Survei PPI Ungkap Tiga Pejabat Berkinerja Terbaik, Amran Unggul dari Teddy dan Erick

Kanama
Minggu, 18 Oktober 2026 21:43:54

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Erick Thohir masuk dalam tiga besar pejabat negara dengan penilaian kinerja terbaik berdasarkan Survei Nasional Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang dilakukan Parameter Politik Indonesia (PPI).

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pertimbangan berbeda dalam menilai kinerja pejabat pemerintah. Ketahanan pangan menjadi faktor utama bagi Amran, etos kerja dan komunikasi pemerintahan melekat pada Teddy, sedangkan Erick memperoleh penilaian yang dikaitkan dengan perkembangan Timnas Indonesia.

Direktur PPI Adi Prayitno memaparkan hasil survei tersebut di Jakarta, Minggu (18/10/2026). Dalam temuan itu, Amran menempati posisi teratas dengan persentase 15,4 persen, disusul Teddy sebesar 14,5 persen dan Erick Thohir sebesar 6 persen.

Baca: Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Demokrat, PKS, NasDem Masih Menunggu

"Andi Amran Sulaiman menempati posisi pertama dengan 15,4 persen, diikuti Teddy Indra Wijaya sebesar 14,5 persen, dan Erick Thohir sebesar 6 persen," kata Adi Prayitno di Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Amran Unggul Berkat Isu Swasembada Pangan

Baca: Kepemudaan PKS Riau Sukses Gelar Akademi Pemimpin Muda Indonesia (APMI) , Target Cetak Pemimpin Muda

Penilaian positif terhadap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terutama berkaitan dengan persoalan ketahanan pangan dan upaya mewujudkan swasembada pangan.

Dalam survei tersebut, sebanyak 29,6 persen responden yang menilai Amran berkinerja baik menyebut swasembada pangan sebagai alasan utama. Sementara itu, 17,6 persen menyebut pupuk yang murah dan tersedia melimpah.

Alasan lainnya meliputi kinerja yang dinilai terlihat oleh masyarakat sebesar 9,7 persen, tidak melakukan pencitraan sebesar 7,2 persen, kebijakan yang dianggap baik sebesar 6,7 persen, serta kebiasaan turun langsung ke lapangan sebesar 5,4 persen.

Baca: Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Parpol PPP Semester II 2026

Hasil ini memperlihatkan bahwa sektor pangan menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian masyarakat terhadap pejabat pemerintah. Ketersediaan bahan pokok, harga pupuk, produktivitas pertanian, dan kesejahteraan petani merupakan persoalan yang berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari.

Karena itu, kebijakan di sektor pertanian menjadi salah satu ukuran yang dapat memengaruhi persepsi publik terhadap kinerja pemerintah.

Baca: Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo

Teddy Indra Wijaya Dinilai dari Etos Kerja

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menempati posisi kedua dengan tingkat penilaian sebesar 14,5 persen.

Berbeda dengan Amran yang menonjol melalui isu swasembada pangan, penilaian terhadap Teddy lebih berkaitan dengan persepsi masyarakat mengenai etos kerja dan komunikasi dalam pemerintahan.

Baca: Partai Buruh Tolak Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Usul 1 Persen

Posisi tersebut memperlihatkan bahwa cara pejabat menjalankan tugas, menyampaikan informasi, dan mengomunikasikan aktivitas pemerintah juga menjadi bagian dari penilaian publik.

Dalam konteks pemerintahan, komunikasi yang mudah dipahami masyarakat dapat membantu menjelaskan kebijakan sekaligus memperkuat pemahaman publik terhadap program-program pemerintah.

Baca: Hendry Munief: Indonesia Dirajut dari Pulau-Pulau, UU Daerah Kepulauan Memperkuat Kesatuan NKRI

Erick Thohir Masuk Tiga Besar

Erick Thohir berada di posisi ketiga dengan persentase 6 persen. Penilaian terhadap Erick dalam survei ini dikaitkan dengan perkembangan Timnas Indonesia.

Perhatian masyarakat terhadap sepak bola nasional membuat perkembangan tim nasional menjadi salah satu aspek yang turut mewarnai persepsi terhadap pejabat negara.

Baca: Kabinet Merah Putih Dirombak, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu

Meski demikian, angka tersebut merupakan hasil penilaian responden dalam survei PPI dan tidak dengan sendirinya menjadi ukuran menyeluruh atas seluruh aspek kinerja Erick Thohir.

Survei Gambarkan Beragam Harapan Masyarakat

Baca: Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan

Temuan PPI menunjukkan bahwa penilaian masyarakat terhadap pejabat negara tidak hanya ditentukan oleh satu faktor. Kebijakan yang berkaitan dengan kebutuhan pokok, etos kerja, komunikasi pemerintahan, hingga perkembangan olahraga nasional dapat membentuk persepsi publik.

Amran mendapatkan penilaian tertinggi di antara tiga nama tersebut melalui isu pangan. Teddy berada di posisi kedua dengan penilaian yang berkaitan dengan cara kerja dan komunikasi, sementara Erick menempati posisi ketiga dengan perhatian pada perkembangan Timnas Indonesia.

Hasil survei ini menjadi gambaran mengenai beragamnya harapan masyarakat terhadap pejabat publik dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun, hasil tersebut perlu dibaca sesuai indikator, metode, dan cakupan survei yang digunakan. (SM)



Terkait
Samsuri Daris Tegaskan Komitmen Pidato Plt Gubri pada  HUT Riau ke-69 Harus Dilaksanakan
Samsuri Daris Tegaskan Komitmen Pidato Plt Gubri pada  HUT Riau ke-69 Harus Dilaksanakan
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Pe
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Di Hadapan Ratusan Tokoh Perempuan, Syahrul Aidi Sebut
Lainnya
Menu Khas Kampar Diperlombakan di Ajang Malaysia Culinary World Cup 2023
Menu Khas Kampar Diperlombakan di Ajang Malaysia Culinary World Cup 2023
Menkes Budi Gunadi Pakai Data KPU untuk Vaksinasi, Mend
Batam Alami Deflasi Terendah di Sumatera
KPK Geledah Kantor Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar