Perangi Narkoba, PPP Dukung Pemkab Kampar Gandeng Lembaga PBB

Mawardi Tombang
Selasa, 8 Desember 2020 06:24:14

KANALSUMATERA.com - Bangkinang - Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto menyatakan dirinya selaku Bupati Kampar sangat serius memandang maraknya persoalan penyebaran narkoba di Kampar. Untuk itu dirinya akan melakukan apa saja terbaik untuk mencegah narkoba itu berkembang.

"Kita sadar menghapus narkoba itu tentu sulit, namun kita tidak akan putus asa. Makanya kita akan mulai dari pencegahan, pengobatan hingga pemberatantasan," ujar Catur dalam perbincangan sore dengan pengurus dan Fraksi PPP DPRD Kampar di ruang kerjanya di Bangkinang (7-12-2020).

Di hadapan Plt. Ketua DPC PPP Kampar Limasnur SH, Ketua Fraksi PPP DPRD Kampar Mohamad Ansar SAg, wakil ketua PPP Habiburrahman, Catur menjelaskan, dirinya selalu prihatin cepatnya penyebaran narkoba ini bahkan sudah sampai ke tingkat siswa SD, maka pencegahan menjadi hal yang wajib. Untuk itu dirinya berencana akan membangun infrastruktur sosial dalam bidang narkoba. Salah-satunya dengan menyiapkan tenaga penyuluh di setiap desa, karena selama ini sudah ada penyuluh pertanian, penyuluh NKB, penyuluh lainnya. "Saatnya Kampar juga memiliki penyuluh narkoba. Bahkan saya sepakat bahwa kita harus bekerja sama dengan beberapa pihak lain untuk ini" ujarnya.

Direncanakan Kampar akan menandatangani MoU G to G (Government to Government) dengan Colombo plan dan UNODC yang merupakan perwakilan PBB untuk narkoba. Untuk itu Catur meminta semua pihak mendukung rencana ini karena ini sangat penting dalam membangun karakter daerah ke depan.

Baca: Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan

Ketua Fraksi PPP DPRD Kampar Muhammad Ansar S.Ag menyatakan, pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah Kampar untuk penanganan narkoba ini. Terutama dengan pembangunan infrastruktur sosial ini.

"Kami yakin ini akan sangat membantu dalam mengurangi penggunaan narkoba, Karena ini juga sudah diamanatkan dalam undang-undang" ujarnya.
Dijelaskan Ansar secara aturan negara ini sudah sangat serius dalam mengatasi narkoba. Dengan adanya Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, lalu diikuti oleh Permendagri nomof 12 tahun 2019. Dilanjutkan dengan Perpres nomor 2 tahun 2020, dan terakhir Perda nomor 7 tahun 2018.

"Apalagi Kampar merupakan satu-satunya kabupaten yang mempunyai Perda khusus penanganan narkoba di Indonesia, ini bisa menjadi contoh pelaksanaannya bagi daerah lain " ujarnya.

Rencana kerjasama dengan pihak PBB juga akan menjadi langkah maju bagi kabupaten Kampar, apalagi Colombo plan, dan UNODC ( United nation on drugs and crime) merupakan Organisasi internasional yg mempunyai tugas untuk melawan berbagai macam bentuk permasalahan narkoba dan kejahatan internasional. "Ini sudah langkah yang sangat tepat dan kami siap mendukung ini "ujarnya.

Baca: Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak

Hal senada juga disampaikan Plt Ketua DPC PPP Kampar Limasnur S.Sos.I, ditegaskannya, baik atas nama kepartaian atau atas nama Fraksi, pihaknya akan memberikan dukungan pada usaha penanganan bahaya narkoba. Karena PPP sendiri saat ini sangat konsen dalam usaha pencegahan narkoba ini. "Bahkan dalam muktamar yang akan dilaksanakan di Makassar dalam bulan ini kami merencanakan akan menyampaikan usulan isu narkoba menjadi isu nasional program PPP ,dan kita akan memulai dari Kampar " ujarnya.

Bahkan DPC PPP Kampar menurut Limasnur sudah membentuk lembaga Narkoba Centre PPP Kampar (NC-PPP Kampar), yang dibentuk melalui SK partai, yang memang akan bergerak dalam bidang pencegahan penyebaran narkoba. "Masalah narkoba ini bukan hanya keprihatinan pemerintah namun keprihatinan bersama, termasuk PPP. " ujarnya. rls



Terkait
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Pe
PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Silaturahmi dengan Kader
Lainnya
Rektor UIN Suska: UAS Itu Aset Berharga Kampus Kita, Tak Mungkin Dipecat
Rektor UIN Suska: UAS Itu Aset Berharga Kampus Kita, Tak Mungkin Dipecat
Polri Turun ke Daerah Petakan Dukungan Capres?
4 Karung Blanko KTP-El Tercecer di Lahan Kosong
Ini Penjelasan Nutrisionis Pentingnya Sarapan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Ji
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I