Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik

Kanama
Jumat, 16 Oktober 2026 17:35:54

KANALSUMATERA.com - SOLO – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali menanggapi polemik ijazah yang menyeret namanya dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Jokowi menilai persoalan tersebut berkaitan dengan operasi politik dan menyebut adanya pihak yang menunggangi isu hingga menjadi perhatian luas masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat ditemui di kediamannya di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Jumat (16/10/2026).

Jokowi mengatakan bahwa dugaan adanya operasi politik di balik polemik ijazah tersebut sebenarnya telah ia sampaikan sejak awal. Menurutnya, keterlibatan pihak lain membuat persoalan itu semakin ramai diperbincangkan.

Baca: PSI Bela Gibran di Tengah Gugatan MK, Pertanyakan Kapan Perkara Ijazah Selesai

"Iya kan sudah saya sampaikan sejak awal, ini ada operasi politik, kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi. Jadi menjadi ramai sekali," kata Jokowi dilansir detikJateng, Jumat (16/10/2026).

Meski isu tersebut terus berkembang, Jokowi mengaku tidak terlalu mempermasalahkannya. Ia menilai situasi yang terjadi merupakan bagian dari dinamika yang dihadapinya.

Baca: Hakim MK Singgung Munkar-Nakir Saat Hasyim Asy’ari Bersaksi di Sidang Ijazah Gibran

"Tapi ya buat saya biasa aja," imbuhnya.

Jokowi Singgung Dugaan Penurunan Reputasi Politik

Jokowi juga menanggapi kemungkinan polemik ijazah dirinya dan Gibran mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan lain yang tengah berkembang di tingkat nasional.

Baca: Komisi III DPR Sepakati Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Berlanjut ke Paripurna

Ia tidak menutup kemungkinan isu tersebut dimanfaatkan untuk memengaruhi pandangan publik terhadap tokoh politik tertentu. Namun, pernyataan itu merupakan penilaian Jokowi mengenai polemik yang sedang berlangsung.

"Bisa saja seperti itu, bisa saja, memang sekalian lagi operasi politik untuk men-downgrade reputasi politik seseorang," ujarnya.

Baca: PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Survei Sangat Dinamis

Ketika ditanya apakah dugaan operasi politik tersebut ditujukan kepada dirinya atau Gibran, Jokowi menyebut keduanya berpotensi menjadi sasaran.

"Ya dua-duanya bisa (Jokowi dan Gibran)," pungkasnya.

Polemik Ijazah Jokowi dan Gibran Kembali Menjadi Sorotan

Baca: Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar

Polemik dokumen pendidikan Jokowi dan Gibran kembali menjadi perhatian publik di tengah berkembangnya perdebatan mengenai persyaratan pendidikan Wakil Presiden.

Isu tersebut juga berkaitan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam perkara yang menyangkut perselisihan hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024. Perkembangan perkara itu turut memunculkan pembahasan mengenai dokumen pendidikan yang digunakan Gibran saat pencalonan.

Baca: Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan

Jokowi sebelumnya menyampaikan pandangannya mengenai jenjang pendidikan Gibran dan perbedaan sistem pendidikan di sejumlah negara. Sementara itu, polemik mengenai dokumen pendidikan keduanya terus menjadi bahan perdebatan di ruang publik.

Pernyataan Jokowi mengenai dugaan operasi politik menjadi bagian terbaru dari responsnya terhadap persoalan tersebut. Meski demikian, dugaan adanya operasi politik sebagaimana disampaikan Jokowi perlu dipahami sebagai pernyataannya dan bukan sebagai fakta yang telah terbukti secara independen.

Perkembangan selanjutnya masih menjadi perhatian masyarakat, terutama terkait proses hukum, respons pihak-pihak terkait, dan penjelasan resmi dari lembaga yang memiliki kewenangan. (SM)



Terkait
Amal Fathullah Minta Komisioner KI dan KPID Riau Perkuat Komunikasi dan Utamakan Kepentingan Publik
Amal Fathullah Minta Komisioner KI dan KPID Riau Perkuat Komunikasi dan Utamakan Kepentingan Publik
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri D
Lainnya
KADAR : Syamsuar Berhak Angkat Orang Dekat Sebagai Pejabat
KADAR : Syamsuar Berhak Angkat Orang Dekat Sebagai Pejabat
Jalan Tanjung Rukam yang Amblas Segera Diperbaiki
Sulaiman Mengaku Nekat Simpan Ganja Ratusan Kilogram ka
307 Personel Polri Disiapkan Kawal MBS Anak Raja Salman
Nasional
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung