Dede Yusuf Pertanyakan Urgensi Daerah Istimewa, Ini Jawaban Anggota DPRD Riau

Mawardi Tombang
Jumat, 15 Agustus 2025 14:05:57

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Statemen anggota DPR RI Dede Yusuf mempertanyakan urgensi Daerah Istimewa bagi Riau mendapatkan respon dari anggota DPRD Riau.

Seperti H. Abdullah dari Fraksi PKS yang menyebut pernyataan ini pertanda Dede Yusuf belum memahami bagaimana kontribusi Riau baik saat kemerdekaan maupun setelah kemerdekaan.

"Permintaan Daerah Istimewa ini sangat beralasan bagi Riau. Bagaimana kontribusi Riau untuk NKRI selama ini tidak pernah kita persoalkan. Namun, kontribusi ini tak seimbang dengan apa yang Riau dapat selama ini" kata Abdullah saat dihubungi pada Jumat (15/8/2025) pagi.

Saat kemerdekaan, ada dua sumbangan Riau terbesar yaitu menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa daerah di Riau sebagai bahasa pemersatu, hingga sumbangan kerajaan Siak Sri Indrapura hingga 13 juta gulden atau Rp. 1.074 Trilliun saat itu.

"Sumbangan uang ini terbesar dari semua kerajaan atau daerah. Itu angka luar biasa dan fantastik. Apalagi penggunaan bahasa Melayu. Ini tidak bisa nafikan peran Riau saat kemerdekaan" tegasnya.

Baca: Usai Putusan MK, Gibran Dihadapkan pada Opsi Mundur atau Mekanisme Pemberhentian

Setelah kemerdekaan katanya, Riau menyumbang devisa terbesar dari sektor migas. Dan semenjak tahun 2000, Riau juga menyumbang minyak kelapa sawit terbesar dari daerah lainnya.

"Namun apa yang Riau dapatkan selama ini? Jalan rusak tertinggi secara nasional. Tingkat kesejahteraan penduduk yang masih rendah. Masih ada daerah yang belum dapat sinyal. Ini menjadi motivasi seluruh komponen masyarakat Riau mengungkit kontribusi Riau sejak kemerdekaan." tambah Abdullah lagi.

Maka dia menilai, pernyataan Dede Yusuf ini tidak faham history, kontribusi, dan potensi Riau ke depannya. Dia mengaku bahwa pemda se-Riau terus menggoda Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun tak semudah itu karena terhambat birokrasi dan administrasi.

"Usulan Daerah Istimewa ini bagian dari daya tawar dan permintaan masyarakat Riau ke pemerintah pusat. Permintaan ini seperti seorang anak yang meminta kepada orang tuanya. Ini wajar dan logis. Ketika permintaan ini terealisasi tentu beserta dengan hal-hal yang seharusnya selama ini kita dapatkan." tutup Abdullah.



Terkait
Hakim MK Singgung Munkar-Nakir Saat Hasyim Asy’ari Bersaksi di Sidang Ijazah Gibran
Hakim MK Singgung Munkar-Nakir Saat Hasyim Asy’ari Bersaksi di Sidang Ijazah Gibran
PDIP Soroti 7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo, Minta Per
Telepon Istana Jadi Awal Suahasil Nazara Menjabat Mente
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden
Lainnya
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Launching logo dan Jalan Sehat Hari Jadi Pekanbaru Bert
Bulan Sabit Merah Malaysia Kunjungi PMI Tanah Datar, Te
Magribi Pelaku Pencoblos 20 Surat Suara Divonis PN Bang
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hukum
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI T
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di