Capres Mendedah MPP?

Alwira Fanzary
Selasa, 2 April 2019 09:24:13
Alwira Fanzary Indragiri

Apa pandangan bapak mengenai Mal Pelayanan Publik? Alamak, ini pertanyaan dalam kesempatan untuk menggali konsep besar diatas panggung mahal berdurasi singkat? Kepala negara yang juga kepala pemerintahan? Negara sebesar Indonesia? Untuk tema pemerintahan?.

Saya pastikan lagi malam itu debat Capres atau debat pemilihan Bupati/walikota? Ternyata memang debat capres. Padahal Mal Pelayanan Publik (MPP) hanya garapan sekelas kepala dinas. Itu pun di daerah tingkat dua: Kabupaten atau kotamadya.

Tak tau pasti apa motif pertanyaan itu meluncur. Ada sebagian menduga ingin mengulang TPID dan Unicorn. Atau ingin mempresentasikan apa itu MPP. Atau keduanya. Sekali mendayung dua maksud terlalui.

Jika maksud capres 01 agar capres 02 linglung dengan dengan istilah atau penamaan yang belum familiar itu. Hasil yang diharap belum kesampaian.

Namun jika maksud si penanya untuk mendedah MPP yang ia tanyakan, maka yang diharap bisa jadi sempurna. Sebab memang si penanya menjawab pertanyaannya sendiri. MPP yang merepresentasikan bagian dari pemerintahan Dilan nya itu. Yang dikerjakan setingkat kepala dinas itu.

Baca: 43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara

Sampai disini, rasanya sudah lebih dari cukup kita mendapat jawaban skala pengelolaan negara. Oleh pemimpin tertinggi di republik ini beberapa tahun terakhir.

Sehingga jangan heran, jika kepala negara plus kepala pemerintahan ngecek pengerjaan satu jalan tol bisa delapan kali. Ya delapan kali. Hanya di Indonesia. Oleh kepala negara yang sekaligus juga kepala pemerintahan. Dan itu ternyata dibanggakannya. Di Puja-puji oleh sebagian. Namun tentunya pasti miris bagi kebanyakan.

Juga jangan heran, kalau saban waktu kunjungan ke daerah bagi-bagi sertifikat tanah. Ya bagi-bagi sertifikat tanah. Oleh kepala negara yang juga kepala pemerintahan itu. Mungkin karena lurah dan kepala desa pekerjaannya sudah menumpuk. Bisa jadi.

Maka, juga jangan protes jika menteri yang harusnya disibukkan mengurus perairan malah kebagian juga dengan kerja bagi-bagi sertifikat tanah itu. Ya sertifikat tanah. Begitu juga staf kepresidenan.

Serasa luluh-lantak segala teori tingkatan kepemimpinan dalam skala serta kapasitasnya. Jungkir balik. Narasi kepemimpinan tercermin sudah dalam debat keempat pilpres.

Baca: PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC: Perkuat Solidaritas dan Sinergi Struktur

Dan rasanya gelombang migrasi pemilih juga akan terjadi besar-besaran usai pertunjukan malam itu. Tepatnya usai menutup debat dengan kiasan rantai sepeda yang putus. Perjalanan yang berhenti.

Pemilih yang tadinya masih mengambang akan mengendap tanpa ragu lagi. Yang mau balik kanan juga masih ada waktu. Tak usah malu. Semua mafhum. Wajar keliru di pilihan pertama. Manusiawi.


Oleh: Alwira Fanzary Indragiri
-Ketua OKP Lingkar Anak Negeri Riau (LAN-R)
-Wartawan

Terkait
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Jelang Ramadhan, Anggota DPR Hendry Munief Silaturahmi
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Silaturahmi dengan Kader
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri D
Lainnya
Abdul Kasim Tegaskan Tak Ada Batas Waktu Rawat Inap BPJS, Pelayanan dan Sanksi Jelas!
Abdul Kasim Tegaskan Tak Ada Batas Waktu Rawat Inap BPJS, Pelayanan dan Sanksi Jelas!
DLHK Pekanbaru Siap Gerak, SK Satgas Gakkum Sampah tela
Dugaan Korupsi Pertambangan Bauksit, DPRD Kepri: Aneh,
Tahukah Anda, Segini Kebutuhan Serat Kita
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Nasional
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi: IMYF 2026 Perkuat Solidaritas Pemuda Muslim Dunia
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi: IMYF 2026 Perkuat Solidaritas Pemuda Muslim Dunia
Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional d
Kolaborasi Film Nasional Kian Menguat, Hendry Munief Do
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind