Cawapres Prabowo 2029 Mulai Dibahas, Sejumlah Nama Mulai Mencuat

Kanama
Minggu, 13 September 2026 16:01:06

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Peta politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai menjadi perhatian. Presiden Prabowo Subianto dinilai memiliki sejumlah opsi untuk menentukan sosok yang akan mendampinginya jika kembali maju dalam kontestasi lima tahunan tersebut. Minggu (13/09/2026).

Pengamat politik sekaligus Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio atau Hensat, melihat setidaknya ada dua jalur yang dapat dipertimbangkan Prabowo dalam memilih calon wakil presiden.

Opsi pertama adalah memilih kader Partai Gerindra. Sementara pilihan lainnya ialah menggandeng tokoh nonpartai yang dinilai memiliki loyalitas serta tidak terlalu dibebani ambisi politik pribadi.

Baca: Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di Bimteknas DPP PKS se-Indonesia

"Menurut saya dia mungkin akan memilih tokoh dari partainya sendiri, Gerindra atau tokoh nonpartai yang tidak memiliki ambisi politik besar sehingga bisa fokus bekerja," kata Hensa.

Dalam skenario tokoh nonpartai, sejumlah nama mulai mencuat. Di antaranya Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Baca: Pemkab Bogor Petakan Sekolah Prioritas untuk Perbaikan Fasilitas Pendidikan

Nama Listyo Sigit menjadi salah satu figur yang dinilai menarik untuk diperhitungkan. Hensat bahkan mengaitkan posisi Listyo yang masih dipercaya sebagai Kapolri dengan kemungkinan adanya pertimbangan jangka panjang.

"Kapolri bisa saja diambil jadi calon pendamping Prabowo dan ini bisa jadi alasan kuat mengapa Listyo Sigit tidak tergantikan sebagai Kapolri saat ini. Sementara kalau Seskab Teddy kan jelas dia loyalis dan dia cukup mengerti Prabowo saat ini, dan Amran merupakan salah satu menteri yang kalau dilihat, sering mendapat pujian dari Prabowo," ujarnya.

Selain Listyo dan Teddy, Amran Sulaiman menjadi nama yang menarik perhatian karena memiliki rekam kerja sebagai Menteri Pertanian serta disebut kerap memperoleh apresiasi dari Presiden Prabowo.

Baca: Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar

Gerindra Punya Sejumlah Kandidat

Di luar figur nonpartai, Hensat menilai Prabowo juga mempunyai sejumlah pilihan dari internal Gerindra.

Baca: Gerindra Bantah Gus Kikin-Miftahul Achyar Jadi Paket Istana untuk Pimpin PBNU

Pilihan kader partai sendiri dinilai memiliki keuntungan strategis karena dapat membantu menjaga efek elektoral pemerintahan Prabowo tetap mengalir kepada Gerindra hingga Pemilu 2034.

"Kenapa saya sebut Gerindra? Karena Prabowo saya yakin akan membesarkan Gerindra untuk bertarung lebih jauh di 2034. Kalau sampai dia pilih tokoh dari partai lain, dia artinya membesarkan partai lain," kata Hensa.

Beberapa nama internal Gerindra yang disebut antara lain Menteri Luar Negeri sekaligus Sekjen Gerindra Sugiono, Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono, dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Baca: Perkuat Konsolidasi, Presiden PKS Sambangi Riau: Dari Temu Kader Hingga Nikmati Kue Talam Durian

Hensat juga menyebut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebagai salah satu figur yang berpotensi dipertimbangkan. Basis dukungan politik Dedi menjadi salah satu modal yang membuat namanya masuk dalam pembahasan bursa tersebut.

"Tokohnya kalau di Gerindra ada Menteri Luar Negeri Sugiono yang kini juga jadi Sekjen Gerindra, Sudaryono yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, ada Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan juga bisa saja memilih Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang basis masanya juga tak bisa dibilang kecil," ucapnya.

Baca: Amal Fathullah Minta Komisioner KI dan KPID Riau Perkuat Komunikasi dan Utamakan Kepentingan Publik

Pilihan Cawapres Berkaitan dengan 2034

Menurut Hensat, keputusan Prabowo dalam menentukan calon wakil presiden pada 2029 bukan hanya berkaitan dengan kontestasi lima tahun mendatang.

Pilihan tersebut juga berpotensi memengaruhi konfigurasi kekuatan politik Gerindra menuju Pemilu 2034. Karena itu, Prabowo dinilai perlu mempertimbangkan sosok yang dapat menjaga kesinambungan pemerintahan sekaligus tidak menimbulkan persoalan politik baru.

Baca: PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC: Perkuat Solidaritas dan Sinergi Struktur

"Intinya, saya yakin kalau Pak Prabowo tidak akan membiarkan dirinya membesarkan partai lain selain Gerindra, karena jika memilih dari partai lain sama saja dia membesarkan partai orang lain yang nanti jika terpilih dan sedang menjabat sudah bisa jadi oposisi sebelum periode pemerintahan selesai," katanya.

Dengan demikian, bursa cawapres Prabowo untuk Pilpres 2029 masih sangat terbuka. Nama Gibran Rakabuming Raka tidak masuk dalam daftar figur yang disebut Hensat dalam skenario tersebut, sementara sejumlah nama dari Gerindra maupun tokoh nonpartai mulai menjadi bahan perhitungan politik. (SM)



Terkait
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng Insan Pers dan Mubalig Kampar
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng Insan Pers dan Mubalig Kampar
Jelang Ramadhan, Anggota DPR Hendry Munief Silaturahmi
Pj Sekda Kampar Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan PN
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri D
Lainnya
Antusias Masyarakat Pekanbaru Terhadap Vaksinasi Covid-19 Tinggi
Antusias Masyarakat Pekanbaru Terhadap Vaksinasi Covid-19 Tinggi
Tersinggung Kiriman Stiker WA, Dua Pemuda di Batam Tika
Nilai Ekspor Lampung Turun 7,32 Persen
Peras Kepsek, Tiga Oknum Wartawan Diciduk Polisi
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Karmila Sari Dorong Guru, Dosen dan Mahasiswa Perkuat B
STIE Bangkinang Gelar Gladi Bersih Jelang Dies Natalis
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I