Suksesi Kepemimpinan PKS Serentak Nasional Berjalan Adem dan Tenang, Ternyata Ini Rahasianya

Mawardi Tombang
Rabu, 30 Desember 2020 07:43:13

KANALSUMATERA.com - PKS - Sejarah baru tercipta dalam peta perpolitikan yang ada di Indonesia, bahkan di tingkat dunia, dimana struktur pengurus bisa diselesaikan dalam satu hari di tingkat Provinsi dan satu hari kemudian ditingkat Kabupaten/Kota Se-Indonesia.

“Hal ini tentu sangat luar biasa, di masa pandemi kita bisa melalui masa-masa sulit ini. Dan kita (PKS, red) memiliki satu terobosan menjadi yang terdepan dalam melakukan proses suksesi pergantian kepemimpinan dengan bersih dan profesional,” ujar Ketua DPP PKS Wilda Sumbagut, Hendry Munief, saat memberi arahan setelah pelantikan Pimpinan DPTD Se-Sumbagut (28/12/2020).

Kiranya memang pantas dikatakan sebagai sejarah baru dalam suksesi kepemimpinan sebuah partai politik. Karena dalam sejarahnya, baru PKS yang melaksanakannya secara serentak nasional, tanpa ada intrik dan keributan. Tidak berlebihan jika hajatan ini layak mendapatkan Rekor MURI Indonesia

Kemarin (Ahad, 27/12/2020) dan hari ini (Senin, 28/12/2020), kita disajikan fenomena tak biasa. Yakni perhelatan Musyawarah Wilayah (Muswil) di 34 Provinsi dan Musyawarah Daerah (Musda) di 514 Kabupaten/Kota serentak se-Indonesia. Prosesnya berlangsung adem dan tenang. Sebelumnya, di Munas PKS pada Oktober lalu juga demikian.

Baca: Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM

Tentu hal tersebut mengundang pertanyaan banyak kalangan, mengapa hal itu bisa terjadi, apa kuncinya ?

Pada 2014, Mantan Menristek di era Presiden Gus Dur, AS Hikam berkata:

“Manajemen kontrol kerusakan (damage control management) PKS patut diacungi jempol dan ditiru oleh partai lain. Ke depan, PKS bisa mengubah kekacauan menjadi keuntungan....”

Mengapa?

Baca: DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat

“Ini karena budaya politik PKS mengutamakan kepentingan organisasi ketimbang figur, memikirkan jangka panjang ketimbang jangka pendek..." kata Hikam lagi.

Suksesi kepemimpinan tanpa kegaduhan harus jadi tradisi partai manapun. Karena proses tersebut menjadi etalase sebuah partai yang dengan mudahnya dilihat oleh publik. Saat suksesi berlangsung lancar tanpa konflik, itu mencerminkan soliditas partai yang bermuara pada simpati publik.

Simak apa yang dikatakan Pengamat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro beberapa tahun silam. Menurutnya, kesan positif harus diberikan untuk menarik kepercayaan publik.

“Sebab hanya partai solid dan tidak berkonflik yang akan mengundang kepercayaan publik,” tuturnya.

Baca: Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sekwan: Sangat Bagus dan Saya Sangat Mendukung

Dengan cara itu pula, angka golput atau publik yang apolitis akan berkurang.

Kini, setelah pelantikan pengurus baru PKS akan melaksanakan agenda pembahasan amanah Muswil dan Amanah Musda, rencana kerja, serta rencana anggaran.

Mohon do’a dan dukungan dari segenap masyarakat Indonesia pada umumnya dan Riau khususnya, agar PKS semakin kokoh melayani masyarakat.

Terkait
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisiasi Revisi UU Penanganan Fakir Miskin
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisiasi Revisi UU Penanganan Fakir Miskin
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan
Wabup Bagus Santoso Apresiasi 25 Tahun Kiprah BAZNAS Be
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan PN
Lainnya
KSAD Dudung: Tiap Provinsi Bakal Ada Kodam
KSAD Dudung: Tiap Provinsi Bakal Ada Kodam
9 Santri Dayah Kabur Berjalan Kaki 17 Km ke Polres Lhok
Tak Hanya di Batam, Premium Juga Menghilang di Tanjungp
PLN Utang Rp 24 Triliun untuk Wujudkan Program 35.000 M
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Hukum
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Lap
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I