Telepon Istana Jadi Awal Suahasil Nazara Menjabat Menteri Keuangan

Kanama
Selasa, 15 September 2026 17:24:40

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara berlangsung cepat. Suahasil mengungkap dirinya baru menerima kabar mengenai penunjukan sebagai Menkeu pada pagi hari sebelum dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/09/2026).

Suahasil resmi menggantikan Purbaya setelah Prabowo memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan. Pelantikan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam perubahan susunan Kabinet Merah Putih.

Suahasil menceritakan bahwa informasi mengenai pelantikan disampaikan kepadanya melalui pihak Istana pada pagi hari. Ia kemudian diminta mempersiapkan diri untuk mengikuti prosesi pelantikan pada sore harinya.

Baca: PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai Publik Berhak Mendapat Kejelasan

"Mengenai proses, saya disampaikan tadi pagi dan untuk bersiap pelantikan pada sore hari ini," kata Suahasil kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/09/2026).

Penunjukan tersebut disebut Suahasil sebagai bentuk kepercayaan Presiden Prabowo. Ia pun menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Kementerian Keuangan.

Baca: Pemkab Bogor Petakan Sekolah Prioritas untuk Perbaikan Fasilitas Pendidikan

Purbaya Ditelepon Saat Rapat DPD

Di sisi lain, pergantian posisi Menkeu juga berlangsung ketika Purbaya masih menjalankan tugasnya. Pada Senin siang, Purbaya tengah mengikuti rapat bersama DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dalam rapat tersebut, Purbaya sedang memaparkan sejumlah materi, termasuk mengenai surat utang pemerintah. Namun, jalannya rapat sempat dihentikan setelah Purbaya mendapat panggilan telepon dari Istana.

Baca: Kepemudaan PKS Riau Sukses Gelar Akademi Pemimpin Muda Indonesia (APMI) , Target Cetak Pemimpin Muda

Pimpinan rapat kemudian meminta Purbaya menghentikan sementara paparannya untuk menerima telepon.

"Pak Menteri, saya putus dulu. Karena ini ada telepon dari Men... (suara tidak jelas) Pak Menteri tolong dilihat. Teleponnya... ada... (suara tidak jelas)," kata pimpinan kepada Purbaya.

Baca: PSI Bela Gibran di Tengah Gugatan MK, Pertanyakan Kapan Perkara Ijazah Selesai

Rapat kemudian diskors selama beberapa menit. Setelah itu, siaran rapat DPD menunjukkan kursi Purbaya telah kosong.

Prabowo Beri Pesan Khusus kepada Suahasil

Setelah resmi menjadi Menteri Keuangan, Suahasil juga mengungkap arahan Presiden Prabowo. Salah satu pesan utama yang diterimanya berkaitan dengan kondisi dan kredibilitas keuangan negara.

Baca: APMI Siapkan Pemimpin Muda, Dorong Inovasi dan Kepedulian Sosial Generasi Z

"Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut," kata Suahasil kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Senin.

Suahasil menegaskan APBN memiliki peran penting dalam menopang berbagai program prioritas pemerintahan Prabowo. Karena itu, pengelolaan anggaran negara harus tetap sehat sekaligus kredibel.

Baca: Hakim MK Singgung Munkar-Nakir Saat Hasyim Asy’ari Bersaksi di Sidang Ijazah Gibran

"Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah. Karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel. APBN itu harus dapat dipercaya," ujarnya.

Ia juga memastikan Kementerian Keuangan akan melanjutkan berbagai pekerjaan yang telah berjalan. Fokusnya tidak hanya menjaga kesehatan APBN, tetapi juga mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi nasional.

"Dan untuk itu kita akan melakukan dengan Kementerian Keuangan yang selama ini sudah bekerja dengan sangat-sangat keras, akan melanjutkan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan dan APBN yang juga bisa betul-betul menstabilkan ekonomi Indonesia," tuturnya.

Baca: PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR

Rekam Jejak Suahasil Nazara

Suahasil bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya sebagai Menteri Keuangan, ia telah menjalani sejumlah posisi strategis di bidang kebijakan fiskal.

Baca: Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo

Ia pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal, Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah, Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, hingga anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional.

Kariernya semakin kuat setelah dipercaya menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada 2016. Pada 2019, Suahasil kemudian menjabat Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju.

Pada 21 Oktober 2024, ia kembali dipercaya sebagai Wakil Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih sebelum akhirnya ditunjuk Prabowo sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. (SM)



Terkait
Pengisian Kursi DPRD Masa Transisi: Usulan Diisi Suara Terbanyak Caleg Berikutnya Menguat
Pengisian Kursi DPRD Masa Transisi: Usulan Diisi Suara Terbanyak Caleg Berikutnya Menguat
Amal Fathullah Minta Komisioner KI dan KPID Riau Perkua
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Tegaskan Komitmen Indonesi
Lainnya
Bertambah 4 Kasus Varian Baru Corona B117, Dua Dari Palembang dan Medan
Bertambah 4 Kasus Varian Baru Corona B117, Dua Dari Palembang dan Medan
Mangkir Dua Kali, Bupati Solok Selatan Akhirnya Memenuh
Sandiaga Luncurkan Aplikasi 'Rekat' untuk Kawal TPS Bar
Harga Tiket Pesawat Naik, Hunian Hotel di Batam Turun 5
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2