Pengakuan Ketua KPU Palembang Jadi Saksi Anak Alex Noerdin

Alwira Fanzary
Selasa, 5 Maret 2019 13:40:45
Logo KPU

KANALSUMATERA.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang Eftiyani mengakui menjadi bagian tim saksi dari salah satu pasangan calon dalam Pilgub Sumatera Selatan 2018 lalu.

Hal itu diungkap Eftiyani saat menjalani sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Palembang, Senin (4/3).

Di hadapan majelis, Eftiyani mengakui bahwa dirinya menjadi saksi pasangan calon nomor urut 4, Dodi Reza Alex-Giri Ramanda Kiemas dan hadir dalam pleno rekapitulasi perolehan suara di KPU Sumsel 8 Juli 2018. Menurutnya, dia mendapat mandat dari tim pemenangan karena dianggap berpengalaman dalam pemilu.

"Saya ditunjuk jadi saksi, diminta tim pasangan nomor empat Dodi Reza Alex dan Giri Ramanda Kiemas. Tapi saya bukan tim sukses, tidak berafiliasi dengan partai apapun," ungkap Eftiyani seperti dilansir dari CNNIndonesia.


Dodi Reza dikenal sebagai politikus Partai Golkar. Ia merupakan anak dari Gubernur Sumsel dua periode, Alex Noerdin. Sementara itu, Giri Ramanda diketahui sebagai keponakan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.

Baca: Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru

Dalam sidang, Efriyanti berdalih tak pernah terlibat dan masuk dalam kepengurusan partai apapun.

Kasus Efriyanti ini mencuat setelah dirinya dilaporkan seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Ricky Yudistira, ke DKPP.

Ricky Yudistira mengatakan dirinya mengetahui teradu Eftiyani menjadi saksi cagub Sumsel dari layar yang disediakan KPU Sumsel saat pleno rekapitulasi berlangsung. Selanjutnya, ia pun mengaku kaget ketika mengetahui Eftiyani dilantik menjadi Ketua KPU Palembang tujuh bulan kemudian yakni pada Januari 2019.

Menurutnya hal tersebut secara administrasi sudah menyalahi persyaratan untuk menjadi komisioner KPU sesuai amanat UU No 7 tahun 2017. Dirinya mengklaim memiliki bukti surat mandat Eftiyani sebagai saksi yang ditandatangani pasangan calon dan tiga partai pengusung.

"Itu disampaikan dalam aduan saya. Saya anggap Eftiyani terlibat dalam partai politik atau politik praktis," kata Ricky.

Baca: Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisiasi Revisi UU Penanganan Fakir Miskin

Oleh karena itu, Ricky berharap majelis DKPP memberi sanksi sesuai undang-undang jika teradu terbukti melanggar kode etik. Dirinya pun berharap pemilu di Sumsel berlangsung demokratis tanpa ditunggangi pihak-pihak berkepentingan.

Sementara itu, ketua majelis yang juga anggota DKPP Muhammad mengatakan, pihaknya akan melakukan pengkajian keterangan pengadu, teradu, pihak terkait, dan saksi yang disampaikan di persidangan.

Ia mengatakan setidaknya paling lambat dalam tempo tujuh hari aduan itu pun akan dibahas dalam pleno internal DKPP.

"Dalam pleno nanti akan diputuskan apakah saudara teradu ini terbukti melanggar kode etik atau tidak. Pengadu menilai teradu yakni Ketua KPU Palembang Eftiyani berafiliasi dengan partai. Dan syarat menjadi komisioner KPU tidak boleh terlibat dalam partai lima tahun sebelumnya," kata Muhammad.

Muhammad mengungkapkan kasus serupa pernah diproses DKPP. Hanya saja, majelis memiliki pandangan berbeda dalam menentukan keputusan akhir.

Baca: Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng Insan Pers dan Mubalig Kampar

"Nanti dianalisa dulu, jika terbukti melanggar apa sanksinya, dipecat atau peringatan. Kalau tidak bersalah nama baiknya harus direhabilitasi," kata Muhammad.

Kemarin dalam majelis yang dipimpin Muhammad itu diikuti pula anggota yang merupakan tim pemeriksa daerah Provinsi Sumsel. Tim itu beranggotakan Febrian (unsur masyarakat), Junaedi (Bawaslu Sumsel), dan Amran Muslimin (unsur KPU Sumsel). Kso

Terkait
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina
Di Hadapan Ratusan Tokoh Perempuan, Syahrul Aidi Sebut
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan PN
Lainnya
Meski Bulan Puasa Bujang Kampung di Tualang Timur Tetap di Nanti Warga
Meski Bulan Puasa Bujang Kampung di Tualang Timur Tetap di Nanti Warga
Fathullah: Bangun Tugu Boleh, Tapi UMKM Jangan Sampai T
Brutal! Seorang Pria di Sydney Tinju dan Injak Kepala W
Serangan Teroris dan Upaya Penguatan Program Deradikali
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga