Rencana Koalisi Nasdem-Golkar, Politisi PDI P: Takut Ketinggalan Kereta

Mawardi Tombang
Jumat, 5 Maret 2021 01:29:23

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Penjajakan koalisi Nasdem-Golkar jelang Pilpres 2024 mendapat sorotan dari banyak pihak. Termasuk dari partai pemenang Pemilu 2019, PDI Perjuangan.

Seperti dari politikus PDIP Hendrawan Supratikno yang mengatakan bahwa NasDem berupaya menjajaki koalisi sejak dini lantaran takut ketinggalan kereta. "Psikologi partai yang lebih kecillah ya, itu kan khawatir ketinggalan kereta," kata Hendrawan saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Kamis (4/3/2021).

Hendrawan mengamati partai-partai yang sudah mulai siap-siap menghadapi Pilpres 2024 merupakan partai menengah. Menurutnya, di DPR terdapat tiga partai yang dianggap masuk dalam kategori kelas besar, yakni PDIP, Gerindra, dan Golkar. Sementara. Kelas menengah ada lima partai yaitu, PKB, Demokrat, PKS, NasDem, dan PAN. Sedangkan partai kecil menurutnya ada satu, yakni PPP.

"Mungkin dia melihat, waduh PDIP kok mesra dengan Gerindra? Berarti tinggal hanya tersisa Golkar," tandasnya.

Baca: Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicabut Hakim

Menurut sumber di internal kedua partai, NasDem ingin mengusung calon presiden hasil konvensi yang digelar 2022 mendatang. Posisi calon wakil presiden akan diberikan kepada Golkar. ***



Terkait
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar:
Empat Arahan Presiden PKS Saat Silaturahmi dengan Ribua
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke FraksiĀ 
Lainnya
Apple Hadirkan Dua MacBook Baru, Layar Sentuh dan Chip M6 Jadi Sorotan
Apple Hadirkan Dua MacBook Baru, Layar Sentuh dan Chip M6 Jadi Sorotan
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Unila Teken MoU dengan Dua Universitas dari Krosia
Abdimas Sidak Kantor Kelurahan untuk Pastikan Pelayanan
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Politik
PKS Soroti Penurunan Foto Gibran di DPRD DIY, Mardani Minta Proses Politik Sesuai Aturan
PKS Soroti Penurunan Foto Gibran di DPRD DIY, Mardani Minta Proses Politik Sesuai Aturan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta P
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Hukum
dr Tifa Soroti Transkrip Nilai Jokowi, Pertanyakan Riwayat Kuliah Semester 7 hingga 10 di UGM
dr Tifa Soroti Transkrip Nilai Jokowi, Pertanyakan Riwayat Kuliah Semester 7 hingga 10 di UGM
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Maf
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat