Batasan Iklan Kampanye di Media Online akan Diatur KPU

Islami
Kamis, 14 Februari 2019 20:53:08
KPU

KANALSUMATERA.com - KPU akan membuat aturan bagi peserta pemilu terkait iklan kampanye di media online. KPU akan membatasi jumlah iklan tersebut.

"Nanti akan kita atur di online dengan jumlah terbatas," ujar komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat seperti dikutip dari detikcom, Kamis (14/2/2019).

Wahyu mengatakan batasan iklan direncanakan sebanyak 10 spot per hari. Namun menurutnya, jumlah ini masih akan kembali didiskusikan.

"Terbatasnya masih kita diskusikan pekan depan apakah sama 10 spot atau ada kemungkinan ada penambahan," kata Wahyu.

Baca: Gerindra Bantah Gus Kikin-Miftahul Achyar Jadi Paket Istana untuk Pimpin PBNU

Pembatasan ini dilakukan agar masing-masing peserta pemilu mendapatkan jumlah yang sama. Sehingga tidak menimbulkan ketidakadilan bagi peserta yang tidak memiliki akses ke media.

"Karena prinsipnya adalah KPU harus menjaga keadilan, kesetaraan setiap peserta pemilu dalam hal beriklan kampanye. Karena kan ada parpol yang punya kedekatan dengan media, gimana dengan yang lain kan nggak adil," sambungnya.

Wahyu juga mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dewan Pers terkait batasan tersebut. Direncanakan aturan terkait iklan di media cetak dan elektronik ini akan kembali dibahas pekan depan.

"Nanti akan kita sempurnakan regulasi setelah mendapat masukan dari Dewan Pers, nanti akan kita sempurnakan pekan depan. Kita sempurnakan regulasinya untuk fasilitasi kampanye di media massa baik cetak maupun elektronik," tuturnya. iin



Terkait
Pengisian Kursi DPRD Masa Transisi: Usulan Diisi Suara Terbanyak Caleg Berikutnya Menguat
Pengisian Kursi DPRD Masa Transisi: Usulan Diisi Suara Terbanyak Caleg Berikutnya Menguat
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Pe
Jelang Ramadhan, Anggota DPR Hendry Munief Silaturahmi
Di Hadapan Ratusan Tokoh Perempuan, Syahrul Aidi Sebut
Lainnya
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Presiden Aljazair Mengundurkan Diri
Michael Owen Sebut Arsenal Bukan Tandingan Manchester C
Terdampar di Aceh Timur, 20 orang Rohingya Dipindahkan
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind