APMI Siapkan Pemimpin Muda, Dorong Inovasi dan Kepedulian Sosial Generasi Z
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU — Akademi Pemimpin Muda Indonesia (APMI) akan menggelar kegiatan kepemudaan bertajuk “Young Leaders, Future Shapers: Menggerakkan Inovasi, Membumikan Keadilan” pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kegiatan yang dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut akan berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor DPTW PKS Riau.
APMI merupakan program yang melibatkan PKS, PKS Muda, serta Akademi Pemimpin Muda Indonesia sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan kepemimpinan bagi generasi muda.
Sejumlah tokoh dan penggerak kepemudaan dijadwalkan menghadiri kegiatan ini. Mereka antara lain H. Ahmad Tarmizi, Lc. MA, Ketua DPW PKS Riau sekaligus Wakil Ketua DPRD Riau; Aang Kunaifi, ST., M.Si., Ketua DPD PKS Bidang Kepemudaan; Henda Yusmartha, ST., Sekretaris Bidang Kepemudaan DPP PKS; H. Abdullah, M.Pd., Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau; serta Idral, S.IP., M.IP., Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Riau.
Baca: Komisi III DPR Sepakati Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Berlanjut ke Paripurna
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk meningkatkan kapasitas, khususnya dalam bidang kepemimpinan dan inovasi. Selain itu, peserta didorong untuk memahami serta terlibat dalam berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Pemuda Didorong Berani Melahirkan Gagasan
Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Riau, Idral, mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam menghadapi perubahan yang berlangsung semakin cepat.
Menurutnya, kepemimpinan anak muda tidak semata-mata berkaitan dengan jabatan, tetapi juga menyangkut kemampuan melahirkan gagasan, membangun kapasitas, dan mengambil peran nyata di tengah masyarakat.
“Pemuda hari ini tidak cukup hanya menjadi penonton perubahan. Kita perlu membangun kapasitas, berani menghadirkan gagasan, dan mampu menerjemahkan inovasi menjadi solusi yang dirasakan masyarakat,” ujar Idral.
Baca: Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
Ia berharap APMI dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk belajar mengenai kepemimpinan sekaligus memperluas jejaring dan membangun kolaborasi.
“Melalui APMI, kita ingin mendorong lahirnya anak-anak muda yang memiliki wawasan, integritas, kemampuan berkolaborasi, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Inovasi harus berjalan bersama nilai keadilan sehingga kepemimpinan yang dibangun tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi juga memberikan manfaat sosial,” lanjutnya.
Idral juga mengajak para peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk bertukar gagasan dan memperkuat kapasitas kepemudaan.
Ia menilai tantangan yang akan dihadapi generasi muda ke depan semakin kompleks. Hal itu mencakup perkembangan teknologi, perubahan sosial dan ekonomi, hingga kebutuhan terhadap model kepemimpinan yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Baca: Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Parpol PPP Semester II 2026
“Kita ingin anak muda memiliki keberanian untuk bermimpi, kemampuan untuk merancang, dan kemauan untuk bergerak. Karena pemimpin masa depan perlu dipersiapkan sejak sekarang,” kata Idral.
Melalui kegiatan tersebut, APMI diharapkan dapat menjadi salah satu ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan, memperluas jejaring, serta menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitarnya.
