Depan Majlis Taklim, Prabowo Janjika Dalam 100 hari Harga Sembako akan Turun

Mawardi Tombang
Jumat, 8 Februari 2019 21:45:39

KANALSUMATERA.com - Calon presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto bertemu dengan ratusan emak-emak yang tergabung dalam Forum Komunikasi Majelis Ta'lim (FKMT) serta relawan Aliansi Pencerah Indonesia (API). Pertemuan itu digelar di kediamannya, di Desa Bojong Koneng, Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, (8/2).

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku sangat memahami kebutuhan dan kesulitan emak-emak untuk memenuhi kebutuhan pokok setiap hari. Sebab, harga-harga bahan pokok saat ini terlampau tinggi bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah. "Ibu yang dari FKMT, tadi saya nangkep sudah harapannya, pokoknya perintah emak-emak saya sudah tangkap.

Emak-emak minta harga daging turun, harga beras turun, harga gula turun, harga telur turun, harga ayam turun, minta harga listrik turun, betul?," ujar Prabowo sembari bertanya kepada ratusan emak-emak dalam keterangan yang diterima. "Betul," jawab ratusan emak-emak di lokasi.

Oleh karena itu, Prabowo menegaskan, ia dan Sandiaga Uno akan berjuang sekuat mungkin untuk menurunkan harga kebutuhan pokok tersebut, sebelum seratus hari pertama usai dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pada Pemilu 2019 ini.

Baca: Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM

"Kita akan bekerja untuk emak-emak semuanya. Insyaallah kalau hitungan saya, harga daging, harga telur, harga ayam, bisa kita turunin dalam 100 hari pertama. Harga beras, saya juga feeling hitungan saya bisa kita turunkan," tegas Prabowo yang disambut gemuruh tepuk tangan dan takbir dari para ratusan peserta.

Calon presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto bertemu dengan ratusan emak-emak yang tergabung dalam Forum Komunikasi Majelis Ta'lim (FKMT) serta relawan Aliansi Pencerah Indonesia (API).

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku sangat memahami kebutuhan dan kesulitan emak-emak untuk memenuhi kebutuhan pokok setiap hari. Sebab, harga-harga bahan pokok saat ini terlampau tinggi bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah. "Ibu yang dari FKMT, tadi saya nangkep sudah harapannya, pokoknya perintah emak-emak saya sudah tangkap. Emak-emak minta harga daging turun, harga beras turun, harga gula turun, harga telur turun, harga ayam turun, minta harga listrik turun, betul?," ujar Prabowo sembari bertanya kepada ratusan emak-emak dalam keterangan yang diterima. "Betul," jawab ratusan emak-emak di lokasi.

Oleh karena itu, Prabowo menegaskan, ia dan Sandiaga Uno akan berjuang sekuat mungkin untuk menurunkan harga kebutuhan pokok tersebut, sebelum seratus hari pertama usai dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pada Pemilu 2019 ini. "Kita akan bekerja untuk emak-emak semuanya. Insyaallah kalau hitungan saya, harga daging, harga telur, harga ayam, bisa kita turunin dalam 100 hari pertama. Harga beras, saya juga feeling hitungan saya bisa kita turunkan," tegas Prabowo yang disambut gemuruh tepuk tangan dan takbir dari para ratusan peserta.

Baca: Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau, Dorong Penguatan UMKM

Namun, untuk menurunkan harga tarif dasar listrik (TDL) dirinya dan Sandiaga Uno akan membutuhkan waktu kurang lebih 18 bulan setelah dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden. Sebab, ada beberapa faktor yang membutuhkan waktu untuk bisa menurunkan harga TDL tersebut.

"Untuk harga listrik, mungkin kita butuh lebih lama lagi. Karena sudah dibikin agak kacau selama ini, tapi mungkin kita ya 18 bulan bisalah kira-kira insyaallah. Ibu kan sudah menderita 4 tahun, 18 bulan ya tidak apa-apa ya, daripada saya janji-janji yang saya nggak bisa saya penuhi," tutur Prabowo. Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu menjelaskan, rencana penurunan harga kebutuhan pokok itu bisa ia laksanakan. Sebab ia telah memiliki pengalaman memimpin koperasi yang bisa menjual kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau di tengah pemerintah yang saat ini tidak bisa menekan lonjakan harga.

"Kalau soal harga daging itu saya punya pengalaman saya mimpin koperasi, sekitar Rp 84.000 per kilo itu sudah untung kita. Berarti ada yang ambil untung kebanyakan ini, jadi apalagi kalau dagingnya dari India," katanya.

"Daging dari India itu daging kerbau, daging kerbau itu harusnya bisa Rp 70.000. Jadi saya kalau harga daging, harga telur, harga ayam itu kita akan kita optimis, untuk harga listrik kita butuh waktu kurang lebih 18 bulan," lanjut dia. Tapi yang jelas, lanjut Prabowo, ia bersama Sandiaga Uno akan berjuang mengurangi beban ekonomi rakyat Indonesia. Juga, Prabowo berjanji akan menghentikan segala jenis kebocoran dan korupsi dan penghamburan uang yang sudah tidak masuk akal sehat. "Kita dukung butuhan emak-emak semuanya, pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu yang boros akan kita tutup akan kita kurangi semuanya, kita tutup semua kebocoran n
Namun, untuk menurunkan harga tarif dasar listrik (TDL) dirinya dan Sandiaga Uno akan membutuhkan waktu kurang lebih 18 bulan setelah dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden. Sebab, ada beberapa faktor yang membutuhkan waktu untuk bisa menurunkan harga TDL tersebut. "Untuk harga listrik, mungkin kita butuh lebih lama lagi. Karena sudah dibikin agak kacau selama ini, tapi mungkin kita ya 18 bulan bisalah kira-kira insyaallah. Ibu kan sudah menderita 4 tahun, 18 bulan ya tidak apa-apa ya, daripada saya janji-janji yang saya nggak bisa saya penuhi," tutur Prabowo. Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu menjelaskan, rencana penurunan harga kebutuhan pokok itu bisa ia laksanakan. Sebab ia telah memiliki pengalaman memimpin koperasi yang bisa menjual kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau di tengah pemerintah yang saat ini tidak bisa menekan lonjakan harga. "Kalau soal harga daging itu saya punya pengalaman saya mimpin koperasi, sekitar Rp 84.000 per kilo itu sudah untung kita. Berarti ada yang ambil untung kebanyakan ini, jadi apalagi kalau dagingnya dari India," katanya.

Baca: DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto saat bertemu dengan ratusan relawan emak-emak di kediamannya, Bukit Hambalang, Bogor, Jumat (8/2). Foto: Dok. Media Center Prabowo-Sandi

"Daging dari India itu daging kerbau, daging kerbau itu harusnya bisa Rp 70.000. Jadi saya kalau harga daging, harga telur, harga ayam itu kita akan kita optimis, untuk harga listrik kita butuh waktu kurang lebih 18 bulan," lanjut dia. Tapi yang jelas, lanjut Prabowo, ia bersama Sandiaga Uno akan berjuang mengurangi beban ekonomi rakyat Indonesia. Juga, Prabowo berjanji akan menghentikan segala jenis kebocoran dan korupsi dan penghamburan uang yang sudah tidak masuk akal sehat. "Kita dukung butuhan emak-emak semuanya, pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu yang boros akan kita tutup akan kita kurangi semuanya, kita tutup semua kebocoran.

Terkait
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara
PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan PN
Lainnya
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Seluruh Rombongan Kapolda Jambi Berhasil Dievakuasi
ASN Pemko Banda Aceh Tipu Honorer Sampai Puluhan Juta R
Bayu Ditemukan Bersimbah Darah di Pinggir Jalan Bypass
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Pendidikan
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb
Hukum
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg