Daftar Pertanyaan Diberikan Sepekan Sebelum Debat, KPU: Kami tak Ingin Ada Paslon Dipermalukan

Alwira Fanzary
Senin, 7 Januari 2019 21:43:21
Arief Budiman

Kanalsumatera.com - Ketua Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman meluruskan berbagai isu yang beredar tentang pemberian daftar pertanyaan kepada kedua pasang capres-cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno terkait acara debat Pilpres 2019 yang akan digelar, Kamis, (17/1/2019) mendatang.

Menurutnya, ada tiga alasan penting terkait keputusan itu. Salah satunya, kata dia, KPU tak mau debat perdana itu ada insiden yang bisa mempermalukan kedua paslon karena acara tersebut disiarkan langsung kepada khalayak.

Baca: PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR

"Kami mengambil putusan itu karena kami sudah menerima masukan dari masing-masing paslon, pesan pentingnya adalah, kami tidak ingin ada paslon yang dipermalukan atau diserang dengan pertanyaan yang sangat teknis, tidak substantif," kata Arief Budiman di Kantor KPU, Senin (7/1/2019).

Kedua, daftar pertanyaan yang sudah diberikan KPU ini akan menjaga martabat dari kedua pasangan Capres-Cawapres dan menjaga tujuan awal debat untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat agar mengenal visi dan misi serta program calon pemimpin mereka.

"Kami ingin martabat kedua paslon harus dijaga bersama dari persoalan teknis begitu, karena pengalaman di banyak tempat lain seperti itu, sangat tidak penting, ini justru tujuannya menjatuhkan, padahal tujuan utama debat adalah penyampaian visi misi dan program pada masyarakat agar bisa menentukan pilihannya," jelas Arief.

Ketiga, KPU juga menyiapkan dua dari enam bagian acara dalam debat tersebut untuk kedua paslon saling bertanya dan menjawab pertanyaan tertutup yang dilemparkan masing-masing paslon untuk memberikan padangan pada publik sosok calon pemimpin mereka.

Baca: Golkar dan PKS Dorong Parliamentary Threshold 5 Persen, NasDem Bertahan di 7 Persen

"Pasangan calon tetap akan diuji kompetensinya, kapabilitasnya, itu kami bagi berimbang, dua segmen membahas pertanyaan terbuka dan dua segmen akan menjawab pertanyaan tertutup, paslon 01 bertanya pada paslon 02 dan paslon 02 bertanya pada paslon 01, keduanya akan saling bertanya dan menanggapi," tambahnya.

"Jadi sebetulnya harapan publik akan pertanyaan tertutup masih tersedia dan disajikan dalam debat pertama ini," tutup Arief.

Debat capres pertama yang membahas tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme ini akan disiarkan oleh empat stasiun televisi yakni TVRI, Kompas TV, RRI, dan RTV langsung dari Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). So/Kso



Terkait
Gema Keadilan Riau Konsolidasi Pengurus, Gelar Temu Silaturahmi dengan Ketum DPP di Pekanbaru
Gema Keadilan Riau Konsolidasi Pengurus, Gelar Temu Silaturahmi dengan Ketum DPP di Pekanbaru
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Tegaskan Komitmen Indonesi
Di Hadapan Ratusan Tokoh Perempuan, Syahrul Aidi Sebut
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan PN
Lainnya
Dinas P3APM Bentuk Kepengurusan FK PUSPA 2019-2024 Dukung Kesejahteraan Perempuan dan Anak
Dinas P3APM Bentuk Kepengurusan FK PUSPA 2019-2024 Dukung Kesejahteraan Perempuan dan Anak
Krisis Air Berpotensi Terjadi di Pulau Bintan
KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah
Nyawanya Terancam, Seorang Wanita Arab Saudi Batal Dide
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Karmila Sari Dorong Guru, Dosen dan Mahasiswa Perkuat B
STIE Bangkinang Gelar Gladi Bersih Jelang Dies Natalis
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda