Ruqyah Mantra Pilpres

Alwira Fanzary
Senin, 13 Mei 2019 08:07:33
Ilustrasi

Saksi menolak tandatangani rekapitulasi pleno tingkat provinsi. Di Jawa Timur. Kubu 02. Wilayah dengan salahsatu pemilih terbanyak. Juga bisa jadi wilayah kunci siapa pemenang pilpres.

Katanya banyak yang dipertanyakan: kecurangan dan ketidakberesan yang diabaikan dalam proses usai pencoblosan. Yang di pleno bertingkat itu.

Sikap dan membesar-besarkan sikap seperti ini yang harusnya dari awal diambil. Oleh kubu 02. Jika merasa memang dikerjai. Bukan dengan cara yang lain.

Puluhan ribu data salah input di Situng itu tak akan pengaruhi hasil akhir. Kematian ratusan petugas KPPS juga sama. Tak akan mempengaruhi hasil akhir. Baik ditingkat KPU maupun putusan jika dibawa ke MK.

Untuk input Situng yang asal itu akan mudah ditimpali: Human error. Sudah diubah. Kan Situng hanya sebagai transparansi ke publik saja. Penghitungan manual berjenjang yang jadi pedoman utama. Kata penyelenggara jauh-jauh hari.

Baca: Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gibran Hanya 2 Persen

Kematian petugas, hanya memperburuk citra Jokowi sebagi kepala pemerintah dan kepala negara. Tidak sebagai kontestan pilpres.

Tapi sayangnya, dua isu itu yang malah jadi senjata. Besar dugaan saya, arsitek dari konstruksi bangunan dua isu itu bukan yang menginginkan kemenangan 02. Tapi sebaliknya.

Sebab ia tahu tak akan mendiskualifikasi perolehan suara. Ini yang saya sebut sebagai mantra: Sulut sampai heboh. Lalu menarik diri sambil duduk manis. Biar otoritas yang menjawab atau disumpahserapah.

Penghitungan di sebagian jenjang provinsi masih berlangsung. Jika memang tidak percaya diri dengan kemenangan 60 an persen suara yang diklaim ketua BPN itu. Baik sikap seperti di Jatim itu diambil.

Posisi tawar dengan membesar-besarkan isu lain terlalu lemah. Sulit merebut simpati sebagi kontestan yang dikerjai dihadapan lembaga negara pengambil keputusan akhir nanti.

Baca: PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung “Gelandangan Politik”

Walau memang dikerjai sebelum hari pemungutan suara. Dalam banyak hal. Tapi nyatanya Pilpres tetap berlangsung. Tidak ada yang didiskualifikasi. Artinya dua kontestan layak tanding: Menurut penyelenggara. Jadi, dari hari H pencoblosan dihitung mundur, apapun bentuk kasus hangus.

Memang pilpres kali ini lucu. Dua kubu merasa dan menilai menang: dengan tingginya antusias pendukung dan data yang sudah dikumpul. Katanya valid. Tapi dilain sisi menunjukkan tindakan sebagai pihak yang kalah: People power dan membungkam people power.

Pantas jualah negeri ini tak pernah bedelau. Sebab tak ada yang benar-benar diyakini. Mungkin sampai pada tingkat keberadaan Tuhan.

Baca: Empat Arahan Presiden PKS Saat Silaturahmi dengan Ribuan Kader di Pekanbaru

Oleh : Alwira Fanzary Indragiri

Ketua OKP Lingkar Anak Negeri Riau (LAN-R); Wartawan



Terkait
Amal Fathullah Minta Komisioner KI dan KPID Riau Perkuat Komunikasi dan Utamakan Kepentingan Publik
Amal Fathullah Minta Komisioner KI dan KPID Riau Perkuat Komunikasi dan Utamakan Kepentingan Publik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi 
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Pe
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Silaturahmi dengan Kader
Lainnya
Ketua Pemuda Kampar Kota Batam Ingatkan Pemkab Kampar Untuk Segera Cairkan Anggaran Pilkades
Ketua Pemuda Kampar Kota Batam Ingatkan Pemkab Kampar Untuk Segera Cairkan Anggaran Pilkades
Kemenag Copot Kepala KUA Tanah Abang, PKS: Ingin Jadi P
Bawaslu Usut KPU Lahat Soal Ratusan NIK Sama Dalam DPT
Sebanyak 244 Orang CPNS Anambas Ikuti Program Orientasi
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan