Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpres 2029

Kanama
Sabtu, 19 September 2026 15:11:46

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Ketua DPP PDI-P Ganjar Pranowo merespons wacana Partai Gerindra yang membuka peluang bekerja sama dengan PDI-P menghadapi Pilpres 2029. Ganjar meminta pembicaraan mengenai kontestasi politik tersebut tidak dilakukan terlalu dini.

Menurut Ganjar, masih banyak persoalan masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah. Karena itu, ia menilai fokus politik saat ini sebaiknya diarahkan pada penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.

"Pilpres masih jauh," ujar Ganjar kepada Kompas.com, Jumat (18/09/2026).

Baca: Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotrich Terancam Tersingkir dari Parlemen Israel

Ganjar kemudian mengingatkan Gerindra yang saat ini menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar lebih berkonsentrasi terhadap persoalan masyarakat.

"Mari kita sama-sama konsentrasi membereskan berbagai persoalan rakyat yang sungguh-sungguh perlu bantuan. Ada bencana, lapangan kerja, soal kekeringan, dan pangan," imbuhnya.

Baca: Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gibran Hanya 2 Persen

Pernyataan Ganjar tersebut muncul setelah Gerindra menyatakan terbuka terhadap kemungkinan kerja sama dengan berbagai kekuatan politik, termasuk PDI-P, untuk menghadapi agenda politik 2029.

Juru Bicara Gerindra Sugiat Santoso sebelumnya mengatakan partainya membuka ruang komunikasi dengan seluruh kekuatan politik. Menurutnya, kerja sama tersebut dapat dilakukan selama memiliki tujuan memperjuangkan kepentingan rakyat.

"Gerindra membuka pintu selebar-lebarnya kepada kekuatan politik mana pun dalam konteks 2029 untuk katakanlah bersama-sama, berjuang bersama terkait dengan memperjuangkan kepentingan rakyat," ujar Sugiat, Kamis (17/09/2026).

Baca: Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia

Sugiat juga menyebut kemungkinan kerja sama dengan PDI-P tidak tertutup, termasuk dalam konteks Pilpres 2029.

"Apakah nanti dalam konteks Pilpres dan lain sebagainya, Gerindra membuka peluang. Bahkan even dengan PDI-P sekali pun, kan," sambungnya.

Baca: Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Negara Tak Kenal Hari Libur

Meski membuka peluang kerja sama, Sugiat menegaskan Gerindra belum melakukan perhitungan politik secara khusus untuk menghadapi Pilpres 2029. Gerindra disebut masih berfokus mengawal pemerintahan Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Gerindra dan PDI-P berada pada posisi berbeda dalam Pilpres 2024. Gerindra menjadi partai utama pendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sedangkan PDI-P mengusung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Kini, kemungkinan terbukanya ruang kerja sama kedua partai kembali menjadi perhatian seiring pembicaraan mengenai konfigurasi politik menuju 2029.

Baca: PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung “Gelandangan Politik”

Namun, hingga saat ini belum terdapat keputusan mengenai bentuk koalisi, pasangan calon, maupun konfigurasi resmi PDI-P dan Gerindra untuk Pilpres 2029.

Respons Ganjar sekaligus menunjukkan bahwa pembicaraan mengenai koalisi politik 2029 belum menjadi agenda yang ingin ia prioritaskan. Ia justru menekankan sejumlah persoalan seperti bencana, lapangan kerja, kekeringan, dan pangan sebagai isu yang perlu mendapatkan perhatian lebih dahulu.

Baca: Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak

Di sisi lain, Gerindra juga menyatakan pembahasan mengenai Pemilu 2029 masih terlalu dini. Juru Bicara Gerindra Sugiat Santoso sebelumnya menegaskan partainya masih berkonsentrasi mengawal program pemerintahan yang sedang berjalan.

Dengan demikian, wacana kerja sama Gerindra dan PDI-P untuk Pilpres 2029 sejauh ini masih sebatas kemungkinan politik yang disampaikan elite partai. Belum ada keputusan resmi mengenai pasangan calon ataupun format koalisi kedua partai. (SM)



Terkait
Samsuri Daris Tegaskan Komitmen Pidato Plt Gubri pada  HUT Riau ke-69 Harus Dilaksanakan
Samsuri Daris Tegaskan Komitmen Pidato Plt Gubri pada  HUT Riau ke-69 Harus Dilaksanakan
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC
Wabup Bagus Santoso Apresiasi 25 Tahun Kiprah BAZNAS Be
Lainnya
Adam Syafaat: Insya Allah Tahun 2025 Mesjid Koto Ranah Kembali Peroleh Bantuan 225 Juta Rupiah
Adam Syafaat: Insya Allah Tahun 2025 Mesjid Koto Ranah Kembali Peroleh Bantuan 225 Juta Rupiah
Kondisi Memprihatinkan, Kades Pulau Rambai Minta Pemkab
Belum Lama Diresmikan Wako Pekanbaru, Pojok Baca Digita
Saat Kunjungan Presiden, Syahrul Aidi: Bukan Jalan Tol
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Kriminal
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Akt
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Politik
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpres 2029
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpres 2029
NasDem Usul Parliamentary Threshold 7 Persen, Berlaku N
Partai Buruh Tolak Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Usul
Nasional
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi PNS
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi PNS
Peringatan Keamanan Arab Saudi Meningkat, Begini Kondis
Syahrul Aidi Fasilitasi Kerjasama Pemprov Riau dengan J