Pengamat Politik Riau: Saling Hujat, Merusak Alat Kampanye Berarti Tidak Paham Berdemokrasi

Islami
Rabu, 9 Januari 2019 20:05:26
Peri Pirmansyah

KANALSUMATERA.com - Saling hujat dan maraknya perusakan alat peraga kampanye menjelang Pemilu 2019 dinilai karena kurangnya kesadaran terhadap berdemokrasi.

Pengamat Politik dari Riau, Peri Pirmansyah mengatakan munculnya budaya saling hujat serta perusakan alat peraga kampanye (APK) pada prinsipnya adalah karena oknum pelaku yang secara politis memiliki kerendahan tingkat pemahanan terhadap dinamika politik.

"Budaya saling hujat ini merusak demokrasi. Juga pertempuran APK ini tidak baik dan seharusnya tidak terjadi peperangan APK. APK ini ditentukan tempatnya jadi tidak bisa diklaim bahwa itu milik pribadi. Kalau memahami politik tidak akan ada pengerusakan APK," ujarnya seperti dikutip dari cakaplah.com, Rabu (9/1/2019).

Pria yang juga merupakan dosen di salah satu universitas negeri di Riau ini juga mengatakan bahwa roh demokrasi adalah pilihan. "Karena beda pilihan lalu ada APK yang dirusak, padahal roh demokrasi itu didasarkan oleh pilihan," cakapnya lagi.

Baca: PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC: Perkuat Solidaritas dan Sinergi Struktur

Peri juga menilai, saat ini terindikasi caleg ataupun tim sukses yang sengaja merusak APK milik lawannya karena takut bersaing.

Peri bahkan menanyakan apakah caleg ataupun tim sukses yang melakukan tindakan tersebut paham terhadap demokrasi.

"Caleg yang berpikiran dendam harus dipertanyakan, apakah dia memang paham demokrasi atau tidak. Kalau merebut hati masyarakat ya harus diyakini dengan visi dan misi juga harus meyakini dengan cara sendiri dan metode sendiri," tukasnya. iin

Terkait
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisiasi Revisi UU Penanganan Fakir Miskin
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisiasi Revisi UU Penanganan Fakir Miskin
Jelang Ramadhan, Anggota DPR Hendry Munief Silaturahmi
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan
Wabup Bagus Santoso Apresiasi 25 Tahun Kiprah BAZNAS Be
Lainnya
Masuk Istana Siak Bakal Menggunakan E-ticketing
Masuk Istana Siak Bakal Menggunakan E-ticketing
Jaksa Hentikan Juragan di Tengah Jalan
Telur Buaya Muara Menetas di Kebun Warga Agam Sumbar
Fahri Hamzah sebut PKS Lebih Dekat ke Jokowi
Daerah
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat So
Wabup Bengkalis Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Ri
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekol
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I