Syahrul Aidi Maazat Gelar Sarasehan Kebangsaan MPR RI 2026 di Kampar, Bahas Peran dan Fungsi MPR
KANALSUMATERA.com - KAMPAR – Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. H. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A., menggelar kegiatan Sarasehan Kebangsaan MPR RI Tahun 2026 di Kantor DPTD PKS Kabupaten Kampar. Sabtu (07/11/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Mengenal MPR RI: Memahami Peran, Fungsi, dan Kewenangan MPR RI sebagai Rumah Kebangsaan, Pengawal Konstitusi, dan Penjaga Kedaulatan Rakyat.”
Sarasehan ini menjadi wadah edukasi politik dan kebangsaan bagi masyarakat untuk memahami lebih jauh kedudukan, tugas, serta kewenangan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Baca: Golkar Bantah Isu Bahlil Terlibat Penyadapan Ilegal Prabowo, Sarmuji Minta Publik Tak Terprovokasi
Dalam kegiatan tersebut, Syahrul Aidi Maazat didampingi Sekretaris DPTD PKS Kabupaten Kampar, Wamdi, M.H., serta Bendahara DPTD PKS Kabupaten Kampar, Rudianto, S.E.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), hingga jajaran pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengurus Ranting (DPRa) PKS se-Kabupaten Kampar.
Baca: TOP dan JoinPKS Kampar, Syahrul Aidi Ajak Warga Bergabung dan Hadirkan Kebaikan untuk Indonesia
Dalam pemaparannya, Syahrul Aidi menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap peran MPR RI sebagai salah satu lembaga negara yang memiliki kedudukan dan kewenangan konstitusional.
Menurutnya, pemahaman mengenai konstitusi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara negara, tetapi juga perlu dimiliki masyarakat sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Masyarakat perlu memahami bagaimana negara ini dijalankan, termasuk peran dan kewenangan MPR RI. Pemahaman terhadap konstitusi menjadi salah satu bekal penting agar masyarakat mengetahui hak, kewajiban, serta kedudukannya sebagai warga negara,” ungkap Syahrul Aidi dalam materi sarasehan tersebut.
Baca: PDIP Soroti 7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo, Minta Pergantian Pejabat Jawab Harapan Publik
Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan harus terus diperkuat di tengah dinamika kehidupan masyarakat. Persatuan, semangat kebersamaan, serta penghormatan terhadap konstitusi merupakan fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kebangsaan bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita perlu menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan bersama-sama mengawal kehidupan berbangsa agar tetap berlandaskan konstitusi,” tambahnya.
Baca: PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung “Gelandangan Politik”
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kelembagaan MPR RI, tetapi juga mampu meneruskan pemahaman tentang wawasan kebangsaan kepada lingkungan keluarga dan masyarakat.
Kehadiran masyarakat bersama jajaran pengurus PKS dari tingkat daerah hingga ranting menunjukkan pentingnya membangun komunikasi dan pendidikan kebangsaan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.
Sarasehan Kebangsaan MPR RI Tahun 2026 tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran konstitusional, memperkuat nilai persatuan, serta menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kehidupan demokrasi di Indonesia. (SM)
