TKN Jokowi-Ma'aruf Akui Program Sertifikasi Tanah Belum Punya Orientasi Jelas

Alwira Fanzary
Jumat, 4 Januari 2019 10:38:08
Maman Imanulhaq


Kanalsumatera.com - Sejumlah konflik agraria terjadi sepanjang 2015 hingga 2018.

Konsorium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat ribuan konflik agraria pada masa pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Direktur Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Maman Imanulhaq mengaku ikut prihatin dengan upaya yang dilakukan pemerintahan sekarang dalam untuk meujudkan reforma agraria sejati yang dicanangkan.

"Problem pemerintahan ini, apalagi soal agraria. Saya tahu persis batas pergeseran tanah itu banyak, bayangkan satu bata itu 14 meter dihargai Rp 50 ribu," ujarnya dalam diskusi bertajuk 'Catatan Akhir Tahun 2018 KPA' di Kedai Kopi 89', Kemang, Jakarta, Kamis (3/1).

Baca: Jelang Ramadhan, Anggota DPR Hendry Munief Silaturahmi dengan Ratusan UMKM Kota Pekanbaru

Dari deretan konflik agraria yang terjadi, Maman menyarakan agar pemerintah meneguhkan komitmen dengan berkoordinasi dengan sejumlah lembaga terkait penyelesaiannya.

"Tentu problem ini harus diselesaikan dengan melibatkan CSO dan NGO," katanya.

Maman mengaku sependapat dengan KPA yang menilai program sertifikasi tanah oleh pemerintah belum memiliki orientasi yang jelas.

"Jadi ketika tersertifikasi (tanah) pertanyaan saya sama, ini serius tidak ya tanah ini nanti akan betul-betul dapat dimiliki oleh rakyat. Atau jangan-jangan nanti dibeli oleh konsorsium yang lebih besar," tuturnya. Rmo/Kso

Terkait
Di Hadapan Ratusan Tokoh Perempuan, Syahrul Aidi Sebut Rumah Tangga sebagai Pilar Penting Negara
Di Hadapan Ratusan Tokoh Perempuan, Syahrul Aidi Sebut Rumah Tangga sebagai Pilar Penting Negara
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Silaturahmi dengan Kader
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri D
Lainnya
Jelang Vaksinasi, Camat Bina Widya Matangkan Kesiapan Dengan Pihak Puskesmas
Jelang Vaksinasi, Camat Bina Widya Matangkan Kesiapan Dengan Pihak Puskesmas
Wako Rudi Sarankan Mahasiswa Batam Tak Usah Demo
UMSB Resmi Pecat Oknum Dosen Terlibat Hubungan Sejenis
Persoalkan Rekam Jejak, BPN Prabowo Tolak Najwa Shihab
Nasional
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi: IMYF 2026 Perkuat Solidaritas Pemuda Muslim Dunia
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi: IMYF 2026 Perkuat Solidaritas Pemuda Muslim Dunia
Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional d
Kolaborasi Film Nasional Kian Menguat, Hendry Munief Do
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 014 Batu Belah 2026
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 014 Batu Belah 2026
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi I
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Global
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam
Politik
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Saksi Profesional diseluruh TPS Menuju 2029
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Saksi Profesional diseluruh TPS Menuju 2029
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Pe
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden