NasDem Usul Parliamentary Threshold 7 Persen, Berlaku Naik Setiap Pemilu

Kanama
Sabtu, 19 September 2026 07:26:08

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Partai NasDem kembali menegaskan sikapnya mengenai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT). Partai tersebut menginginkan persentase ambang batas parlemen dapat meningkat pada setiap pelaksanaan Pemilu.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan kenaikan ambang batas parlemen perlu menjadi bagian dari desain sistem kepemiluan ke depan.

"Sebaiknya harus ada kenaikan PT (parliamentary threshold) dalam setiap pemilu," kata Hermawi kepada wartawan, Sabtu (19/09/2026).

Baca: Partai Buruh Tolak Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Usul 1 Persen

Hermawi menegaskan NasDem hingga kini masih mempertahankan usulan ambang batas parlemen sebesar 7 persen. Angka tersebut disebut bukan merupakan sikap baru, melainkan posisi yang telah disampaikan partainya dalam pembahasan kepemiluan sebelumnya.

"Tawaran NasDem konsisten seperti pemilu-pemilu sebelumnya 7 persen," ucapnya.

Baca: Golkar dan PKS Dorong Parliamentary Threshold 5 Persen, NasDem Bertahan di 7 Persen

Meski memiliki usulan 7 persen, NasDem menyatakan tidak menutup ruang dialog dengan partai politik lainnya. Hermawi mengatakan pembahasan mengenai besaran ambang batas parlemen masih dapat dilakukan untuk menemukan angka yang disepakati bersama.

"Dan NasDem siap berdiskusi dengan partai lain untuk mencapai sebuah angka kesepakatan, ya terbuka untuk berdiskusi dengan sesama partai untuk mencapai sebuah angka PT yang disepakati," kata Hermawi.

Wacana Ambang Batas 5 Persen

Baca: Telepon Istana Jadi Awal Suahasil Nazara Menjabat Menteri Keuangan

Pembahasan mengenai ambang batas parlemen mencuat setelah sejumlah ketua umum partai politik pendukung pemerintah bertemu dan membicarakan revisi Undang-Undang Pemilu.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono sebelumnya mengungkapkan adanya pembahasan mengenai parliamentary threshold dalam pertemuan tersebut. Gerindra disebut menyepakati angka 5 persen.

Baca: Cawapres Prabowo 2029 Mulai Dibahas, Sejumlah Nama Mulai Mencuat

"Satu hal yang sepertinya semua sepakat, tapi saya kira saya tidak bisa berbicara atas nama partai-partai lain. Gerindra sepakat soal PT 5%. Seperti kemarin Golkar dan PKS juga menyampaikan, saya kira itu yang kita sepakati," kata Sugiono.

Dengan demikian, terdapat perbedaan angka yang muncul dalam pembahasan ambang batas parlemen. Gerindra menyampaikan angka 5 persen, sedangkan NasDem masih mempertahankan usulan 7 persen.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari dinamika revisi UU Pemilu yang nantinya akan menentukan ketentuan ambang batas bagi partai politik dalam memperoleh kursi di DPR.

Baca: Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Hakim Resmi Bergabung

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda sebelumnya mengatakan kesepakatan para ketua umum partai politik terkait revisi UU Pemilu dapat menjadi salah satu acuan dalam pembahasan di Panja RUU Pemilu.

Rifqinizamy juga menyatakan bahwa persoalan ambang batas parlemen berkaitan dengan dasar dan formula penentuan persentasenya.

Baca: Empat Arahan Presiden PKS Saat Silaturahmi dengan Ribuan Kader di Pekanbaru

"Kami pastikan kalaupun nanti parliamentary threshold kami naikkan dari 4 persen menjadi 5 persen. Kami akan berikan argumentasi konstitusional, yuridis, dan formula yang bisa dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Di tengah berbagai usulan tersebut, NasDem memastikan pembahasan masih terbuka. Posisi partai saat ini tetap mengusulkan ambang batas parlemen 7 persen, namun bersedia berdialog dengan partai politik lain untuk mencari angka yang nantinya disepakati bersama. (SM)



Terkait
Perkuat Konsolidasi, Presiden PKS Sambangi Riau: Dari Temu Kader Hingga Nikmati Kue Talam Durian
Perkuat Konsolidasi, Presiden PKS Sambangi Riau: Dari Temu Kader Hingga Nikmati Kue Talam Durian
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Mint
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD P
Lainnya
Pelemahan Nilai Tukar Rupiah perlu Jalan Tengah
Pelemahan Nilai Tukar Rupiah perlu Jalan Tengah
Kematian Nakes Akibat Covid-19 di Indonesia Disebut Leb
Wako Firdaus Raih Penghargaan Golden Award di HPN 2019
Kades 'Nyabu' Di Ruang Kerja
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pendidikan
Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Wajib Patuhi Kebijakan PJJ di Tengah Kabut Asap
Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Wajib Patuhi Kebijakan PJJ di Tengah Kabut Asap
Zulhas Ungkap 3 Kunci Sukses kepada 3.005 Mahasiswa Bar
Skor TKA SMA-SMK 2026 Berubah, Kini Gunakan Rentang 200
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Kriminal
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Akt
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik