Bawaslu Usut KPU Lahat Soal Ratusan NIK Sama Dalam DPT

Alwira Fanzary
Sabtu, 9 Maret 2019 06:47:29
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Selatan telah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lahat terkait temuan ratusan nomor induk kependudukan (NIK) sama yang pada daftar pemilih tetap (DPT) di 2 tempat pemungutan suara (TPS).

Ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto mengatakan, inisiatif KPU Lahat mengisi NIK para DPT tersebut dengan sembarang menginput 16 digit angka merupakan pelanggaran administrasi. Input dilakukan KPU Lahat terhadap pemilih di lapas dengan alasan para narapidana tidak punya KTP atau kartu identitas lain.

"Saat ini kita sudah menginstruksikan Bawaslu Lahat untuk melakukan investigasi terkain penyusunan DPT di lapas. Investigasi dilakukan untuk mengetahui letak kesalahan tata administrasi yang dilakukan KPU Lahat," ujar dia, Jumat (8/3).

Setelah hasil investigasi keluar, seperti yang dilansir dari CNNIndonesia, Bawaslu akan mengeluarkan rekomendasi terkait hal-hal yang perlu diperbaiki oleh KPU Lahat. Beberapa rekomendasi yang mungkin diinstruksikan nanti yakni pencermatan ulang, perbaikan data pemilih untuk di TPS, serta mencoret pemilih yang belum terdaftar.

Baca: Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di Bimteknas DPP PKS se-Indonesia

"Bukan dengan membuat NIK baru agar dapat dimasukan dalam DPT. Masih ada waktu KPU Lahat memperbaiki data DPT," ujar dia.

"Rapat pleno untuk DPT perubahan di tingkat provinsi dilakukan pada 17 Maret 2019 nanti. Sebelum itu, bisa dilakukan perbaikan kembali terkait data mulai dari PPS hingga KPU Kabupaten," ujar dia.

Diketahui, ratusan NIK dengan kombinasi angka 1604100000000000 merupakan inisiatif Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lahat yang menginput data tersebut ke situs KPU.go.id.

Ketua KPU Lahat Nana Priyana mengatakan, TPS 040 dan 041 yang dipersoalkan tersebut terdapat di di Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat. Di 2 TPS tersebut, para DPT adalah narapidana yang mendekam di Lapas Klas II/A Lahat.

Baca: Kepemudaan PKS Riau Sukses Gelar Akademi Pemimpin Muda Indonesia (APMI) , Target Cetak Pemimpin Muda

Nana berujar, NIK para DPT yang sama tersebut dikarenakan para napi tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau dokumen identitas lain ketika didata oleh KPU. Karena minimnya kelengkapan identitas napi tersebut, KPU akhirnya berinisiatif dengan mengisikan 8 digit terangkhir dari 16 digit NIK dengan angka nol.

"Terpaksa dilakukan [NIK sama] agar datanya bisa diinput ke sistem. Kalau tidak diinput seperti itu, kita menghalang-halangi mereka mendapatkan hak mereka sebagai," ujar Nana. Kso



Terkait
Ketua PGI Jacky Manuputty Ungkap Alasan Absen Pelantikan Wantimpres
Ketua PGI Jacky Manuputty Ungkap Alasan Absen Pelantikan Wantimpres
NasDem Usul Parliamentary Threshold 7 Persen, Berlaku N
Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Ha
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Lainnya
Netanyahu Klaim Rezim Mojtaba Khamenei di Iran di Ambang Kehancuran
Netanyahu Klaim Rezim Mojtaba Khamenei di Iran di Ambang Kehancuran
Sriwijaya Air Diduga Hilang Kontak 4 Menit Setelah Lepa
180 Kamar Rusunawa Rejosari Disiapkan Pemko Karantina T
Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150  New Coler Sudah Dapat Di
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Karmila Sari Dorong Guru, Dosen dan Mahasiswa Perkuat B
STIE Bangkinang Gelar Gladi Bersih Jelang Dies Natalis
Politik
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran, Singgung Tahapan Pemilu 2024
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran, Singgung Tahapan Pemilu 2024
Desakan Indonesia Keluar dari BoP Dinilai Perlu Dicerma
Bawaslu Ingatkan Larangan Libatkan Anak dalam Kampanye
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik