Ketua Pemuda Pancasila Puji Prabowo Pintar di Depan Jokowi

Islami
Minggu, 3 Maret 2019 21:47:13
Jokowi saat menghadiri acara Pemuda Pancasila

KANALSUMATERA.com - Ketum Pemuda Pancasila, Japto Soelistyo Soerjosoemarno, memuji calon presiden Prabowo Subianto di hadapan Joko Widodo. Japto mengatakan Prabowo adalah orang yang pintar karena telah mendukung Jokowi pada saat maju sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Pak Jokowi 1.5 periode jadi Walikota Solo. Tahu-tahu diajak sama Pak Prabowo untuk maju jadi Gubernur DKI, beliau yang bimbing, beliau yang atur. Pak Prabowo orang pintar," kata Japto dalam sambutan Deklarasi Relawan Pemuda Pancasila DKI Gue #01 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019).

Selain itu, Japto juga bercerita perihal kedekatannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra itu. Dia menyebut ayah Prabowo adalah saksi nikah kedua orang tua Japto.

"Pak Prabowo itu bisa dekat sama saya, kalau saya boleh ngaku. Bapaknya Pak Prabowo itu saksi nikah bapak ibu saya," kata dia seperti dikutip dari detikcom.

Japto juga menegaskan bahwa kedua pasangan calon adalah putra bangsa terbaik. Oleh sebab itu, pilpres bukanlah ajang untuk mencari menang kalan melainkan ajang untuk memilih pemimpin yang bisa menyejahterakan rakyatnya.

Baca: Gerindra Bantah Gus Kikin-Miftahul Achyar Jadi Paket Istana untuk Pimpin PBNU

"Di dalam Pilpres ini bukan kalah dan menang tetapi ketepatan memilih seorang pemimpin yang akan membawa bangsa kita ke masa depan yang lebih baik, dan menjadikan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan pancasila dan UUD 1945," lanjutnya.

Japto juga menyinggung isu negara sakit. Menurutnya kalau negara sakit karena korupsi harus diobati bersama-sama. Ditambahkan Japto, dengan dukungan yang diberikan Pemuda Pancasila, dia yakin Jokowi dapat mengobati penyakit tersebut.

"Kalau sekarang negara kita sakit, kita harus sakit sama-sama, jangan dibubarkan biar sakit sama-sama. Berakit-rakit dahulu berenang-renang kemudian. Bersakit sakit dahulu bersenang-senang kemudian," ucap Japto.

"Nggak ada orang sakit, dibilang negara kita sakit karena korupsi. Sakit, tapi orang sakit bukan dikasih permen atau cokelat. Orang sakit disuntik dan dikasih obat biar sembuh. Sehingga marilah kita alami kesakitan yang berfaedah itu untuk bersama negara kita didalam mendukung Pak Jokowi," tutupnya. iin



Terkait
Gema Keadilan Riau Konsolidasi Pengurus, Gelar Temu Silaturahmi dengan Ketum DPP di Pekanbaru
Gema Keadilan Riau Konsolidasi Pengurus, Gelar Temu Silaturahmi dengan Ketum DPP di Pekanbaru
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden
Di Hadapan Ratusan Tokoh Perempuan, Syahrul Aidi Sebut
Lainnya
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!
Anggaran Haji 2020 Terpakai Rp 6,45 Miliar untuk Pengad
Sidang Nurhadi: Saksi Diminta Bayar Uang Muka Rp 250 Ju
Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sebut 17 Rel
Politik
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gibran Hanya 2 Persen
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gibran Hanya 2 Persen
Gerindra Bantah Gus Kikin-Miftahul Achyar Jadi Paket Is
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar:
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik