Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan

Kanama
Rabu, 2 September 2026 17:14:48

KANALSUMATERA.com - Jakarta – Partai Ummat mengalami perubahan di jajaran pimpinan pusat setelah Ketua Umum Ridho Rahmadi dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Taufik Hidayat mengundurkan diri dari jabatan masing-masing.

Keputusan tersebut telah diterima Majelis Syura Partai Ummat dalam Musyawarah Majelis Syura ke-8 pada 26 Agustus 2026. Pengunduran diri keduanya kemudian diikuti dengan penunjukan pelaksana tugas untuk menjalankan roda organisasi di tingkat pusat.

Taufik Hidayat membenarkan bahwa dirinya turut meninggalkan jabatan Sekjen. Ia menyebut keputusannya berkaitan dengan proses pemilihan sebelumnya yang menempatkan dirinya bersama Ridho dalam satu paket kepengurusan.

Baca: Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan

"Iya betul per 20 Agustus 2026. Iya (mundur juga) karena terpilih satu paket bersama Ketum," ujar Taufik saat dikonfirmasi, Rabu (02/09/2026).

Ridho Kesulitan Membagi Waktu

Baca: Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Negara Tak Kenal Hari Libur

Pengunduran diri Ridho Rahmadi disebut berkaitan dengan kesulitan membagi waktu antara tugas politik dan aktivitasnya di bidang pendidikan serta teknologi.

Ridho diketahui menjalankan tugas sebagai Direktur Politeknik AI di Yogyakarta. Aktivitas tersebut membuatnya harus membagi waktu antara Yogyakarta dan Jakarta untuk menjalankan tanggung jawab di partai.

Sekretaris Majelis Syura Partai Ummat, Ansufri Idrus Sambo, menjelaskan alasan utama Ridho mengambil keputusan tersebut.

Baca: PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung “Gelandangan Politik”

"Alasan utama Mas Ridho Rahmadi mundur adalah karena beliau kesulitan untuk membagi waktu, pikiran, dan tenaga antara Partai Ummat dan posisi beliau sebagai Direktur Politeknik AI di Jogja," kata Sambo dalam keterangan tertulis, Rabu (02/09/2026).

Menurut Sambo, dua tanggung jawab tersebut sama-sama membutuhkan perhatian dan tenaga besar. Kondisi itu juga disebut berdampak terhadap kesehatan Ridho.

Baca: PKS Inhil Bersama KPU-Bawlwaslu Gelar Evaluasi Pemilu 2024, Siapkan Pemilu 2029

Keputusan untuk mundur diambil setelah Ridho melakukan pertimbangan serta berkonsultasi dengan Amien Rais, keluarga, dan Sekretaris Majelis Syura.

Meski tidak lagi menduduki posisi ketua umum, Ridho tetap akan beraktivitas di Partai Ummat sebagai anggota Majelis Syura.

Majelis Syura Tunjuk Dua Plt

Baca: Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM

Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan, Majelis Syura Partai Ummat menetapkan Ansufri ID Sambo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Ummat.

Sementara itu, posisi Plt Sekretaris Jenderal dipercayakan kepada Muhammad Sadiq.

Baca: TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Saksi Profesional diseluruh TPS Menuju 2029

Pergantian tersebut menjadi bagian dari penataan sementara organisasi setelah dua posisi pimpinan utama ditinggalkan. Majelis Syura memastikan Ridho dan Taufik tetap memiliki peran di lingkungan Partai Ummat dengan penugasan baru.

Majelis Syura juga meminta kepemimpinan sementara melakukan konsolidasi organisasi di tingkat nasional sekaligus mempersiapkan proses administrasi perubahan kepengurusan kepada Kementerian Hukum.

Dengan struktur transisi tersebut, aktivitas dan program kerja Partai Ummat di tingkat pusat maupun daerah diharapkan tetap berjalan.

Baca: Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru

Taufik sebelumnya juga berharap proses pergantian kepemimpinan tidak mengganggu soliditas internal partai. (SM)



Terkait
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisiasi Revisi UU Penanganan Fakir Miskin
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisiasi Revisi UU Penanganan Fakir Miskin
Di Hadapan Ratusan Tokoh Perempuan, Syahrul Aidi Sebut
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan PN
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri D
Lainnya
DMI Riau Dukung Anggota DPR RI Hendry Munief Kembangkan Pariwisata Halal
DMI Riau Dukung Anggota DPR RI Hendry Munief Kembangkan Pariwisata Halal
Edwin Pratama Putra Terima Aspirasi Guru Bantu Se-Riau
Atlet Pekanbaru Akan Diberi Bonus Jika Juara Umum Porpr
Pemko Pekanbaru Targetkan Vaksinasi 100 Ribu Warga Dala
Nasional
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Hu
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan