PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung “Gelandangan Politik”

Kanama
Jumat, 28 Agustus 2026 16:12:24

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali menegaskan sikapnya untuk tidak menerima Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi sebagai kader. Penolakan itu disampaikan di tengah polemik pernyataan Budi Arie mengenai kemungkinan terjadinya percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029. Jumat (28/08/2026).

Ketua DPP PSI Bestari Barus menilai pernyataan Budi Arie yang disampaikan ketika berada di samping Presiden ke-7 RI Joko Widodo berpotensi menimbulkan tafsir politik dan mengganggu hubungan Jokowi dengan Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi seperti mau adu domba. Sangat disayangkan gitu bahwa hal-hal seperti itu harus mengemuka di saat hubungan antara Pak Jokowi dengan Pak Prabowo itu masih baik-baik saja," kata Bestari.

Baca: Ketua PGI Jacky Manuputty Ungkap Alasan Absen Pelantikan Wantimpres

Menurut Bestari, pernyataan tersebut lebih mencerminkan kepentingan pribadi Budi Arie dibandingkan kepentingan politik yang lebih luas.

"Jadi ini kami melihatnya adalah hanya kepentingan pribadi dari Budi Arie. Ya kepentingan pribadi yang lebih menguat di situ," ujarnya.

Baca: Baleg DPR Kaji Usulan Penambahan Kursi DPRD DKI, Aspirasi Warga Jadi Sorotan

Bestari kemudian menyinggung perjalanan politik Budi Arie setelah tidak lagi berada di pemerintahan. Ia menyebut Budi Arie pernah dikaitkan dengan upaya bergabung ke sejumlah partai politik, namun tidak mendapatkan penerimaan.

"Mungkin karena banyak kekecewaan yang dia alami, berhenti jadi menteri, kemudian masuk ke partai Pak Prabowo nggak diterima, ditolak, mau ke PSI juga kami sudah menyatakan tidak akan menerima," kata Bestari.

PSI juga meminta Budi Arie berhati-hati dalam menyampaikan pandangan politik, terutama ketika berada bersama tokoh politik tertentu. Bestari menilai penyampaian wacana tersebut dengan keberadaan Jokowi di sampingnya dapat memunculkan kesan seolah-olah pernyataan itu memiliki keterkaitan dengan Jokowi.

Baca: Prabowo Lantik Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Ini Susunan Barunya

"Jangan nanti akhirnya kemudian mengungkapkan hal-hal yang seperti ini ke depan publik meminjam wajah Pak Jokowi yang lagi duduk di sebelahnya," tegasnya.

Kritik Bestari semakin tajam ketika menyoroti arah politik Budi Arie. Ia menilai Budi Arie belum memiliki kendaraan politik yang jelas setelah tidak lagi menjabat sebagai menteri.

Baca: PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Survei Sangat Dinamis

"Ini kan seperti perbuatan gelandangan politik jadinya. Mau ke sana nggak, ke sini nggak, tapi lebih banyak mengeluh saja. Kemudian menyatakan bahwa kondisi bisa terjadi percepatan suksesi segala macam," ujarnya.

Budi Arie Bicara Percepatan Politik

Polemik bermula dari pernyataan Budi Arie dalam sebuah forum bersama Jokowi. Dalam kesempatan tersebut, Budi Arie menyampaikan pandangannya mengenai kemungkinan perubahan politik yang terjadi lebih cepat dari perkiraan menuju Pemilu 2029.

Baca: Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar

Ia menyebut kondisi sosial dan ekonomi yang berkembang saat ini sebagai salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Budi Arie bahkan mengaitkannya dengan istilah "patahan sejarah".

"Ini terjadi yang namanya kalau menurut pendapat saya terjadinya yang namanya patahan sejarah. Bagaimana tahun '97 tiba-tiba pemilu berikutnya '99. Dan potensi ini bukan nggak ada, sangat besar dengan keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi saat ini yang betul-betul tidak membuat masyarakat happy," kata Budi Arie.

Baca: Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Hakim Resmi Bergabung

Budi Arie juga mengaku memiliki pandangan bahwa perubahan politik dapat berlangsung lebih cepat dari jadwal yang selama ini menjadi acuan.

"Saya, insting aktivis saya mengatakan ini ada sesuatu yang lebih cepat dari yang kita bayangkan. Karena itu saya coba mau membuka wacana aja ke temen-temen supaya berpikir jangan hanya sekadar berpikir '29, harus ada pikiran lain alternatif manakala terjadi percepatan sejarah," lanjutnya.

Pernyataan tersebut kemudian menuai respons dari sejumlah pihak. PSI menjadi salah satu partai yang memberikan kritik terbuka, terutama karena wacana percepatan politik tersebut disampaikan dalam momen ketika Budi Arie berada bersama Jokowi.

Baca: Dasco Pasang Taruhan Jabatan, Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Gagal Disahkan

Bestari menegaskan PSI tetap pada sikapnya untuk tidak membuka pintu bagi Budi Arie. Menurutnya, dinamika politik seharusnya tidak diarahkan untuk memunculkan konflik di antara tokoh-tokoh nasional. (SM)



Terkait
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Tegaskan Komitmen Indonesi
Wabup Bagus Santoso Apresiasi 25 Tahun Kiprah BAZNAS Be
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri D
Lainnya
Momen Hari Pahlawan, Semangat Tangguh Kepahlawanan Dalam Mengusir Penjajahan di Era Digital
Momen Hari Pahlawan, Semangat Tangguh Kepahlawanan Dalam Mengusir Penjajahan di Era Digital
AMPG Riau Goro Bersihkan Masjid Al Mubarok Pekanbaru
Laman Boenda, Lokasi Wisata Menarik Bagi Warga Pinang
Pemkot dan PN Tanjungkarang Eksekusi 5 Ruko Tak bayar H
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad