Debat Pilpres, Jokowi Bakal Beri Data dan Prabowo akan Bersikap Negarawan

Mawardi Tombang
Minggu, 17 Februari 2019 09:00:46

KANALSUMATERA.com - Pada debat calon presiden 2019 nanti malam diprediksi bakal jadi ajang adu data antara calon 01, Joko Widodo (Jokowi) dengan calon urut nomor 02 Prabowo Subianto. Kedua kandidat menyatakan sudah menyiapkan data-data yang akan dibuka dalam debat pilpres jilid 2 nanti.

Jokowi dan Prabowo akan bertemu dalam debat pilpres di Hotel Sultan, Jakarta. Debat itu akan mengangkat tema sumber daya alam, infrastruktur, energi, pangan, dan lingkungan hidup.

Dipandu oleh dua moderator Anisha Dasuki dan Tommy Tjokro, debat pilpres akan ditayangkan secara langsung oleh RCTI, Inews, MNC TV, dan Global TV.

Jokowi menyatakan sudah menyiapkan data-data untuk menghadapi debat capres tersebut. "Kita sampaikan apa yang sudah dikerjakan. Juga masalah energi akan saya sampaikan yang kita lakukan. Pangan, data-data yang kita punyai akan disampaikan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu, 16/2,

Baca: Survei PPI Ungkap Tiga Pejabat Berkinerja Terbaik, Amran Unggul dari Teddy dan Erick

Juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily mengatakan, salah satu isu andalan Jokowi adalah bidang infrastruktur.

"Lebih dari empat tahun, Pak Jokowi meletakkan paradigma pembangunan Indonesia Sentris. Membangun infrastruktur bukan hanya di Jawa, tetapi di seluruh pelosok Indonesia, di perbatasan, di kawasan pinggiran, di pulau terdepan, maupun di kawasan terisolir," ujar Ace kepada Tempo, Kamis, 14/02.

Selain infrastruktur, energi juga dinilai sebagai isu yang bisa menjadi andalan Jokowi. Kubu inkumben menyebutnya 'Jokowi banget'. Tim mengklaim, selama empat tahun lebih pemerintahan, Jokowi telah menghadirkan kebutuhan energi secara merata dengan harga yang terjangkau.

"Reformasi perizinan digulirkan dengan memangkas 186 regulasi yang menghambat. Sehingga, pada tahun 2018, sektor energi menyumbangkan 217,5 triliun atau 53,4 persen dari total PNPB. Capaian itu 181 persen di atas target APBN 2018," ujar Ace.

Baca: PDIP Soroti 7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo, Minta Pergantian Pejabat Jawab Harapan Publik

Adapun calon presiden Prabowo juga sudah menyiapkan sejumlah catatan yang akan dibawa dalam debat. Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Uno, Sudirman Said mengatakan, catatan itu menyangkut data statistik detail yang mungkin dibutuhkan saat debat.

"Misalnya (data) pertumbuhan ekonomi, kemudian data-data impor beras, impor BBM," kata Sudirman di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 16 Februari 2019

Adapun soal infrastuktur, Sudirman menyebutkan ada catatan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai sejumlah kebijakan pemerintah di bidang infrastruktur yang tidak dijadikan bahan pertimbangan keputusan. Namun dia tak memastikan apakah Prabowo bakal melontarkan pertanyaan seputar hal ini.

Kata dia Prabowo cenderung akan menjaga etika, kesantunan, dan bersikap sebagai seorang negarawan dengan tidak menyerang Jokowi. "Saya kira tanpa ditanya Pak Prabowo, masyarakat juga sudah tahu.”

Baca: Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres

Salah satu kritik JK yang dilontarkan secara terbuka adalah terkait proyek light rail transit (LRT) Palembang, LRT Jabodebek, dan pembangunan kereta api Trans Sulawesi, yang disebut tidak efisien. Menurut Sudirman ada keanehan dalam proyek LRT Jabodebek. Kata dia, proyek itu sudah dikerjakan saat studi kelayakan dan kontrak belum ada.

"Apalagi kalau bukan mengikuti agenda pemilu," ujarnya.



Terkait
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung “Gelandangan Politik”
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung “Gelandangan Politik”
PKS Inhil Bersama KPU-Bawlwaslu Gelar Evaluasi Pemilu 2
Wabup Bagus Santoso Apresiasi 25 Tahun Kiprah BAZNAS Be
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Silaturahmi dengan Kader
Lainnya
Fraksi PKS DPRD Riau Gelar Lomba Baca Kitab Kuning Edisi Ketujuh 2023
Fraksi PKS DPRD Riau Gelar Lomba Baca Kitab Kuning Edisi Ketujuh 2023
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Vaksinasi Covid-19 untu
Laman Boenda, Lokasi Wisata Menarik Bagi Warga Pinang
47 Pekerja Migran Indonesia Diselamatkan Baharkam Polri
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Politik
Bawaslu Ingatkan Larangan Libatkan Anak dalam Kampanye Politik, Ini Sanksinya
Bawaslu Ingatkan Larangan Libatkan Anak dalam Kampanye Politik, Ini Sanksinya
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarka
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad