Lima Kertas Suara di Pileg 2019 Masih Buat Bingung Warga Pidie

Amar
Selasa, 5 Februari 2019 14:29:13

PIDIE, KANALSUMATERA.com - Pemilihan umum serentak tinggal 72 hari lagi. Pemilihan Presiden dan wakil presiden, DPD RI, DPR RI, DPR Aceh dan DPR Kabupaten, dipilih secara serentak pada 17 April mendatang. Akan tetapi masih begitu banyak masyarakat belum paham dan bingung terhadap tata cara pencoblosan.

Menanggapi hal itu calon anggota DPR RI Desi Fitriani, S.Sos memberi sosialisasi tentang tata cara pencoblosan dan pengenalan warna kertas suara kepada masyarakat di Desa Ceurih Cot Kecamatan Delima Kabupaten Pidie, Senin (4/2/2019). Ikut hadir Caleg anggota DPRK Pidie dari Partai Partai Daerah Aceh (PDA) Rauna Mahfud, S.Sos.

Dari sosialisasi di empat kabupaten, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Pidie Jaya dan Pidie. Sebagian masyarakat Gampong mengaku merasa bingung tentang cara mencoblos, lantaran kertas suara tidak dicantumkan foto, hanya nama dan nomor urut.

"Kebanyakan masyarakat lanjut usia dan ibu-ibu yang saya datanggi, mereka masih bingung untuk mencoblos . Bahkan sebagian orang tua mengaku mereka tidak bisa melihat jelas nama dan nomor caleg di kertas suara," kata Desi.

Baca: Pemilu 2029 Prabowo Punya Banyak Pilihan Cawapres, Ada Opsi Gerindra hingga Non Partai

Selain itu,masih ada masyarakat yang tidak bisa membaca.

"Kami bingung nanti waktu mau mencoblos itu, karena kami yang sudah tua ini sudah tidak bisa jelas melihat, enggak tahu yang mana orang yang ingin kami pilih," ujar Desi mengulang pernyataan seorang warga setempat saat sosialisasi berlangsung.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan kebingungannya terhadap berbagai kertas suara. Mereka takut salah ketika ingin memilih seorang calon anggota DPR RI, tetapi mereka mencarinya di kertas suara untuk DPD RI, DPR Aceh, DPR Kabupaten atau Presiden.

"Jangan nanti ibu cari nama Desi misalnya di kertas suara warna hijau, tidak ada nama Desi di situ, karena itu kertas suara untuk calon anggota DPRK. Desi kertas suaranya warna kuning. Sedangkan presiden warna abu-abu, DPR Aceh warna biru, dan DPD RI warna merah, itu yang perlu ibu-ibu dan nenek-nenek di sini ingat," jelas Desi.

Baca: Silaturahmi dengan Kader di Riau, Presiden PKS Minta Kader harus 'Zero Case' dan Jalankan K2P2

Meski mengalami kendala seperti itu, Desi berharap masyarakat semuanya tetap memilih dan datang ke TPS pada hari pemungutan suara. "Jangan sampai masyarakat melewatkan kesempatan untuk menyalurkan hak demokrasi, satu suara menentukan nasib bangsa dan kesejahteraan masyarakat Aceh", tegas Desi jurnalis senior non aktif itu .

Dia berharap semua memberi hak suara, karena ini sangat penting untuk caleg, untuk bangsa, untuk kesejateraan Aceh.

Selain itu dalam sosialisasinya Desi berharap, di tahun ini ada anggota DPR RI perempuan Aceh yang menembus Senayan. karena lebih dari 10 tahun terakhir tidak ada caleg perempuan Aceh yang tampil ke Senayan . Dari 13 kursi DPR RI tidak ada satupun kursi untuk perempuan Aceh.ajn/ks



Terkait
Sidang Tahunan MPR 14 Agustus Dipastikan Khidmat, DPR Tegaskan Tak Ada Lagu untuk Joget
Sidang Tahunan MPR 14 Agustus Dipastikan Khidmat, DPR Tegaskan Tak Ada Lagu untuk Joget
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan PN
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri D
Lainnya
PWI Kampar Gandeng Anggota DPR RI Laksanakan Pelatihan Jurnalistik
PWI Kampar Gandeng Anggota DPR RI Laksanakan Pelatihan Jurnalistik
Puluhan Ribu Benih Ikan Baung Ditabur di Danau Naga Sak
Ibu Angkat Presiden Jokowi Meninggal Dunia di Bener Mer
Terjerat Kasus Pencabulan, Pemuda Palembang Imingi Rp 1
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pendidikan
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP
Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasisw
Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Wajib Patuhi Kebijaka