KPU Lahat Sebut DPT dengan NIK yang Sama Inisiatif Mereka

Alwira Fanzary
Jumat, 8 Maret 2019 07:34:47
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Terdapat dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan yang memiliki ratusan NIK yang sama sebagai daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2019.

Ratusan NIK dengan kombinasi angka 1604100000000000 itu merupakan inisiatif Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lahat yang menginput data tersebut ke situs KPU.go.id.

Ketua KPU Lahat Nana Priyana seperti yang dilansir dari CNNIndonesia mengatakan, TPS 040 dan 041 yang dipersoalkan tersebut terdapat di di Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat. Di dua TPS tersebut, para DPT merupakan narapidana yang mendekam di Lapas Klas II/A Lahat.

Nana berujar, NIK para DPT yang sama tersebut dikarenakan mereka sebagai napi tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau dokumen identitas lain ketika di data oleh KPU. Alasannya bermacam-macam, ada yang masih disita kepolisian, kejaksaan, maupun hilang.

Baca: Empat Arahan Presiden PKS Saat Silaturahmi dengan Ribuan Kader di Pekanbaru

Beberapa penghuni lapas yang belum berstatus narapidana dan masih menjalani persidangan pun sengaja disembunyikan identitasnya oleh kepolisian karena enggan buruan lainnya melarikan diri.

Karena minimnya kelengkapan identitas napi tersebut, KPU akhirnya berinisiatif dengan mengisikan 8 digit terakhir dari 16 digit NIK dengan angka nol.

"Terpaksa dilakukan [NIK sama] agar datanya bisa diinput ke sistem. Kalau tidak diinput seperti itu, kita menghalang-halangi mereka mendapatkan hak mereka," ujar Nana.

Nana menjelaskan lebih jauh, KPU harus melakukan pengecekan secara bertahap bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lahat beserta Lapas Klas 2 Lahat terkait hal ini. Dari hasil perbaikan dan koordinasi, jumlah penghuni Lapas Klas 2/A Lahat sebanyak 485 orang, terdiri dari 467 laki-laki dan 18 perempuan.

Baca: Perkuat Konsolidasi, Presiden PKS Sambangi Riau: Dari Temu Kader Hingga Nikmati Kue Talam Durian

Dari hasil verifikasi yang sudah masuk DPT Hasil Perubahan (DPTHP) 2, sebanyak 372 orang. Terdiri dari 354 laki-laki dan perempuan 18 orang yang terbagi menjadi dua TPS, 040 dan 041. Rinciannya 174 orang laki-laki dan 0 perempuan DPT di TPS 040. Sementara TPS 41 terdapat 198 orang DPT, terdiri dari 180 orang laki-laki dan 18 perempuan.

Nana berujar, pihak Bawaslu pun sudah mengetahui perihal adanya penginputan data dengan nomor NIK sama tersebut.

"Sejauh ini tidak ada masalah, Bawaslu juga tahu input datanya seperti itu. Karena memang minimnya informasi dari napi," kata dia.

Sementara itu, Kepala Seksi Bina Anak Didik Lapas Klas 2/A Lahat Firmansyahri membenarkan pihaknya hanya memberikan data nama dan alamat kepada KPU. Namun terkait penetapan DPT diserahkan kepada KPU Lahat.

Baca: PKS Inhil Bersama KPU-Bawlwaslu Gelar Evaluasi Pemilu 2024, Siapkan Pemilu 2029

"Ada yang sebagian tanggal lahir, ada yang tidak. Karena memang KTP napinya tidak ada," ungkap dia.

Firmansyahri menerangkan, para DPT tersebut sebagian besar memang merupakan warga Kabupaten Lahat. Namun beberapa diantaranya berasal dari Baturaja, Palembang, Pagar Alam, Lubuklinggau, dan sejumlah daerah lain.

"Sebagian besar warga binaan memang tidak memiliki KTP, karena KTP mereka ditahan oleh pihak kepolisian dan kejaksaan. Ada yang hilang, ada juga yang tertinggal di rumahnya," ujar dia. Kso



Terkait
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau, Dorong Penguatan UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau, Dorong Penguatan UMKM
Di Hadapan Ratusan Tokoh Perempuan, Syahrul Aidi Sebut
Wabup Bagus Santoso Apresiasi 25 Tahun Kiprah BAZNAS Be
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Silaturahmi dengan Kader
Lainnya
Teluk Persia Memanas, Iran Peringatkan Keras Pergerakan Militer Korea Selatan
Teluk Persia Memanas, Iran Peringatkan Keras Pergerakan Militer Korea Selatan
PJ Wako Muflihun Tegaskan Pembenahan Jalan Tetap Menjad
Ada Seragam Polisi Asing Diamankan dari Tersangka WNA P
Penyelundupan 570 Burung asal Riau Digagalkan di Pelabu
Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D