Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar

Kanama
Rabu, 23 September 2026 18:24:34

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Partai Gerindra mencatat elektabilitas tertinggi dalam survei nasional terbaru Poltracking Indonesia. Dalam simulasi pilihan partai politik atau calon anggota DPR RI, Gerindra memperoleh angka 23,2 persen.

Posisi berikutnya ditempati PDI Perjuangan (PDIP) dengan elektabilitas 11,6 persen, sedangkan Partai Golkar berada di angka 10,4 persen.

Survei tersebut dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi. Poltracking menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.

Baca: PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai Publik Berhak Mendapat Kejelasan

Peneliti Poltracking Indonesia, Yoki Alvetro, menjelaskan pengukuran elektabilitas dilakukan melalui simulasi bilik suara. Responden ditanyakan partai politik atau calon legislatif DPR RI yang akan dipilih apabila pemilu digelar pada saat survei berlangsung.

"Kita langsung masuk ke jantung temuan kita, yaitu elektabilitas partai politik. Elektabilitas ini kita potret pada 14 sampai 20 Agustus dan gambarannya seperti ini. Ini menggunakan simulasi bilik suara," kata Yoki dalam konferensi pers virtual, Rabu (23/09/2026).

Baca: Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Demokrat, PKS, NasDem Masih Menunggu

Dalam simulasi tersebut, Gerindra berada di posisi pertama dengan elektabilitas 23,2 persen. Angka itu kemudian diikuti PDIP sebesar 11,6 persen dan Golkar 10,4 persen.

"Partai Gerindra dengan elektabilitas 23,2 persen, masih unggul dibanding partai-partai lainnya yang mendukung pemerintahan saat ini," sebutnya.

Elektabilitas Partai Politik

Baca: Pemkab Bogor Petakan Sekolah Prioritas untuk Perbaikan Fasilitas Pendidikan

Berikut hasil lengkap survei Poltracking Indonesia:

Gerindra: 23,2 persen

Baca: Prabowo Lantik Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Ini Susunan Barunya

PDIP: 11,6 persen

Golkar: 10,4 persen

PKB: 6,2 persen

Baca: Hakim MK Singgung Munkar-Nakir Saat Hasyim Asy’ari Bersaksi di Sidang Ijazah Gibran

Demokrat: 6,1 persen

NasDem: 4,4 persen

Baca: PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi

PAN: 3,4 persen

PKS: 3,3 persen

PSI: 2,3 persen

Baca: PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR

PPP: 1,9 persen

Perindo: 0,6 persen

Baca: Hendry Munief: Indonesia Dirajut dari Pulau-Pulau, UU Daerah Kepulauan Memperkuat Kesatuan NKRI

Partai Buruh: 0,5 persen

Hanura: 0,3 persen

Partai Ummat: 0,1 persen

Baca: Cawapres Prabowo 2029 Mulai Dibahas, Sejumlah Nama Mulai Mencuat

PBB: 0,1 persen

Garuda: 0,1 persen

Baca: Pemilu 2029 Prabowo Punya Banyak Pilihan Cawapres, Ada Opsi Gerindra hingga Non Partai

PKN: 0,1 persen

Gelora: 0,1 persen

Tidak tahu/tidak jawab: 25,3 persen.

Baca: Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Hakim Resmi Bergabung

Besarnya angka responden yang belum menentukan pilihan juga menjadi bagian penting dari hasil survei tersebut. Sebanyak 25,3 persen responden tercatat menjawab tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.

Dengan demikian, angka elektabilitas dalam survei tersebut merupakan gambaran preferensi responden pada saat pengumpulan data, bukan hasil pemilu. Preferensi pemilih dapat berubah mengikuti perkembangan politik dan berbagai faktor lainnya.

Baca: TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Saksi Profesional diseluruh TPS Menuju 2029

Survei Poltracking ini dirilis pada 23 September 2026, sementara periode pengambilan datanya berlangsung pada 14-20 Agustus 2026. (SM)



Terkait
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sekwan: Sangat Bagus dan Saya Sangat Mendukung
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sekwan: Sangat Bagus dan Saya Sangat Mendukung
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD P
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Silaturahmi dengan Kader
Lainnya
Edwin Pratama Akan Perjuangkan Atlit Riau Masuk ke Timnas
Edwin Pratama Akan Perjuangkan Atlit Riau Masuk ke Timnas
Pengumunan Kelulusan Tes PPPK Ditunda, PHK2I: MenPAN-RB
Ditpolairud Polda Kepri Amankan Sabu 1 Kg
Remaja Bandar Lampung Trauma Diduga Jadi Korban Penculi
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2