Kehilangan SDM
Eksodus Tenaga Ahli dari Israel Meningkat, Sektor Teknologi dan Kesehatan Terancam Kehilangan SDM
Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Bukan untuk Meng
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal D
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D