Silaturahmi dengan Kader di Riau, Presiden PKS Minta Kader harus 'Zero Case' dan Jalankan K2P2

Mawardi Tombang Amar
Minggu, 23 Agustus 2026 14:29:05

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. Almuzzammil Yusuf, M.Si. (AMY) memberikan sejumlah arahan kepada kader PKS dalam agenda silaturahmi dan konsolidasi bersama kader se-Riau di Pekanbaru, Ahad (23/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Almuzzammil menekankan pentingnya seluruh kader mengambil peran dalam pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan kapasitas masing-masing. Terlebih, kondisi Indonesia yang masih menghadapi berbagai bencana alam membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

AMY meminta seluruh kader menjalankan program Kader Kaderisasi dan Pelayanan Publik (K2P2) sesuai dengan kapasitasnya. Pelayanan kepada masyarakat, menurutnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab struktur partai, tetapi juga pejabat publik, kader maupun simpatisan PKS.

“Semua kader menjalankan K2P2 sesuai dengan kapasitasnya. Khususnya Indonesia saat ini dilanda bencana alam, semua ambil peran menjalankan pelayanan publik terhadap masyarakat yang dibutuhkan. Baik pejabat publiknya, kader, simpatisan dan struktur partai,” ujar AMY.

Baca: Ketua PGI Jacky Manuputty Ungkap Alasan Absen Pelantikan Wantimpres

Selain mendorong kader aktif melayani masyarakat, Presiden PKS juga memberikan penekanan khusus kepada kader yang mendapat amanah sebagai pejabat publik, baik di lembaga legislatif maupun eksekutif.

AMY meminta para pejabat publik dari PKS menjaga amanah dengan sebaik-baiknya serta mempertahankan kepercayaan yang telah diberikan masyarakat. Ia menegaskan bahwa partai memiliki misi agar seluruh kader yang menjadi pejabat publik mampu menjalankan tugas secara berintegritas.

“Meminta agar kader menjadi pejabat publik baik di legislatif dan eksekutif menjaga amanah sebaik mungkin. Misi kita zero case para pejabat publik. Menjaga kepercayaan masyarakat dan menjalankan amanah semaksimal mungkin,” tegasnya.

Pesan “zero case” tersebut menjadi salah satu penekanan penting dalam arahan AMY. Para kader yang dipercaya menduduki jabatan publik diharapkan tidak hanya mampu menjalankan program dan fungsi pemerintahan, tetapi juga menjaga integritas serta kepercayaan masyarakat.

Baca: Jelang Pleno PDPB Triwulan III 2026, Bawaslu Kampar Dorong Warga Perbarui Data Pemilih

Kunjungan AMY ke Riau sendiri menjadi bagian dari rangkaian agenda silaturahmi dan konsolidasi. Sebelumnya, DPW PKS Riau menyampaikan bahwa Presiden PKS dijadwalkan berada di Pekanbaru pada 23–24 Agustus 2026, dengan agenda bertemu kader serta sejumlah kegiatan bersama masyarakat.

Selain silaturahmi dengan kader, AMY juga diagendakan mengikuti laga persahabatan mini soccer bersama PWI Riau. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi yang lebih cair sekaligus memperkuat komunikasi dengan insan pers di Riau.

Agenda kunjungan AMY juga diwarnai dengan menikmati berbagai kuliner khas Riau. Salah satunya adalah Kue Talam Durian, yang sebelumnya berhasil mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kuliner khas tersebut menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian dalam kunjungan Presiden PKS ke Pekanbaru.

Dalam penyambutan Presiden PKS di Pekanbaru, tampak hadir jajaran struktur DPW PKS Riau, DPD PKS Kota Pekanbaru, serta anggota DPR RI dari daerah pemilihan Riau, di antaranya Dr. Syahrul Aidi Maazat dan Hendry Munief, MBA.

Baca: PKS Usul Pileg 2029 Digelar Lebih Dulu, Hasilnya Jadi Dasar Pencalonan Presiden

Kehadiran jajaran struktur partai dan para pejabat publik PKS tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi. Arahan AMY diharapkan menjadi pedoman bagi kader untuk semakin aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga amanah jabatan, serta mempertahankan kepercayaan publik.

Melalui agenda di Riau, Presiden PKS kembali menegaskan bahwa keberadaan kader harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Baik melalui pelayanan publik, kerja-kerja sosial maupun pengabdian kader yang mendapat amanah di lembaga legislatif dan eksekutif.



Terkait
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Parpol PPP Semester II 2026
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Parpol PPP Semester II 2026
Telepon Istana Jadi Awal Suahasil Nazara Menjabat Mente
Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Ha
Samsuri Daris Tegaskan Komitmen Pidato Plt Gubri pada Â
Lainnya
Polsek Mandau dan Pemkab Bengkalis Kelola 2 Hektare Lahan Jagung, Siap Panen Juni 2026
Polsek Mandau dan Pemkab Bengkalis Kelola 2 Hektare Lahan Jagung, Siap Panen Juni 2026
Ruang Volka Diduga Meledak, Dua Pekerja PT. BDP kritis,
Ferdy Yuman Ditahan KPK, Ini Perannya Dalam Kasus Korup
Sarasehan Kebencanaan Regional Sumatera Digelar PWNU La
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Nasional
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan