Persoalkan Rekam Jejak, BPN Prabowo Tolak Najwa Shihab Sebagai Moderator Debat

Mawardi Tombang
Selasa, 22 Januari 2019 22:51:55
Najwa Shihab

KANALSUMATERA.com - Nama Najwa Shihab jadi salah satu yang dipertimbangkan KPU untuk didapuk sebagai moderator debat capres kedua. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak Najwa.

"Mengenai rencana KPU untuk menunjuk moderator dalam debat, kami mengingatkan KPU agar jangan menunjuk moderator yang terindikasi berpihak. Rekam jejak moderator selama ini kan menunjukkan nama-nama yang beredar seperti Najwa terindikasi tidak netral di 2014," sebut juru bicara BPN, Andre Rosiade, dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (22/1/2019).

Selain Najwa, nama Tommy Tjokro dipertimbangkan sebagai kandidat moderator debat capres kedua. Nama Najwa dan Tommy, disebut Ketua KPU Arief Budiman, diusulkan oleh pihak televisi.

Bagi Andre, KPU sebaiknya mencari nama lain selain Najwa Shihab. Dia menduga Najwa tidak netral.

Baca: 43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara

"Saran kami, lebih baik KPU menunjuk figur lain yang lebih netral agar jangan menjadi polemik nantinya. Masih banyak figur lain yang mampu menjadi moderator tapi berposisi netral. Itu harapan kami kepada KPU," ucap Andre.

Terkait jumlah moderator, Arief mengatakan masih membahas bersama jajarannya. Namun, secara pribadi, Arief mengusulkan hanya ada satu moderator dalam debat kedua.

"Ya bisa satu, bisa dua ya. Tapi saya pribadi, kemarin kan berpasangan, maka moderator dua. Moderator dua kan mengambil waktu agak lama, kalau saya sendiri mengusulkan bisa satu, jadi lebih cepat gitu, silakan... silakan tanya-jawab," kata Arief.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, tak mau pihaknya dinilai merasa diuntungkan dengan munculnya nama Najwa. Sedangkan BPN Prabowo belum ambil sikap jelas.

Baca: Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar

Hasto menegaskan TKN Jokowi-Ma'ruf Amin akan mengikuti keputusan KPU terkait dengan debat nanti, termasuk siapa yang akan menjadi moderatornya. Mengikuti keputusan KPU sebagai bentuk sikap tertib dalam pemilu.

"Kita kan ikut KPU saja. Ini kan tertib sejak dulu. Pas kami berada di luar pemerintahan, kami ikut KPU, berada di dalam ikut KPU, nggak ada yang berubah. Hanya, yang terus menjadi concern PDIP, kami mendorong kualitas demokrasi semakin baik," kata Hasto di Kantor Staf Kepresidenan (KSP), kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Hasto, yang juga merupakan Sekjen PDIP, juga tak mau pihaknya dinilai merasa diuntungkan oleh adanya Najwa jika nanti terpilih sebagai moderator. Dia mengatakan yang terpenting dalam debat nanti adalah bagaimana pasangan calon memunculkan karakter kepemimpinan yang kuat.

"Namanya debat, ini kan untung atau tidak, itu kan nantinya rapat yang menentukan. Kalau debat banyak ditentukan oleh seorang moderator dalam perspektif plus-minus keuntungan bagi calon, terlalu menyederhanakan debat. Debat itu tetap bertumpu pada karakter kepemimpinan dari pasangan calon, bertumpu pada rekam jejak, dan bagaimana visi-misi calon di dalam membangun Indonesia," jelas Hasto.

Terkait
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sekwan: Sangat Bagus dan Saya Sangat Mendukung
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sekwan: Sangat Bagus dan Saya Sangat Mendukung
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Tegaskan Komitmen Indonesi
Wabup Bagus Santoso Apresiasi 25 Tahun Kiprah BAZNAS Be
Lainnya
Warga Minta Pemerintah Segera Bongkar Bangunan Gereja Ilegal Megah di Tarai Bangun
Warga Minta Pemerintah Segera Bongkar Bangunan Gereja Ilegal Megah di Tarai Bangun
Venue Digembok, Atlet dan KONI Palembang Aksi di Kantor
Ini Harapan Gubernur Edy Pada Hari Jadi Langkat
BPN Sebut Kemungkinan Prabowo Mundur Adalah Warning Bag
Hukum
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Pendidikan
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 014 Batu Belah 2026
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 014 Batu Belah 2026
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi I
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Global
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding