Empat Arahan Presiden PKS Saat Silaturahmi dengan Ribuan Kader di Pekanbaru
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf (AMY) menyampaikan empat arahan penting kepada kader PKS se-Riau dalam kegiatan silaturahmi bersama lebih dari 1.000 kader di Kota Pekanbaru, Ahad (23/8/2026).
Silaturahmi tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus penegasan arah perjuangan kader PKS dalam memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
Dalam arahannya, Presiden AMY menekankan empat hal utama, yakni penguatan ekonomi nasional berbasis amanat Pasal 33 UUD 1945, konsistensi memperjuangkan Palestina, pengembangan ekonomi syariah serta perlawanan terhadap berbagai penyakit masyarakat (pekat).
Pertama, memperkuat ekonomi nasional. AMY mengajak kader mendukung Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ekonomi yang berpihak pada kepentingan rakyat sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945. Termasuk mendorong kebijakan pengelolaan dan ekspor sumber daya alam agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Baca: Silaturahmi dengan Kader di Riau, Presiden PKS Minta Kader harus 'Zero Case' dan Jalankan K2P2
“Ini bagian dari perjuangan kita untuk memastikan kekayaan alam Indonesia benar-benar memberikan sebesar-besarnya kemakmuran bagi rakyat,” ujar AMY.
Kedua, terus memperjuangkan Palestina. Ia meminta kader PKS menjaga semangat dan konsistensi dalam memberikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.
“Perjuangan untuk Palestina jangan pernah padam. Dukungan kita harus terus hidup, karena Palestina adalah persoalan kemanusiaan dan keadilan yang harus terus kita perjuangkan,” tegasnya.
Ketiga, memperkuat ekonomi syariah. AMY menyampaikan bahwa PKS telah menyiapkan berbagai konsep ekonomi syariah yang dapat dikembangkan untuk memperkuat ekonomi umat, termasuk halal tourism dan wakaf.
Baca: PKS Inhil Bersama KPU-Bawlwaslu Gelar Evaluasi Pemilu 2024, Siapkan Pemilu 2029
“PKS sudah menyiapkan berbagai konsep ekonomi syariah. Ada halal tourism, wakaf dan berbagai instrumen ekonomi syariah lainnya yang bisa menjadi kekuatan ekonomi umat dan bangsa,” katanya.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara dengan penduduk Muslim yang besar. Potensi tersebut perlu dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi melalui sektor pariwisata halal, wakaf dan berbagai ekosistem ekonomi syariah lainnya.
Keempat, melawan penyakit masyarakat. AMY mengajak seluruh kader ikut mengambil peran dalam menghadapi berbagai bentuk penyakit masyarakat (pekat), termasuk LGBT, judi online (judol) dan narkoba.
“Kita menyelamatkan masyarakat, kita menyelamatkan keluarga, dan yang paling penting kita menyelamatkan generasi bangsa dari berbagai ancaman yang merusak masa depan mereka,” tegasnya.
Baca: Sidang Tahunan MPR 14 Agustus Dipastikan Khidmat, DPR Tegaskan Tak Ada Lagu untuk Joget
Almuzzammil menegaskan, keempat arahan tersebut merupakan bagian integral dari perjuangan kader PKS untuk memberikan kontribusi kepada umat dan bangsa. Kader tidak hanya dituntut hadir dalam aktivitas politik, tetapi juga harus mampu mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Perjuangan kader PKS adalah perjuangan yang integral. Kita hadir untuk umat, kita hadir untuk bangsa, dan kita harus memastikan setiap kapasitas yang kita miliki memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
