Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair

Kanama Amar
Rabu, 29 Juli 2026 22:16:40

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan bahwa kondisi rusak yang dialami SD Negeri Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tidak memiliki kaitan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai narasi yang membandingkan bangunan sekolah rusak dengan fasilitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai perbandingan yang tidak tepat. Rabu (29/07/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat. Ia menegaskan kerusakan sekolah telah terjadi jauh sebelum Program MBG dijalankan pemerintah.

"Kita objektif saja, sekolah itu rusak memang rusak sebelum ada program MBG," kata Sudaryono.

Baca: KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran, Singgung Tahapan Pemilu 2024

Menurutnya, tidak ada hubungan sebab-akibat antara kondisi bangunan SDN Tanggirejo dengan keberadaan Program Makan Bergizi Gratis. Karena itu, publik diminta melihat persoalan tersebut secara proporsional.

Sudaryono menjelaskan, pemerintah pusat telah merespons kondisi sekolah tersebut. Presiden Prabowo Subianto, kata dia, telah memberikan arahan agar bangunan sekolah yang mengalami kerusakan segera diperbaiki melalui mekanisme yang berlaku.

Baca: Desakan Indonesia Keluar dari BoP Dinilai Perlu Dicermati, Ini Alasannya

Ia menerangkan, masyarakat dapat melaporkan sekolah yang mengalami kerusakan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Setelah laporan diterima, pemerintah akan melakukan verifikasi dan menindaklanjutinya dengan proses perbaikan.

Sudaryono mengungkapkan, pemerintah terus mempercepat rehabilitasi sekolah rusak di berbagai daerah. Pada 2025, sebanyak 16 ribu sekolah telah diperbaiki, sedangkan pada tahun ini pemerintah menargetkan rehabilitasi terhadap sekitar 70 ribu sekolah.

Dengan capaian tersebut, ia menilai anggapan yang membandingkan kondisi sekolah rusak dengan dapur SPPG yang baru dibangun dan memiliki fasilitas modern tidak mencerminkan situasi yang sebenarnya.

Baca: Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Demokrat, PKS, NasDem Masih Menunggu

"Ini kan masalahnya kan enggak fair ya. Sudah perbaiki 16 ribu, sekarang sudah perbaiki 70 ribu, begitu ada yang rusak, apalagi sebelahnya dapur MBG-nya mengkilat, bersih, warnanya biru, bagus, terus dibanding-bandingkan. Ini sesuatu yang menurut saya tidak fair ya," ujarnya.

Lebih lanjut, Sudaryono menegaskan fokus utama BGN saat ini adalah memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai target sehingga kebutuhan gizi para penerima manfaat dapat terpenuhi secara optimal.

Baca: PSI Bela Gibran di Tengah Gugatan MK, Pertanyakan Kapan Perkara Ijazah Selesai

Sorotan terhadap SDN Tanggirejo muncul setelah atap dua ruangan sekolah, yakni ruang kelas VI serta ruang guru yang juga difungsikan sebagai ruang kepala sekolah, dilaporkan ambrol. Dugaan sementara, kerusakan dipicu rangka atap yang lapuk akibat dimakan rayap.

Meski kondisi bangunan mengalami kerusakan, penyaluran makanan bergizi kepada para siswa tetap berlangsung. Situasi tersebut kemudian ramai menjadi perbincangan di media sosial dan memunculkan perbandingan antara kondisi sekolah dengan bangunan dapur SPPG.

Menutup keterangannya, Sudaryono kembali menegaskan bahwa perbaikan sekolah merupakan kewenangan pemerintah melalui Kemendikdasmen, bukan menjadi tanggung jawab Badan Gizi Nasional.

Baca: Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Parpol PPP Semester II 2026

"Ketika ada sekolah rusak, masyarakat dapat membuat laporan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ketika laporan itu masuk, Kemendikdasmen pasti akan melakukan perbaikan," ujarnya. (SM)



Terkait
Golkar dan PKS Dorong Parliamentary Threshold 5 Persen, NasDem Bertahan di 7 Persen
Golkar dan PKS Dorong Parliamentary Threshold 5 Persen, NasDem Bertahan di 7 Persen
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern unt
PKS Riau Launching “Riau Muda Bicara”, Wadah dan Ru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Lainnya
Bupati Kasmarni Pinta RSUD Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Pelayanan KIA dan Penurunan AKI dan AKB
Bupati Kasmarni Pinta RSUD Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Pelayanan KIA dan Penurunan AKI dan AKB
Presiden Jokowi Sebagai Saksi Nikah Puteri Ketua Fraksi
Anggota KAMI Ditangkap, Din Syamsuddin: Surat Penyidika
Cak Imin Minta Jatah 10 Kursi Menteri Jika Jokowi-Ma'ar
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
MUI Desak Polri Klarifikasi Penggerebekan Ponpes Hamala
Legislator PKS Johan Rosihan Dukung Polri Tetapkan 20 K