Pakar Benarkan Dugaan Prabowo, Unicorn Bisa Bawa Kabur Uang dari RI

Islami
Senin, 18 Februari 2019 21:06:38
Prabowo

KANALSUMATERA.com - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, khawatir ketika jumlah unicorn atau startup dengan valuasi di atas USD 1 miliar makin banyak, uang yang ada di Indonesia akan lari keluar negeri. Hal tersebut disampaikan dalam debat calon presiden semalam.

Seperti dikutip dari kumparan.com, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi pun mengamini hal tersebut. Sebab sejauh ini, mayoritas investor startup yang berstatus unicorn di Indonesia berasal dari luar negeri yang berimbas pada komposisi pemegang saham.

"Unicorn Indonesia sekarang investornya mayoritas berasal dari luar negeri, ini yang akan berimbas pada komposisi pemegang saham. Dampaknya adalah jika ada keuntungan, maka porsi yang dibawa ke luar negeri juga makin besar," ucapnya, Senin (18/2/2019).

Selain itu, menurut Heru yang juga mantan Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), jika startup unicorn melantai di bursa efek dengan Initial Public Offering (IPO), maka dana yang dibawa ke luar negeri bisa jauh lebih besar.

Baca: Golkar-PKS Bahas RUU Pemilu, Ambang Batas Parlemen 5 Persen Mengemuka

"Misal IPO maka dana yang dibawa kembali ke luar negeri juga bisa jauh lebih besar. Itu yang tidak dipikirkan banyak orang," tegas Heru.

Dia menambahkan selain mengincar keuntungan, investor luar negeri tertarik menanamkan dananya patut diduga juga karena ingin mengetahui analisis big data Indonesia. Sebab analisis big data itu bisa menginformasikan perilaku masyarakat setempat.

"Analisis big data ini nilainya akan sangat besar karena bisa tahu perilaku membeli orang Indonesia, travelling, makanan yang disuka, produk yang laku, dan sebagainya. Itu yang juga menjadi pengundang banyak investor asing masuk ke startup," katanya.

Capres 02 Prabowo Subianto mengaku khawatir dengan kelahiran startup unicorn di Indonesia. Ia menilai dengan kelahiran unicorn itu bisa mempercepat dana di Indonesia lari ke luar negeri.

Baca: Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan

"Kalau ada unicorn-unicorn ini saya khawatir ini akan mempercepat uang-uang kita mengalir ke luar negeri. Silakan Anda ketawa, menteri Bapak sendiri bilang ada 11 ribu triliun uang bangsa di luar negeri," kata Prabowo saat debat kedua Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad (17/2/2019).

Pernyataan Prabowo ini menanggapi pertanyaan Jokowi terkait upaya yang akan dilakukan untuk mendukung perkembangan startup di Indonesia. Telebih, 7 unicorn di Asia Tenggara, empat di antaranya berada di Indonesia yakni Go-Jek, BukaLapak, Traveloka, dan Tokopedia.

Menurut Prabowo, keberadaan unicorn bisa berbahaya jika tak hati-hati.

"Ini bukan saya pesimistis. Saya ingin menggugah kesadaran. Sistem sekarang memungkinkan uang kita mengalir ke luar negeri," tegas Prabowo. iin



Terkait
Amal Fathullah Minta Komisioner KI dan KPID Riau Perkuat Komunikasi dan Utamakan Kepentingan Publik
Amal Fathullah Minta Komisioner KI dan KPID Riau Perkuat Komunikasi dan Utamakan Kepentingan Publik
PKS Inhil Bersama KPU-Bawlwaslu Gelar Evaluasi Pemilu 2
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi 
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD P
Lainnya
Pelantikan GEMPAR’S dan Seminar, Bupati berharap IKMR Jadi Mitra Pembangunan Bengkalis
Pelantikan GEMPAR’S dan Seminar, Bupati berharap IKMR Jadi Mitra Pembangunan Bengkalis
Bupati Alfedri Berharap Generasi Muda Berperan Lestarik
BRG Tuding Kebakaran Gambut di Riau Disengaja
40.000 Warga Jambi Ramaikan Millenial Road Safety Festi
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung