Syahrul Aidi Mencoblos di TPS 005 Kumantan, Berikut Pesannya kepada Masyarakat

Mawardi Tombang
Rabu, 27 November 2024 12:01:06

KANALSUMATERA.com -PEKANBARU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) DR. H. Syahrul Aidi Maadzat Lc. MA bersama keluarga, telah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Syahrul Aidi tampak hadir bersama istri di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 005 Desa Kumantan Kelurahan Bangkinang Kota pada Rabu (27/11/2024) pagi. Walau cuaca gerimis, namun terlihat warga antusias menyalurkan hak pilihnya.

Baca: Hakim MK Singgung Munkar-Nakir Saat Hasyim Asy’ari Bersaksi di Sidang Ijazah Gibran

Usai memberikan hak pilih, Syahrul Aidi mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara yang telah menyelenggarakan Pemilu dengan baik dan serius. Kemudian dia juga melihat antusiasme warga cukup tinggi yang menyalurkan hak pilihnya.

"Mari kita gunakan hak pilih dengan baik dan benar. Hindari politik uang. Pilih berdasarkan kemampuan, hati nurani dan keamanahan para calon. Salah memilih, maka kita akan menderita lima tahun ke depan," kata Syahrul Aidi kepada media.

Baca: Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan

Terkait dirinya sebagai ketua tim pemenangan Syamsuar-Mawardi Saleh (Suwai) untuk Pilkada Riau, menurutnya semua usaha telah maksimal. Sekarang menunggu takdir.

"Kita telah berusaha semaksimal mungkin untuk meyakinkan masyarakat bahwa Suwai adalah yang terbaik untuk membangun Riau lima tahun ke depan. Semua kembali kepada takdir." ujarnya.



Terkait
Perkuat Konsolidasi, Presiden PKS Sambangi Riau: Dari Temu Kader Hingga Nikmati Kue Talam Durian
Perkuat Konsolidasi, Presiden PKS Sambangi Riau: Dari Temu Kader Hingga Nikmati Kue Talam Durian
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Silaturahmi dengan Kader
Lainnya
Banjir Mulai Terjadi di Kampar, Tim BPBD Gerak Cepat Bantu Evakuasi Warga di Desa Silam Kuok
Banjir Mulai Terjadi di Kampar, Tim BPBD Gerak Cepat Bantu Evakuasi Warga di Desa Silam Kuok
Jelang Akhir Tahun, Camat Payung Sekaki Sosialisasi PHB
Kadisdik Kepri M Dali Kaget Kantornya Digeledah KPK
Tidak Diberi Pinjaman, Perempuan Paruh Baya di Padang B
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI T
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan