Pemkab Bogor Petakan Sekolah Prioritas untuk Perbaikan Fasilitas Pendidikan
KANALSUMATERA.com - BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai memetakan satuan pendidikan yang dinilai membutuhkan penanganan fasilitas secara prioritas. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di tengah luasnya wilayah serta banyaknya jumlah sekolah di Kabupaten Bogor. Rabu (07/10/2026).
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pemerintah daerah tidak dapat melakukan perbaikan seluruh sekolah secara bersamaan. Karena itu, intervensi diarahkan kepada sekolah yang memiliki kebutuhan fasilitas paling mendesak.
"Tentunya ini tidak bisa langsung semua. Kabupaten Bogor sangat luas dan sekolah pun sangat banyak. Kami melakukan intervensi kepada sekolah-sekolah yang memang benar-benar membutuhkan fasilitas penunjang," kata Bupati Rudy.
Baca: Baleg DPR Kaji Usulan Penambahan Kursi DPRD DKI, Aspirasi Warga Jadi Sorotan
Menurut Rudy, Pemkab Bogor telah menyiapkan anggaran untuk mendukung revitalisasi serta pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan. Penentuan sekolah penerima intervensi dilakukan secara bertahap agar anggaran yang tersedia dapat digunakan secara tepat sasaran.
Pemetaan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kualitas pendidikan sekaligus memastikan peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang lebih layak.
Baca: Komisi III DPR Sepakati Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Berlanjut ke Paripurna
Hal itu disampaikan Rudy saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam kunjungan ke sejumlah sekolah di Kabupaten Bogor.
Beberapa sekolah yang dikunjungi antara lain SD Negeri Cirimekar 02 dan SMAN 2 Cibinong di Kecamatan Cibinong serta Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 7 di Kecamatan Parung.
Rudy menegaskan Pemkab Bogor akan mengoptimalkan kebutuhan sekolah sekaligus mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Baca: Jelang Pleno PDPB Triwulan III 2026, Bawaslu Kampar Dorong Warga Perbarui Data Pemilih
"Kami maksimalkan apa yang dibutuhkan oleh sekolah-sekolah. Kami sangat mendukung program Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan sumber daya manusia," ujarnya.
Lingkungan Belajar Nyaman Jadi Perhatian
Baca: Golkar-PKS Bahas RUU Pemilu, Ambang Batas Parlemen 5 Persen Mengemuka
Pemkab Bogor menilai perbaikan fasilitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan. Lingkungan sekolah yang layak juga dinilai berpengaruh terhadap kenyamanan dan proses belajar peserta didik.
Ruang kelas yang memadai serta lingkungan sekolah yang mendukung diharapkan mampu meningkatkan konsentrasi dan semangat siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran.
"Anak-anak kita harus belajar di tempat yang nyaman. Ketika ruang kelasnya baik dan lingkungan sekolahnya mendukung, mereka bisa lebih fokus, lebih semangat belajar, dan tentu kita berharap prestasinya juga semakin meningkat," kata Rudy.
Baca: Pengisian Kursi DPRD Masa Transisi: Usulan Diisi Suara Terbanyak Caleg Berikutnya Menguat
Pemkab Bogor berharap koordinasi dengan pemerintah pusat dapat mempercepat proses revitalisasi sekolah. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar kebutuhan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Kabupaten Bogor dapat ditangani secara bertahap dan tepat sasaran.
Pemerintah daerah juga menempatkan peningkatan kualitas sarana pendidikan sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia yang lebih berkualitas. (SM)
