Kampanye Suwai Bersama IPK Riau, Meledak!

Mawardi Tombang
Rabu, 13 November 2024 12:18:28

KANALSUMATERA.com - SIAK- Meledak! Begitulah istilah sekarang untuk mengambarkan sesuatu yang tak dikira-kira namun terjadi, melebihi

ekspektasi. Sehingga ada rasa kagum untuk mengambarkan sesuatu diluar perkiraan itu. Kata inilah yang patut diucapkan ketika relawan pemenangan pasangan calon gubernur Riau, Syamsuar-Mawardi (Suwai), DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Provinsi Riau menggelar kampanye dialogis di Aula Boy Jaya, Perawang, Kabupaten Siak.

Ribuan warga Perawang yang sebagian besar besuku Batak itu begitu antusias menghadiri kampanye dialogis yang dihadiri langsung Syamsuar, Senin petang, tanggal 11 November 2024. Kapasitas gedung 2 ribu orang tak mampu menampung warga yang datang. Mereka rela berdiri dan rela berada di luar aula. Angka warga yang datang ini belum dihitung lagi dengan ratusan anggota IPK yang lengkap mengenakan loreng khas mereka, perpaduan biru laut dengan hitam coklat, dan hijau.

Kedatangan Syamsuar pada pukul 15.30 WIB disambut Ketua DPD IPK Riau Kasten Harianja, kemudian melintasi pagar betis anggota IPK Riau menuju pintu aula sekitar 50 meter berjalan kaki.

Di depan pintu utama Aula Boy Jaya, Syamsuar disambut tari tortor kemudian membawanya ke tempat duduk yang sudah disediakan, di atas panggung dengan iringi Gondang 9, musik tradisi Sumatera Utara.

Baca: Dasco Pasang Taruhan Jabatan, Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal Disahkan

Dalam perjalanan menuju ke panggung berukuran sekitar 10X20 meter, Syamsuar dicegat dua pendukung fanatik. Mereka berpelukkan, terekam suasana haru karena pendukung tersebut menangis di pelukkan Syamsuar. Usai melepas rindu, Syamsuar kembali diantar ke panggung dengan tari tortor, kemudain bersalaman dengan berbagai tokoh di atas panggung sambil menuju ke tempat duduk.

"Dari Aula Boy Jaya, Perawang, kita sambut Gubernur Riau, Drs. Haji, Syamsuar, M.Si," teriak pembawa acara dan ribuan warga yang hadir bertepuk tangan sambil berdiri. Syamsuar pun berdiri, bergerak agak ke bibir panggung sambil mengangkat kedua belah tangannya sebagai tanda menyapa pendukungnya. Seiring dengan hal itu,
Erik Sihotang yang sengaja didatangkan dari Sumatera Utara, muncul dari belakang Syamsuar menyanyikan lagu "Indonesia Pusaka" diiringi orgen tunggal.

Lagu yang sering dinyanyikan pendukung Timnas disetiap akhir pertandingan bola kaki ini, petang itu menyergap rasa nasionalis yang menggelora dari para pendukung Syamsuar, apalagi mereka bersama-sama dengan abang Yudika dan Pak Syamsuar bernyanyi sambil mengangkat kedua belah tangan dan mengoyangkan tangan ke kanan dan ke kiri. Persis ketika Timnas menyanyikan lagu yang sakral itu.

Usai sederatan kata elu-eluan dari tokoh agama, tokoh adat, dan perwakilan marga, Ketua IPK Riau Kasten Harianja menyampaikan kata sambutan sekaligus melakukan prosesi penyematan kain ulos kepada Syamsuar.

Penyematan kain ulos itu dipandu Tumbur Harianja, dengan petatah petitih dalam bahasa Batak, dan di beberapa penggalan kata diisi dengan gondang 9. Begitu sakralnya penyematan kain ulos kepada Syamsuar, tak ada suara dari pendukung kecuali suara Tumbur Harianjan dengan menggunakan pengeras suara, mick.

Baca: Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak

Bagian dari mengulos itu, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh dari berbagai marga, manari tortor membentuk bundar, berkeliling sebanyak tiga kali dihadapan Syamsuar. Selanjutnya, Syamsuar dipersilakan duduk pada kursi di tengah panggung yang sudah disiapkan.

Kain ulospun diserahkan Unggal Gulton kepada Kasten Harianja, dan sebelum Kasten Harianja mengulos dia sempat mengatakan, "Pak Syamsuar sudah saya anggap sebagai bapak saya. Tunjuk ajar dari Pak Syamsuar selalu menjadi arah langkah hidup saya. Bapak bilang kepada saya, bila ada orang jahat kepada kita, jangan dibalas. Biarlah tuhanlah yang membalasnya," kata Kasten Harianja dengan suara berat menahan tangis.

Dengan penuh rasa hormat, sebelum mengulos Syamsuar, Kasten Harianja menari tortor mengelilingi Syamsuar yang sedang duduk, sebanyak tiga kali. Tampak jelas wajah Kasten Harianja tak kuasa menahan tangis. Begitu juga dengan Syamsuar, ketika diulos matanya berkaca-kaca. Apalagi disaat Katen Harianja begitu tulus memeluknya dengan erat setelah mengulos Syamsuar.

Tangis antara anak dan bapak ini membuat para tokoh yang hadir terharu, mereka juga ikut menangis. Tangisan sebagai kekuatan tali kasi itu, siap berjuang agar Syamsuar kembali memimpin Riau untuk dua periode. Apalagi bagi orang Batak di Perawang, merasakan betul betapa bijaknya Syamsuar ketika memimpin Siak selama dua periode. Dalam pelayanan, Syamsuar tidak ada pilih kasih, semuanya terasa aman dan nyaman.

Syamsuar sangat terharu atas sambutan warga Perawang. Karenanya, Syamsuar berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan menjunjung tinggi nilai-nilai keanekaragaman budaya yang ada di Riau.

Baca: PKS Inhil Bersama KPU-Bawlwaslu Gelar Evaluasi Pemilu 2024, Siapkan Pemilu 2029

"Saya sangat tersentuh dengan sambutan ini, dan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus bekerja keras demi kesejahteraan semua masyarakat Riau," ungkap Syamsuar.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Syamsuar secara khusus kepada ketua panitia Unggal Gultom. "Luar biasa acaranya, terima kasih Unggal," kata Syamsuar ketika diantar ke mobil untuk melakukan kampanye dialogis selanjutnya. ***



Terkait
Sidang Tahunan MPR 14 Agustus Dipastikan Khidmat, DPR Tegaskan Tak Ada Lagu untuk Joget
Sidang Tahunan MPR 14 Agustus Dipastikan Khidmat, DPR Tegaskan Tak Ada Lagu untuk Joget
Kepala Daerah dan Wakil Mulai Retak, Wacana Pilkada Tan
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Syahrul Aidi Sosialisasi Empat Pilar di Hadapan Ratusan
Lainnya
70 Lapak PKL Liar di Stadion Utama Riau Dibongkar, Satpol PP Kerahkan 160 Personel
70 Lapak PKL Liar di Stadion Utama Riau Dibongkar, Satpol PP Kerahkan 160 Personel
Di Hari Jadi ke-73, Pj. Bupati Kampar Targetkan Pengent
Catat Jadwal, Tema dan Lembaga Penyiaran yang Menayangk
APK Ganggu Keindahan Lingkungan, Firdaus Himbau Caleg I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Kriminal
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pendidikan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Ji