Mengenal Ahmad Tarmizi, Anak Milenial Yang Pimpin DPW PKS Riau dan Termuda se-Indonesia

Mawardi Tombang
Senin, 11 Januari 2021 10:48:43

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Riau telah menyelesaikan suksesi kepengurusannya di tingkat wilayah pada akhir Desember 2020 yang lalu. Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Riau yang sebelumnya dijabat H. Hendry Munief, MBA kini digantikan oleh Ahmad Tarmizi, Lc, MA.

Ahmad Tarmizi lahir di Pekanbaru pada 6 April 1982. Di usia yang masih tergolong milenial (38 tahun), dinobatkan sebagai Ketua DPW PKS termuda se-Indonesia. Ia lahir dari pasangan Mohammad Roem (Alm) dan Asnida, keduanya berasal dari Muara Rumbai, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Sejak kecil ia tumbuh di lingkungan yang islami. Selain di rumah, orang tuanya memilih mendidiknya melalui sekolah yang memiliki basic agama. Saat Sekolah Dasar (SD), dirinya tercatat sebagai siswa di Madrasah Ibtida’yah (MI) Al-Fattah Pekanbaru. Setelah tamat dari MI pada tahun 1994, Ahmad Tarmizi merantau menuntut ilmu di Pesantren Wali Songo, Ngabar-Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Pesantren yang telah menghasilkan banyak lulusan ternama seperti Wakil Ketua MPR RI, Dr. Hidayat Nur Wahid dan Duta Besar Republik Indonesia di Republik Arab Mesir, Abdurrahman Mohammad Fachir. Di Pesantren ini, Ahmad Tarmizi muda menyelesaikan jenjang Sekolah Menengah Pertama (MTs-red) dan Sekolah Menengah Atas (Aliyah-red) sejak tahun 1991 hingga tahun 2000. Di sini pula ia mulai mengasah jiwa organisasinya, Ahmad Tarmizi aktif sebagai pengurus Pelajar Islam Indonesia (PII) Ngabar-Ponorogo. Dan tercatat pernah menjabat Ketua Bidang Pembinaan Masyarakat Pelajar (PMP) PII.

Setelah tamat dari Pesantren Wali Songo, ia memperoleh beasiswa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi di Universitas tertua kedua di dunia Al-Azhar Kairo Mesir yang dibentuk pada tahun 972 M, setelah Universitas University of Al-Karaouine di Maroko (sejak tahun 859 Masehi). Bersama 90 orang putra putri terbaik Indonesia yang mendapatkan beasiswa langsung dari Universitas Al-Azhar. Ahmad Tarmizi terbang ke "Negeri Piramida". Selama empat tahun menyelesaikan pendidikan S1 nya di Fakultas Ushuludin Jurusan Hadits, ia tetap aktif mengikuti organisasi bersama Pelajar Islam Indonesia (PII) Perwakilan Mesir.

Baca: Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo

Selama aktif di PII Mesir, Ahmad Tarmizi yang merupakan junior Ustadz Abdul Somad ini (beda dua tahun masuk Al-Azhar) pernah diamanahkan menjadi Ketua Bidang Internal PII Mesir dari tahun 2002 hingga 2004. Ia juga aktif sebagai pengurus di Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Mesir (PPMI) dan pernah menjabat sebagai Sekretaris Jendral. Selain itu, Ahmad Tarmizi juga memiliki pekerjaan sebagai Direktur Lembaga Bimbingan Belajar Asy-Syathibi Center di Kairo, Mesir pada tahun 2006 hingga 2009. Sehingga, berbekal pengalaman organisasi dan pekerjaanya tersebut, ia memiliki relasi yang cukup luas dengan para tokoh, mahasiswa dan masyarakat yang ada di Mesir maupun Indonesia.

Seusai lulus dari Al-Azhar Mesir, Ahmad Tarmizi kembali ke Indonesia dan mengabdikan diri sebagai guru di sekolah dan mubaligh. Selama di Indonesia inilah dirinya banyak berinteraksi dengan kader-kader PKS. Kemudian, tidak lama setelah itu, untuk mempertajam khazanah keilmuannya, dengan tekad yang bulat, ia kembali terbang ke Mesir melanjutkan pendidikan Pasca Sarjana (S2) di kampus yang sama. Walau berada di Mesir, ternyata ia tetap bisa bertemu dan berinteraksi dengan kader PKS yang ada di sana, bahkan aktif menjadi pengurus partai PKS perwakilan Mesir. Puncaknya ketika dirinya diamanahkan menjadi Ketua Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS Mesir periode 2010-2015. Selama menjabat ketua PIP PKS Mesir, banyak peran aktif dan kegiatan yang ia lakukan untuk membantu Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Mesir, mulai dari sinergi dengan Kedutaan Republik Indonesia (KBRI), wadah sharing informasi, edukasi pendidikan, hingga layanan bantuan.

Ahmad Tarmizi menceritakan, salah satu contoh pelayanan yang dilakukannya bersama pengurus PIP PKS Mesir yaitu ketika terjadi revolusi Mesir pada tahun 2011 silam, ia dan pengurus memilih menjalankan fungsi pelayanan dengan membantu semaksimal mungkin proses evakuasi WNI yang ada di Mesir. Hal tersebut mereka lakukan sesuai dengan intruksi pimpinan PKS yang ada di Indonesia sebagai mitra koalisi pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Di mana saat itu SBY telah menggulirkan program evakuasi WNI, program ini dikoordinir oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo dan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) di Mesir, karena khawatir atas keselamatan WNI.

“Pelayanan yang kami berikan berupa memberikan informasi tentang evakuasi WNI, mengangkat barang (koper) di bandara, antar jemput WNI dari rumah - kantor konsuler KBRI hingga ke bandara, pengurusan visa di imigrasi Mesir dan mendata WNI yang membutuhkan bantuan,” ungkapnya mengisahkan.

Baca: Silaturahmi dengan Kader di Riau, Presiden PKS Minta Kader harus 'Zero Case' dan Jalankan K2P2

Dikatakannya, selama menempuh kuliah dan aktif berorganisasi, banyak pelajaran dan hikmah yang didapatnya, terutama dalam menyikapi berbagai persoalan. Di Mesir juga ia menggenapkan separuh agamanya dengan menikahi seorang gadis yang juga kuliah di kampus Al-Azhar. Dari pernikahannya dengan Salmah Lestari, Lc tersebut, saat ini mereka dikaruniai 2 anak.

Akhirnya pada tahun 2015 ia berhasil menyelesaikan pendidikan S2-nya. Kemudian, setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Tarmizi yang telah menyandang gelar Lc. MA tersebut memilih mengabdikan diri di jalur pendidikan sebagai dosen di salah satu Universitas di Riau. Ahmad Tarmizi juga aktif sebagai mubaligh memberikan ceramah agama di majelis-majelis taklim dan masjid.

Hingga, pada Musyawarah Wilayah (Muswil) PKS Riau dirinya masuk menjadi salah satu kandidat dari 9 calon pimpinan DPTW PKS Riau, pada akhirnya nama Ahmad Tarmizi terpilih menjadi Ketua DPW PKS Riau masa bakti 2020 – 2025.



Terkait
PKS Riau Launching “Riau Muda Bicara”, Wadah dan Ruang Anak Muda Sampaikan Gagasan
PKS Riau Launching “Riau Muda Bicara”, Wadah dan Ruang Anak Muda Sampaikan Gagasan
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Pe
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Anggota DPRD Riau Samsuri D
Lainnya
Remaja Masjid Nurul Falah Gelar Semarak Nuzul Qur'an Tingkat RW 02 Tobek Godang Pekanbaru
Remaja Masjid Nurul Falah Gelar Semarak Nuzul Qur'an Tingkat RW 02 Tobek Godang Pekanbaru
SMAN 7 Pekanbaru Hibahkan Buku Karya Tulis Siswa Ke Dis
Syahrul Aidi Berkeliling Kuansing, Serap Aspirasi Dari
Koalisi Kawal RUU Masyarakat Adat Kecewa pada Jokowi
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung