Sandiaga Bakal Buat Unikop, Semacam Unicorn, Modal Diatas 1 Trilliun

Mawardi Tombang
Minggu, 24 Februari 2019 17:25:14
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno bertemu sejumlah petani kacang mete di Bali. Foto: Denita BR Matondang

KANALSUMATERA.com - Cawapres 02 Sandiaga Uno menyambangi Koperasi Srinadi di Desa Gelgel, Klungkung, Bali, Sabtu (23/2). Dalam sambutannya, ia mengatakan akan membentuk Unikop, kumpulan koperasi dengan skala besar, seperti unicorn.

"Unikop akan dibentuk seperti unicorn. Tahu kan apa unicorn? Start up, usaha rintisan dengan nilai lebih dari satu trilun yang biasanya terkait dengan teknologi dan dunia maya. Kami akan jadikan Unikop, satuan unit koperasi dengan berbagai bentuk usaha, dengan nilai lebih dari Rp 1 triliun," ungkap Sandi di depan anggota dan pengurus koperasi. Unicorn merupakan julukan kepada startup yang memiliki nilai perusahaan lebih dari USD 1 miliar.

Menurut Sandi, koperasi di Klungkung bisa dijadikan contoh Unikop. Karena, kata dia, Koperasi Srinadi merupakan koperasi terbesar di Bali yang beroperasi sejak tanggal 14 Januari 1985. Ada sebanyak lebih dari 12.600 anggota yang terdaftar dengan aset lebih dari Rp 200 miliar.

Koperasi Srinadi memiliki sembilan unit usaha antara lain, simpan pinjam, grosir, swalayan, percetakan, konveksi, swalayan bangunan, supermarket, waterboom, bengkel, hingga radio (Srinadi FM).

Baca: Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru

"Sudah banyak koperasi di Indonesia dengan aset ratusan miliar hingga triliunan rupiah. Insyaallah, di bawah kepemimpinan Prabowo-Sandi, jika kami terpilih, melayani masyarakat Indonesia akan kita bentuk Unikop-Unikop baru. Usaha rintisan koperasi dengan nilai lebih dari satu triliun rupiah. Ini akan menyerap dan menciptakan tenaga kerja," kata dia.

Dalam safari politik di Bali ini, Sandi juga sempat bertemu dengan sejumlah petani kacang mete di Puri Agung, Karang Asem. Dalam pertemuan itu, seorang petani kacang mete bernama Nengah Jeneh curhat kepada Sandi soal harga kacang mete terus jatuh.

Akibatnya, produksi dan promosi kacang mete ikut anjlok sehingga akhirnya membuat petani di Karangasem merugi.

"Produksi semakin menurun, Pak, harga kacang mete yang belum digelondong dulu sempat Rp 25 ribu, sekarang turun harga menjadi Rp 20 ribu. Tolong perhatikan kami, Pak," kata dia.

Baca: Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisiasi Revisi UU Penanganan Fakir Miskin

Sandiaga pun berjanji memenuhi permintaan para petani. Janji ini akan dimasukkan dalam program kerja sama antara pemerintah dan OK OCE. Rencananya, seluruh kegiatan mulai dari pelatihan, bimbingan, pengolahan, hingga promosi akan melibatkan kedua belah pihak.

Ia pun membandingkan produksi kacang mete di Indonesia dan Vietnam. Di Vietnam, kata Sandi, pendistribusian pupuk, obat-obatan, hingga teknik digital disebar dengan merata. Akhirnya, petani pun ikut menikmati hasilnya.

"Sebagai perbandingan di Vietnam, 2.000 kg per hektare, di Indonesia 200 kg per hektare. Di Vietnam pupuk dan obat-obatnya didistribusikan dengan lancar. Dikemas dengan baik, pengembangan antara pemerintah dan petani difasilitasi. Maka kami gerakan OK OCE, para pengusaha dan petani kacang mete. Saya juga ingin bekerja sama dengan Kadin karena Kadin inilah mitra pemerintah utuk menyejahterakan petani," ujar dia.

Apalagi, kata Sandi, produksi kacang mete dari Bali sudah dikenal di Amerika Serikat hingga Eropa.

Baca: Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

"Di New York, Bali cashew nut mahal sekali, padahal kemasannya kecil. Tapi saya dengar di sini malah harganya murah. Saya rasa pasar ekspor terbesar ke AS, Eropa, dan China kacang mete besar sekali. Permintaannya banyak, tinggal bagaimana mengelola," kata Sandi.

"Pokoknya kesejahteraan petani nomor 1. Kalau presidennya nomor 2," imbuhnya.

Terkait
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan Da'i Kabupaten Kampar
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan Da'i Kabupaten Kampar
Wabup Bagus Santoso Apresiasi 25 Tahun Kiprah BAZNAS Be
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan PN
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri D
Lainnya
Berkas Dilimpahkan ke Pengadilan, Jaksa Tunggu Jadwal Sidang Eks Rektor UIN Suska Riau
Berkas Dilimpahkan ke Pengadilan, Jaksa Tunggu Jadwal Sidang Eks Rektor UIN Suska Riau
Dishub Pekanbaru Gunakan Smart System pada PJU, Diuji
Wanita Muda Bertato Salib Ditemukan Tewas Tanpa Busana
Depresi Ibu Dan Istri Entah Kemana, Tedi Tewas Gantung
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Daerah
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Seleksi Komisaris PT. SPR Diperpanjang, ini Catatan Ang
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu M
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga