Lembaga Survei Ungkap Prabowo Sandi Masih Perkasa di Sumatera

Mawardi Tombang
Sabtu, 12 Januari 2019 11:31:35
Lembaga Survei Ungkap Prabowo Sandi Masih Perkasa di Sumatera 

KANALSUMATERA.com - Lembaga survei Alvara mengungkap bahwa elektabilitas dua pasangan calon presiden dan wakil presiden tak berubah banyak meski hari pencoblosan kian menjelang.

Tingkat keterpilihan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menurut Alvara, naik sedikit saja. Itu pun disumbang oleh calon pemilih yang sebelumnya belum menentukan pilihan alias undecided voters. Tetapi kini mulai mempertimbangkan satu di antara dua pasangan kandidat.

Secara umum, berdasarkan survei itu, pasangan Jokowi-Ma’ruf memang masih unggul dengan tingkat elektabilitas 54,3 persen, sementara Prabowo-Sandiaga 35,1 persen. Jumlah undecided voters sebanyak 10,6 persen.

Menurut CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, tingginya undecided voters karena kini pemilih sudah mulai mengkristal, dampak dari makin menipisnya margin of error dalam survei.

Tetapi, elektabilitas Prabowo-Sandiaga masih unggul jauh dibanding Jokowi-Ma’ruf di Sumatera. Prabowo-Sandiaga memperoleh dukungan 49,8 persen, sementara Jokowi-Ma'ruf 27,5 persen. Calon pemilih yang belum memutuskan 12,6 persen.

Baca: DPD Minta DPC Gerindra Kampar untuk Segera Membuat Sayap

Di Bali dan Nusa Tenggara, Jokowi-Ma'ruf unggul 60,6 persen dari Prabowo-Sandi yang memperoleh dukungan 30,3 persen. Mereka yang belum memutuskan pilihan 9,1 persen.

Ali mengatakan, masih ada waktu bagi kedua pasangan untuk meningkatkan elektabilitasnya. Di antaranya dengan memanfaatkan debat capres-cawapres, karena kedua pasangan kandidat bisa makin memperkuat dukungan.

Para calon pemilih yang belum menentukan pilihan itu, kata Ali, masih menimbang-nimbang di antara Prabowo-Sandiaga atau Jokowi-Ma’ruf. Mereka menanti momen debat capres sebelum menentukan pilihan karena, katanya, "Undecided voters ini orang-orang yang rasional.”

Survei Alvara diselenggarakan pada 11-24 Desember 2018 dengan 1.200 responden di 34 provinsi se-Indonesia. Margin of error atau tingkat kesalahannya sebesar 2,88 persen.

Terkait
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung “Gelandangan Politik”
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung “Gelandangan Politik”
Empat Arahan Presiden PKS Saat Silaturahmi dengan Ribua
Amal Fathullah Minta Komisioner KI dan KPID Riau Perkua
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan
Lainnya
Pengisian Kursi DPRD Masa Transisi: Usulan Diisi Suara Terbanyak Caleg Berikutnya Menguat
Pengisian Kursi DPRD Masa Transisi: Usulan Diisi Suara Terbanyak Caleg Berikutnya Menguat
Bupati Kampar Lantik Pengurus KBKK Batam, Tegaskan Perk
Luhut: Persiapan KTT G20 Bali di Bali Capai 95 Persen
Sidang Pengrusakan Magrove di Mandeh, Saksi Sampaikan I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind