Komnas HAM Sesalkan Isu Palestina Tak Disinggung Saat Debat

Alwira Fanzary
Selasa, 2 April 2019 12:56:48
Ahmad Taufan Damanik

KANALSUMATERA.com - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menyayangkan konflik Palestina dan Timur Tengah tak disinggung dalam debat calon presiden keempat, Sabtu (30/3). Menurutnya persoalan Palestina dan Timur Tengah sangat penting karena ribuan Warga Negara Indonesia (WNI) berada di sana.

Menurut Taufan, itu penting. Dia menegaskan bahwa negara demokrasi harus selalu berlandaskan HAM dalam menjalankan pemerintahan. Dengan begitu, negara demokrasi pun mesti peka terhadap pelanggaran HAM di luar negeri, seperti persoalan konflik Palestina.

"Bagaimana sikap kita? Apa yang akan dilakukan? Peran apa yang mau kita mainkan melalui Dewan Keamanan PBB dalam konteks pelanggaran HAM internasional," kata Taufan di kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (1/4).

Taufan mengatakan ada satu juta lebih WNI di Arab Saudi, sekitar 100 ribu lebih di Qatar, dan lebih besar lagi di Malaysia serta Hong Kong. Namun, kata Taufan, kedua capres tidak menjelaskan apa yang akan dilakukan untuk melindungi mereka.

Baca: Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia

"Itu tidak dijabarkan secara rinci apa yang mau dilakukan. Padahal begitu banyak WNI yang berada dan bekerja di luar negeri," ucap Taufan seperti yang dilansir dari CNNIndonesia.

Meski menyayangkan isu tersebut tak disinggung, Taufan menilai ada pertanyaan bagus yang muncul saat debat capres keempat berlangsung Sabtu lalu (30/3). Pertanyaan yang dimaksud yakni perihal pelanggaran HAM di Rakhine State, Myanmar terhadap etnis Rohingya.

Capres nomor urut 01 Joko Widodo meminta pendapat Prabowo Subianto mengenai pelanggaran HAM di Rakhine State, Myanmar. Jokowi melakukan itu saat sesi debat capres keempat di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/1).

"Dalam debat itu, sebenarnya sudah mulai dipancing ketika ada pertanyaan Rohingya. Ini pertanyaan besar bagi seluruh bangsa bangsa terutama di ASEAN juga di OKI ya," kata Taufan.

Baca: Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Negara Tak Kenal Hari Libur

Taufan seolah memuji ketika ada peserta debat yang melontarkan pertanyaan demikian. Terutama karena berkenaan dengan HAM.

Meski begitu, Taufan tidak memuji Jokowi secara gamblang selaku pelontar pertanyaan dalam debat capres. Dia hanya mengatakan bahwa pertanyaan soal etnis Rohingya , Myanmar adalah sesuatu yang penting.

Taufan kemudian menyayangkan ketika kedua capres tidak menjelaskan rinci visi dan misi masing - masing bagaimana menjalin hubungan internasional. Misalnya, terkait sikap yang akan dilakukan jika ada pelanggaran - pelanggaran HAM yang terjadi di berbagai belahan dunia. Kso



Terkait
Kepala Daerah dan Wakil Mulai Retak, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Menguat
Kepala Daerah dan Wakil Mulai Retak, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Menguat
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi 
Jelang Ramadhan, Anggota DPR Hendry Munief Silaturahmi
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Silaturahmi dengan Kader
Lainnya
Vaksin Nusantara dr Terawan Diklaim Bertahan Seumur Hidup, Metodenya Pertama di Dunia
Vaksin Nusantara dr Terawan Diklaim Bertahan Seumur Hidup, Metodenya Pertama di Dunia
Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Keluarga Syahira, Ya
Pihak Kecamatan Tambang Gesa Pelaksanaan Program Geraka
PSSI Copot Simon McMenemy Sebagai Pelatih Timnas
Nasional
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Hu
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Ji