Anggota FPKS Soroti Perpres 104/2021 Terkait Alokasi 40 Persen Dana Desa untuk BLT

Mawardi Tombang
Selasa, 18 Januari 2022 22:39:34

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Anggota DPR RI Fraksi PKS, Syahrul Aidi Maazat meminta pemerintah pusat untuk memperhatikan alokasi dana desa yang di Indonesia, pada Selasa (18/01/22) dalam sidang paripurna DPR RI masa persidangan III tahun sidang 2021-2022 di ruangan sidang DPR RI.

Dalam penyampaian aspirasinya, Syahrul Aidi meminta kepada pemerintah pusat untuk memperhatikan kembali Perpres no 104 Tahun 2021 tentang Penggunaan Dana Desa, dimana dalam Perpres ini penggunaan anggaran 40 persen digunakan untuk BLT.

" Di kalangan kepala desa, Perpres ini sudah menuai polemik, jumlah penduduk di setiap desa itu tidak sama. Ada yang jumlah penduduk tinggi dan ada juga jumlah penduduk sedikit, jadi untuk pemerintah pusat tolong perhatikan kembali Perpres ini " Kata Syahrul Aidi yang juga anggota Fraksi PKS.

Sementara itu, ketika kepala desa tidak menganggarkan 40 persen dari Dana Desa yang digunakan untuk BLT, maka akan dipotong 25 persen. Bagaimana jika desa tersebut sudah mendapatkan sumber dana dari yang lain, tolong perhatikan itu juga.

Baca: Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotrich Terancam Tersingkir dari Parlemen Israel

Selain itu, Syahrul Aidi juga meminta kepada pemerintah pusat untuk mengeluarkan regulasi terkait anggaran desa yang digunakan untuk menyambut tamu.

" Tolong perhatikan juga untuk anggaran menyambut tamu, sebab di pemerintahan daerah itu sudah di anggarkan, tetapi kenapa di desa tidak ada anggaran untuk penyambutan tamu," terang Syahrul Aidi.

Sebab, yang menjadi incaran pertama masyarakat ketika dihadapi permasalahan yang dicari adalah pemerintah desa, bukan pemerintah pesat, tegasnya.



Terkait
Gerindra Bantah Gus Kikin-Miftahul Achyar Jadi Paket Istana untuk Pimpin PBNU
Gerindra Bantah Gus Kikin-Miftahul Achyar Jadi Paket Istana untuk Pimpin PBNU
Perkuat Konsolidasi, Presiden PKS Sambangi Riau: Dari T
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan PN
Lainnya
Kasus Jilbab di SMKN 2 Padang, P2G: Kasus Intoleransi Banyak Terjadi
Kasus Jilbab di SMKN 2 Padang, P2G: Kasus Intoleransi Banyak Terjadi
Tiga Negara Mundur dari Piala AFF U-22 2019, Ini Tangga
Minim Lampu, Pantai di Aceh ini Disinyalir Sering Dijad
Kereta Api Haramain Kurangi Waktu Perjalanan Makkah-Mad
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Nasional
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Hu
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I